Fakta Penindasan Kejam PKT terhadap Umat Kristen, Ep. 10: Wawancara Eksklusif dengan Seorang Kristen yang Sakit Kritis: Penganiayaan di ICU
14 Maret 2026
2025 adalah tahun kedua dari "Tiga Tahun Pertempuran Sengit" PKT yang menargetkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Henan adalah salah satu provinsi tempat penganiayaan paling kejam PKT terhadap Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Dalam kampanyenya untuk membasmi Gereja sepenuhnya, provinsi tersebut terus meluncurkan operasi pemusnahan "pembersihan total" untuk menangkap umat Kristen. Menurut statistik yang tidak lengkap, setidaknya 1.928 umat Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa ditangkap di Provinsi Henan pada tahun 2025. Pada bulan Juli saja, setidaknya 319 orang ditangkap dan dianiaya. Setelah penangkapan mereka, sebagian besar ditahan di "Pusat Kepedulian" setempat untuk cuci otak paksa. Baru-baru ini, kami mewawancarai Li Li (nama samaran), salah satu umat Kristen yang telah dibebaskan. Dia memiliki penyakit jantung yang parah. Polisi menerobos masuk ke rumahnya, menelanjanginya untuk diperiksa, dan mengacak-acak rumahnya secara membabi-buta. Ini menyebabkan Li Li mengalami serangan jantung di tempat dan dia dilarikan ke unit perawatan intensif, tetapi polisi mulai menginterogasinya di bangsal, mendesaknya untuk membocorkan informasi tentang gereja. Sebelum dia keluar dari rumah sakit, dia ditahan secara paksa dan menjalani cuci otak, menderita penyiksaan fisik dan mental yang luar biasa. Bahkan putranya yang bukan orang percaya dilibatkan dalam kasusnya dan ditangkap oleh polisi. Episode program ini akan melaporkan pengalaman nyata Li Li tentang penganiayaan oleh PKT karena imannya kepada Tuhan.
00:19 Sorotan
02:45 Ditangkap karena Imannya, Li Li Ditelanjangi untuk Diperiksa dan Rumahnya Diacak-Acak oleh Polisi, Membuatnya Terkena Serangan Jantung dan Dilarikan ke ICU
08:05 Saat Menerima Perawatan di ICU, Li Li Terus-Menerus Diganggu dan Diinterogasi tentang Imannya oleh Polisi
10:18 Lebih dari 20 Petugas Polisi Menerobos Masuk ke Rumah Sakit, Berusaha Menangkap Putra Li Li atas Tuduhan "Menyerang Petugas"
11:35 Polisi Mengancam akan Menghancurkan Masa Depan Anak-Anak Li Li dalam Upaya Memaksanya Membocorkan Informasi tentang Gereja
16:26 Saat Sakit Kritis, Li Li Ditangkap Paksa dan Ditahan oleh Polisi serta Menjalani Cuci Otak Paksa, Menderita Penyiksaan Fisik dan Mental yang Luar Biasa
32:28 Dibebaskan Sementara karena Penyakitnya yang Parah, Li Li Pulang ke Rumah tetapi Terus Menghadapi Gangguan dan Interogasi Polisi, Membuat Seluruh Keluarganya Tidak Tenang
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.