Fakta Penindasan Kejam PKT terhadap Umat Kristen, Ep. 11: Seorang Kristen Dipenjara Selama Lima Tahun karena Berpegang Teguh pada Imannya
30 Maret 2026
Pada September 2020, untuk memusnahkan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa sepenuhnya, pemerintah PKT melancarkan tiga tahun "Perang Total". Provinsi Shandong adalah salah satu wilayah dengan tingkat penganiayaan umat Kristen terparah. Di kota Zibo, pada bulan November 2020, dalam satu hari, setidaknya 120 umat Kristen ditahan melalui penangkapan massal terkoordinasi oleh polisi PKT. Mereka diinterogasi dengan siksaan, menjalani perubahan ideologis paksa, dan ditekan untuk menandatangani "Tiga Pernyataan" untuk meninggalkan iman mereka. Mereka disiksa secara brutal atau bahkan dijatuhi hukuman penjara. Baru-baru ini, kami mewawancarai Liu Qing, seorang Kristen yang baru saja dibebaskan setelah menjalani masa hukumannya. Dia dijatuhi hukuman lima tahun penjara oleh PKT karena berpegang teguh pada imannya. Dia baru berusia 24 tahun saat ditangkap dan menderita penganiayaan yang kejam serta perlakuan tidak manusiawi. Dalam program ini, melalui ingatan dan penuturannya, kita akan mengetahui lebih lanjut tentang penderitaan tragis yang ia alami karena berpegang teguh pada imannya.
00:19 Sorotan
02:31 Liu Qing Ditangkap karena Imannya
04:26 Liu Qing Dipukuli dan Diinterogasi oleh Polisi, Mengalami Cuci Otak Paksa di Tempat Tahanan
07:16 Liu Qing dan Lebih dari 120 Umat Kristen Ditahan di Hotel untuk Dicuci Otak Selama Lebih dari Sebulan
12:23 Dijatuhi Hukuman 5 Tahun karena Imannya, Liu Qing Menanggung Siksaan dan Cuci Otak Jangka Panjang
15:55 Rangkaian Penyiksaan Pertama: Dipaksa Jongkok Gaya Militer, Dipukuli, dan Dibiarkan Kelaparan
24:51 Rangkaian Penyiksaan Kedua: Dikeroyok, Disiram Air Dingin, Dipaksa Menulis Kata-kata Kutukan untuk Keluarganya, dan Dihukum Duduk di Bangku Kecil
32:49 Rangkaian Penyiksaan Ketiga: Dipaksa Berdiri dengan Posisi Gaya Militer dan Melakukan Ayunan Lengan di Bawah Terik Matahari
38:15 Cuci Otak dan Siksaan Gagal; Liu Qing Dipaksa Melakukan Kerja Berat, Menyebabkan Banyak Masalah Kesehatan Permanen
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.