Fakta Penindasan Kejam PKT terhadap Umat Kristen, Ep. 12: Pemimpin Gereja Disiksa hingga Tewas Setelah 9 Hari Ditangkap
14 April 2026
Pada tahun 2020, bahkan saat pandemi COVID-19 menyebar dengan cepat di seluruh Tiongkok daratan dan rakyat berjuang di tengah kepanikan dan kegelisahan, PKT sama sekali tidak peduli apakah mereka hidup atau mati. Sebaliknya, mereka mengintensifkan penindasan dan penganiayaan terhadap Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, melancarkan kampanye tiga tahun "Perang Total" (September 2020 hingga Desember 2023). Setelah itu, banyak umat Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa ditangkap dan disiksa secara brutal. Beberapa bahkan dianiaya hingga tewas. Menurut statistik yang tidak lengkap, setidaknya sembilan umat Kristen dianiaya hingga tewas pada tahun 2021. Du Mingwei (nama samaran), seorang Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa di Provinsi Sichuan, adalah salah satunya. Du Mingwei selalu sehat, ceria, dan optimis, tetapi dia disiksa sampai tewas oleh polisi hanya dalam sembilan hari setelah ditangkap. Namun, polisi mengklaim "dia gantung diri menggunakan kabel pengisi daya ponsel." Apakah ini bisa dipercaya? Tidak ada yang memercayainya. Apa sebenarnya yang dialami Du Mingwei selama sembilan hari terakhir hidupnya? Baru-baru ini, reporter kami mewawancarai seorang Kristen yang ditangkap bersamanya, beserta keluarganya. Melalui kesaksian mereka, kami akan menguak fakta sebenarnya yang disembunyikan PKT.
00:21 Sorotan
02:31 Du Mingwei Ditangkap saat Berkumpul dengan Saudara-Saudari
06:59 Beberapa Hari setelah Dibawa ke Hotel, Du Mingwei Meninggal, dan Polisi Memberi Tahu Keluarganya
21:25 Keluarga Du Mendatangi Rumah Duka, Mereka Sangat Berduka saat Melihat Jenazah Du Mingwei
24:11 Sebelum Kremasi, Kakak Ipar Du Mingwei, Zhang Jie, Memperhatikan Bekas Jeratan di Lehernya dan Menyimpulkan Dia Tidak Bunuh Diri
26:30 Polisi Mengawasi Ketat Transportasi Abu dan Pemakaman dari Awal hingga Akhir
28:29 Bahkan setelah Du Mingwei Meninggal Dunia, Polisi Terus Mengancam, Memantau, dan Menganiaya Keluarganya
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.