Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Perkataan Kristus pada Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Yang Harus Diubah Dalam Melakukan Pelayanan Rohani

Sejak permulaan pekerjaan-Nya di seluruh alam semesta, Tuhan telah menetapkan banyak orang untuk melayani-Nya, termasuk orang-orang dari segala lapisan kehidupan. Tujuan-Nya adalah untuk menggenapi kehendak-Nya sendiri dan memastikan bahwa pekerjaan-Nya di muka bumi terlaksana dengan baik. Inilah tujuan Tuhan dalam memilih orang-orang untuk melayani-Nya. Setiap orang yang melayani Tuhan harus memahami kehendak Tuhan ini. Melalui pekerjaan-Nya ini, orang akan lebih mampu melihat hikmat dan kemahakuasaan Tuhan, serta memahami prinsip-prinsip pekerjaan-Nya di muka bumi. Tuhan sebenarnya datang ke dunia untuk melakukan pekerjaan-Nya, menjalin hubungan dengan manusia, agar mereka dapat mengenal perbuatan-Nya dengan lebih jelas. Sekarang ini, engkau beruntung melayani Tuhan yang praktis. Ini adalah berkat yang tak ternilai bagimu. Sebenarnya, Tuhanlah yang mengangkatmu. Dalam memilih seseorang untuk melayani-Nya, Tuhan senantiasa memiliki prinsip-prinsip-Nya sendiri. Melayani Tuhan bukan semata masalah antusiasme, sebagaimana banyak orang bayangkan. Sekarang engkau mengerti bahwa siapa pun yang melayani Tuhan dalam hadirat-Nya, ia melakukannya dengan bimbingan Tuhan dan pekerjaan Roh Kudus. Merekalah para pencari kebenaran. Ini adalah persyaratan minimal yang harus dipenuhi oleh semua orang yang melayani Tuhan.

Melayani Tuhan bukan tugas yang mudah. Orang-orang yang watak rusaknya tetap tidak berubah, tidak akan pernah dapat melayani Tuhan. Bila watakmu belum dihakimi dan dihajar oleh firman Tuhan, maka watakmu itu masih tetap merepresentasikan watak si Iblis. Ini cukup untuk membuktikan bahwa pelayananmu kepada Tuhan bukan karena niat baikmu sendiri, melainkan didasarkan pada sifat dasarmu yang masih dipengaruhi Iblis. Engkau melayani Tuhan dengan sifat alamimu, dan menurut kesenanganmu sendiri. Selain itu, engkau terus berpikir bahwa Tuhan senang dengan apa pun yang ingin engkau lakukan, dan membenci apa pun yang tidak ingin engkau lakukan, dan engkau dituntun sepenuhnya oleh kesenanganmu sendiri dalam pekerjaanmu. Dapatkah ini disebut melayani Tuhan? Pada akhirnya, watak hidupmu tidak akan bisa diubah sedikit pun. Sebaliknya, engkau akan menjadi semakin keras kepala sebab engkau (merasa) telah melayani Tuhan, dan ini akan membuat watak rusakmu semakin menjadi. Dengan cara ini, engkau akan membuat dalam batinmu aturan-aturan tentang pelayanan kepada Tuhan yang terutama berdasarkan pada karaktermu sendiri, dan pengalaman yang diperoleh dari pelayananmu menurut watakmu sendiri. Ini adalah pelajaran dari pengalaman manusia. Inilah filosofi hidup manusia. Orang-orang seperti ini termasuk golongan kaum Farisi dan pemuka agama. Jika mereka tidak pernah sadar dan bertobat, mereka pada akhirnya akan berubah menjadi kristus-kristus palsu yang akan muncul pada akhir zaman, dan menjadi penipu manusia. Para kristus palsu dan penipu yang diperbincangkan ini akan bangkit dari antara orang-orang semacam ini. Bila orang-orang yang melayani Tuhan mengikuti karakter mereka sendiri dan bertindak menurut kehendak mereka sendiri, mereka setiap saat terancam dicampakkan. Mereka yang menggunakan pengalaman selama bertahun-tahun dalam melayani Tuhan untuk menarik hati orang lain, menceramahi mereka dan berkuasa atas mereka, dan mengagungkan diri sendiri—dan yang tidak pernah bertobat, tidak pernah mengakui dosa-dosanya, tidak pernah mau melepaskan keuntungan dari jabatannya—orang-orang ini akan berlutut di hadapan Tuhan. Mereka adalah orang-orang yang sejenis dengan Paulus, yang menyalahgunakan senioritas mereka serta memamerkan kualifikasi mereka. Tuhan tidak akan membawa orang-orang seperti ini sampai kepada kesempurnaan. Pelayanan seperti ini mengganggu pekerjaan Tuhan. Orang suka sekali berpegang teguh pada apa yang sudah lama berlalu. Mereka berpegang teguh pada gagasan masa lalu, pada perkara-perkara masa lalu. Ini merupakan kendala besar bagi pelayanan mereka. Jika engkau tidak bisa membuangnya, semua itu akan mencekik seluruh kehidupanmu. Tuhan tidak akan menghargaimu, sedikit pun tidak, meskipun kakimu patah karena berlari-lari atau punggungmu patah karena kerja keras, bahkan andai engkau menjadi martir dalam melayani Tuhan. Malah yang akan terjadi: Dia akan berkata bahwa engkau adalah pelaku kejahatan.

Sampai hari ini pun, Tuhan akan terus menyempurnakan mereka yang tidak memiliki gagasan keagamaan, yang rela menyingkirkan diri mereka yang lama, dan yang mematuhi Tuhan secara tulus dan Ia akan menyempurnakan mereka yang merindukan firman-Nya. Orang-orang seperti inilah yang seharusnya bangkit dan melayani Tuhan. Pada Tuhan ada hikmat kelimpahan yang tidak ada habisnya. Pekerjaan-Nya yang mengagumkan dan firman-Nya yang berharga tengah menantikan lebih banyak orang untuk menikmatinya. Demikianlah, mereka yang memiliki gagasan keagamaan, yang membanggakan senioritas mereka, dan mereka yang tidak mampu mengesampingkan diri sendiri, akan sulit menerima hal-hal yang baru ini. Roh Kudus tidak mungkin menyempurnakan orang-orang seperti ini. Bila orang tidak bertekad untuk patuh, dan tidak merasa haus akan firman Tuhan, maka mereka tidak akan mampu menerima hal-hal yang baru ini. Mereka malah akan menjadi semakin memberontak, semakin licik, dan akan berakhir di jalan yang sesat. Dalam melakukan pekerjaan-Nya sekarang, Tuhan akan membangkitkan lebih banyak orang yang betul-betul mencintai-Nya dan dapat menerima terang yang baru. Dan Dia akan memangkas sepenuhnya para pemuka agama yang menyalahgunakan senioritasnya. Mereka yang berkeras menolak perubahan: Dia tidak menginginkan seorang pun dari antara mereka. Apakah engkau ingin menjadi salah satu dari orang-orang ini? Apakah engkau melayani menurut kesukaanmu sendiri, atau engkau melakukan apa yang Tuhan inginkan? Inilah sesuatu yang harus engkau ketahui sendiri. Apakah engkau salah satu dari pemuka agama, atau apakah engkau bayi yang baru lahir yang sedang disempurnakan oleh Tuhan? Berapa banyakkah dari pelayananmu yang dihargai oleh Roh Kudus? Berapa banyakkah dari pelayanan itu yang Tuhan pun bahkan tidak peduli untuk mengingatnya? Setelah bertahun-tahun melayani, seberapa banyakkah hidupmu berubah? Apakah engkau paham tentang semua ini? Jika engkau memiliki iman yang sejati, engkau akan membuang gagasan keagamaanmu yang lama dari masa lalu, dan melayani Tuhan dengan cara yang lebih baik. Masih belum terlambat untuk bangkit sekarang. Gagasan keagamaan yang lama akan mencekik kehidupan seseorang. Pengalaman yang diperoleh seseorang akan menjauhkan mereka dari Tuhan demi melakukan segala sesuatu menurut caranya sendiri. Jika engkau tidak mau mengakhiri semua ini, semua ini akan menjadi batu sandungan bagi pertumbuhanmu dalam kehidupan ini. Tuhan senantiasa menyempurnakan orang-orang yang melayani-Nya. Dia tidak menyingkirkan mereka begitu saja. Jika engkau benar-benar menerima penghakiman dan hajaran melalui firman Tuhan, jika engkau mampu mengesampingkan praktik dan peraturan keagamaanmu yang lama, dan berhenti menggunakan gagasan keagamaan yang lama sebagai ukuran firman Tuhan pada zaman sekarang, barulah akan ada masa depan untukmu. Akan tetapi jika engkau berpegang teguh pada perkara-perkara lama, jika engkau terus menyimpannya, maka engkau tidak mungkin dapat diselamatkan. Tuhan tidak akan memedulikan orang-orang seperti itu. Jika engkau benar-benar ingin disempurnakan, engkau harus bertekad untuk sepenuhnya meninggalkan segala sesuatu dari masa lalu. Bahkan jika apa yang dilakukan di masa lalu itu benar, bahkan jika itu merupakan pekerjaan Tuhan, engkau tetap harus bisa menyingkirkannya dan berhenti berpegang teguh padanya. Bahkan jika itu jelas pekerjaan Roh kudus, yang dilakukan langsung oleh Roh Kudus, sekarang ini engkau harus menyingkirkannya. Engkau tidak boleh berpegang padanya. Inilah yang Tuhan inginkan. Segala sesuatu harus diperbaharui. Dalam pekerjaan Tuhan dan di dalam firman Tuhan, Dia tidak merujuk pada hal-hal lama yang berlaku di masa lalu, dan Dia tidak menggali sejarah lama. Tuhan adalah Pribadi yang senantiasa baru dan tidak pernah usang. Dia tidak bersikukuh bahkan pada firman-Nya sendiri dari masa lampau, hal mana menyatakan dengan jelas bahwa Tuhan tidak mengikuti aturan apa pun. Dalam hal ini, sebagai manusia, jika engkau selalu berpegang pada hal-hal dari masa lampau, menolak untuk melepaskannya, dan secara kaku menerapkannya sebagai sebuah kaidah, sedangkan Tuhan sudah tidak bekerja dengan tata-cara yang dilakukan-Nya pada masa lalu, maka bukankah perkataan dan perbuatanmu mengacaukan? Bukankah engkau telah menjadi musuh Tuhan? Apakah engkau ingin seluruh hidupmu menjadi hancur lantaran hal-hal lama ini? Hal-hal lama ini akan membuatmu menjadi seseorang yang merintangi pekerjaan Tuhan. Apakah engkau ingin menjadi orang seperti itu? Jika engkau benar-benar tidak menginginkannya, maka segeralah menghentikan apa yang tengah engkau lakukan dan berbaliklah; mulailah lagi dari awal. Tuhan tidak akan mengingat pelayananmu di masa lalu.

Sebelumnya:Manusia yang Rusak Tak Dapat Merepresentasikan Tuhan

Selanjutnya:Orang Jahat Harus Dihukum

Anda Mungkin Juga Menyukai