Fakta Penindasan Kejam PKT terhadap Umat Kristen, Ep. 6: Darah dan Air Mata Para Lansia Kristen—Seorang Wanita Berusia 79 Tahun Dianiaya hingga Tewas karena Mempertahankan Imannya

19 Februari 2026

Tahun 2024 adalah tahun pertama dari "Tiga Tahun Pertempuran Sengit" PKT melawan Gereja Tuhan Yang Mahakuasa. Sejak awal tahun, penangkapan orang Kristen di seluruh negeri terus berlanjut tanpa henti. Pada tanggal 23 Mei 2024, pihak berwenang di Kota Bozhou, Provinsi Anhui, meluncurkan operasi penangkapan serentak. Qin Mei yang berusia 79 tahun dan 21 orang Kristen lainnya ditangkap dari rumah mereka karena kepercayaan mereka kepada Tuhan. Setelah ditahan kali ini, orang-orang di pusat penahanan berulang kali mencoba memaksa Qin Mei dan yang lainnya untuk menandatangani "Tiga Pernyataan" (jaminan, penyesalan, dan pemutusan) dan melepaskan iman mereka. Qin Mei dan yang lainnya tidak menyerah, dan menjadi sasaran hukuman fisik, dipaksa duduk di papan keras selama 13 hingga 14 jam sehari. Mereka diharuskan duduk bersila, tangan di lutut, dengan tubuh mereka tetap tegak dan diam. Gigi palsu Qin Mei juga disita, sehingga menyulitkannya untuk makan. Hukuman fisik berkepanjangan itu di luar yang bisa ditanggung wanita tua dan lemah itu. Hanya 21 hari kemudian, Qin Mei disiksa hingga tewas di pusat penahanan, menjadi martir di tangan PKT. Selain itu, orang-orang Kristen yang selamat menderita berbagai penyakit akibat siksaan PKT. Laporan ini akan terus menyingkapkan kebenaran tentang penganiayaan PKT terhadap orang Kristen.

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Konten Terkait

Hubungi kami via WhatsApp