Pertanyaan 8: Anda memberikan kesaksian bahwa Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman telah memulai Zaman Kerajaan, mengakhiri zaman lama pemerintahan Iblis. Yang ingin kami tanyakan adalah, bagaimana penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman mengakhiri zaman kepercayaan umat manusia terhadap Tuhan yang samar dan zaman kegelapan pemerintahan Iblis? Tolong bagikan persekutuan yang terperinci.

Jawaban:

Dalam pekerjaan penghakiman Tuhan Yang Mahakuasa di akhir zaman, Dia telah mengungkapkan semua kebenaran tentang penyucian dan penyelamatan umat manusia. Dia juga telah membukakan kepada umat manusia semua misteri rencana pengelolaan-Nya, kehendak-Nya, pengaturan-Nya untuk tempat tujuan akhir umat manusia, dan sebagainya. Ini sepenuhnya telah menutup celah antara Tuhan dan manusia, yang memungkinkan umat manusia seolah-olah bertatap muka dengan Tuhan. Pekerjaan Tuhan yang Mahakuasa seperti itu benar-benar mengakhiri zaman manusia yang percaya kepada Tuhan yang samar, dan juga telah mengakhiri zaman kegelapan dan kejahatan Iblis yang berkuasa dan merusak umat manusia. Pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa sebenarnya adalah pekerjaan untuk mengakhiri sebuah zaman dan memulai sebuah zaman baru. Mari kita baca beberapa bagian dari firman-Nya.

"Sekarang inilah, saat Aku datang secara pribadi di antara manusia dan berfirman, barulah manusia memiliki sedikit pengetahuan tentang diri-Ku, menyingkirkan ruang yang ditempati oleh 'Aku' dalam pikiran mereka dan sebagai gantinya menciptakan ruang untuk Tuhan yang nyata dalam kesadaran mereka. Manusia memiliki gagasan dan penuh keingintahuan; siapakah yang tidak ingin melihat Tuhan? Siapakah yang tidak ingin bertemu Tuhan? Akan tetapi, satu-satunya hal yang memenuhi tempat tertentu dalam hati manusia adalah Tuhan yang manusia rasakan bersifat samar dan abstrak. Siapakah yang akan menyadari hal ini jika Aku tidak mengatakannya secara jelas kepada mereka? Siapakah yang akan benar-benar percaya, dengan kepastian dan bahkan tanpa keraguan sedikit pun bahwa Aku sungguh ada? Ada perbedaan besar antara 'Aku' dalam hati manusia dan 'Aku' dalam kenyataan, dan tak seorang pun yang mampu membandingkan keduanya. Jika Aku tidak menjadi daging, manusia tidak akan pernah mengenal Aku, dan bahkan jika dia datang untuk mengenal Aku, bukankah pengetahuan tersebut masih berupa gagasan?" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 11").

"Karena manusia telah dicobai dan dirusak Iblis, karena dia telah dikendalikan oleh gagasan dan pemikiran, Aku telah menjadi daging untuk secara pribadi menaklukkan seluruh umat manusia, untuk mengungkapkan seluruh gagasan manusia, dan menghancurkan pemikiran manusia. Sebagai hasilnya, manusia tidak lagi menyombongkan dirinya di hadapan-Ku, dan tidak lagi melayani-Ku menggunakan gagasannya sendiri, dan dengan demikian 'Aku' dalam gagasan manusia sepenuhnya dihilangkan" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 11").

"Dalam pembangunan kerajaan, Aku bertindak secara langsung melalui keilahian-Ku, dan memungkinkan semua orang mengetahui apa yang Kumiliki dan siapa diri-Ku di atas dasar pengetahuan mereka akan firman-Ku, yang akhirnya memungkinkan mereka untuk memperoleh pengetahuan tentang diri-Ku dalam daging. Dengan demikian mengakhiri seluruh pengejaran umat manusia akan Tuhan yang samar, dan dengan demikian mereka berhenti menyediakan tempat di hati mereka bagi Tuhan yang di surga; artinya, Aku akan membuat umat manusia mengetahui perbuatan yang Kulakukan saat Aku berinkarnasi, dan dengan demikian akan mengakhiri zaman ketika Aku berada di bumi" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 8").

"Bagi mereka yang hidup dalam daging, untuk mengubah watak mereka, haruslah ada tujuan untuk dikejar, dan untuk mengenal Tuhan, mereka haruslah menyaksikan perbuatan nyata dan wajah nyata Tuhan. Keduanya hanya dapat dicapai oleh daging Tuhan yang berinkarnasi, dan keduanya hanya dapat diraih oleh daging yang normal dan berwujud. Inilah mengapa inkarnasi itu perlu, dan mengapa itu dibutuhkan oleh semua manusia yang rusak. Karena manusia wajib mengenal Tuhan, gambar tuhan yang samar dan supernatural harus dihapuskan dari hati mereka, dan karena manusia wajib membuang watak rusak mereka, mereka harus terlebih dahulu mengenal watak rusak mereka. Jika hanya manusia yang berupaya untuk menghapus gambar tuhan yang samar dari hati orang, ia akan gagal memperoleh dampak yang dimaksudkan. Gambar tuhan yang samar di hati manusia tidak dapat disingkapkan, dibuang, atau benar-benar dihapus oleh firman saja. Dengan melakukan ini, pada akhirnya tetaplah tidak mungkin untuk menghapus hal-hal yang telah sangat berakar ini dari diri manusia. Hanya dengan mengganti hal-hal samar dan supranatural ini dengan Tuhan yang nyata dan gambar sejati Tuhan, dan membuat manusia perlahan-lahan memahaminya, barulah dampak yang diinginkan dapat dicapai. Manusia menyadari bahwa Tuhan yang ia cari di masa lalu adalah Tuhan yang samar dan supranatural. Yang dapat mencapai dampak ini bukanlah kepemimpinan langsung Roh, apalagi ajaran individu tertentu, melainkan Tuhan yang berinkarnasi. Pemahaman manusia disingkapkan saat Tuhan yang berinkarnasi secara resmi melaksanakan pekerjaan-Nya, karena kenormalan dan kenyataan diri Tuhan yang berinkarnasi adalah antitesis dari tuhan yang samar dan supranatural dalam imajinasi manusia. Pemahaman manusia yang semula hanya dapat disingkapkan ketika dikontraskan dengan Tuhan yang berinkarnasi. Tanpa dikontraskan dengan Tuhan yang berinkarnasi, pemahaman manusia tak dapat disingkapkan; dengan kata lain, tanpa adanya kenyataan sebagai kontras, hal-hal yang samar tidak akan dapat disingkapkan. Tak seorang pun yang mampu menggunakan kata-kata untuk melakukan pekerjaan ini, dan tak seorang pun yang mampu mengartikan pekerjaan ini dengan menggunakan kata-kata. Tuhan sendirilah yang dapat melakukan pekerjaan-Nya sendiri, dan tak ada orang lain yang dapat melakukan pekerjaan ini atas nama-Nya. Betapapun kayanya bahasa manusia, ia tak mampu mengartikan kenyataan dan kenormalan Tuhan. Manusia hanya dapat mengenal Tuhan secara lebih nyata, dan hanya dapat melihat Dia dengan lebih jelas, bila Tuhan secara pribadi bekerja di antara manusia dan benar-benar menunjukkan gambar dan wujud-Nya. Dampak ini tak dapat dicapai oleh manusia mana pun yang berasal dari daging. Tentu saja, Roh Tuhan juga tak mampu mencapai dampak ini" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Manusia yang Rusak Bahkan Lebih Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Berinkarnasi").

"Saat semua manusia mendapat pengenalan akan Aku yang lebih dalam setelah menerima perkataan-Ku adalah saat ketika umat-Ku menghidupi-Ku, itu adalah saat ketika pekerjaan-Ku di dalam daging selesai dan saat ketika keilahian-Ku sepenuhnya dihidupi dalam daging. Pada saat ini, semua orang akan mengenal Aku dalam daging, dan akan benar-benar mampu berkata bahwa Tuhan menampakkan diri dalam daging dan ini akan menjadi buah. ... Pada akhirnya, umat Tuhan akan mampu untuk memuji Tuhan dengan cara yang benar, tidak terpaksa dan keluar dari hati mereka. Inilah inti dari rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan. Inilah, perwujudan dari rencana pengelolaan enam ribu tahun: membuat semua manusia mengetahui makna penting inkarnasi Tuhan—membuat mereka secara nyata mengenal Tuhan yang menjadi daging, yaitu perbuatan-perbuatan Tuhan dalam daging—sehingga mereka menyangkali Tuhan yang samar-samar dan mengenal Tuhan yang adalah Tuhan di masa sekarang, dan juga di masa lampau, dan terlebih dari itu, Tuhan di masa depan, yang sudah benar-benar dan sungguh-sungguh ada dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Hanya setelah itulah Tuhan akan masuk ke tempat perhentian!" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Penafsiran Rahasia 'Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta', Bab 3").

Sebelum Tuhan menjadi daging—yaitu, dua ribu tahun yang lalu—seluruh umat manusia (kecuali bangsa Israel) benar-benar tidak tahu tentang keberadaan Tuhan, dan bahwa Dia menciptakan dan berkuasa atas segala hal. Ada banyak orang yang percaya bahwa alamlah yang menciptakan manusia. Mayoritas orang menyembah berbagai roh dan berhala jahat, mereka membakar dupa dan bersujud, dan ada kuil-kuil untuk menghormati dewa-dewa palsu di mana-mana. Manusia menganggap segala macam roh jahat dan Iblis sebagai Tuhan yang benar, sampai-sampai semua umat manusia menyembah dan melayani Iblis. Manusia sepenuhnya berada di bawah kendali Iblis dan mereka hidup sepenuhnya di bawah wilayah kekuasaannya. Mereka jatuh ke dalam kegelapan dan dosa—inilah fakta yang diakui secara luas. Setelah Tuhan menyelesaikan pekerjaan-Nya dari Zaman Hukum Taurat di Israel, bangsa Israel mulai menyembah dan melayani Tuhan yang benar. Namun, Tuhan hanya bekerja melalui manusia, dan Dia tidak berinkarnasi untuk melakukan pekerjaan itu. Jadi, hasil dari pekerjaan Tuhan di Zaman Hukum Taurat hanya tercapai di kalangan bangsa Israel, tetapi seluruh dunia bangsa-bangsa bukan Yahudi masih menyembah dan melayani Iblis dan terus hidup dalam kegelapan dan dosa—mereka tidak bisa melepaskan diri. Dengan latar belakang inilah Tuhan berinkarnasi ke dunia sebagai Tuhan Yesus pertama kalinya untuk melakukan pekerjaan menebus umat manusia. Dia memberitakan jalan pertobatan, "Bertobatlah engkau: karena Kerajaan Surga sudah dekat." Dia mengungkapkan beberapa kebenaran agar umat manusia dapat melihat penampakan Juru Selamat, dan baru saat itulah umat manusia mulai mengakui bahwa Tuhanlah yang menciptakan langit dan bumi dan segala sesuatu, dan bahwa Dialah Penguasa mereka. Baru saat itulah banyak orang mulai percaya dan menyembah Tuhan, tetapi masih ada begitu banyak orang di antara umat manusia yang rusak yang menyangkal Tuhan, percaya pada roh-roh jahat, dan mengikuti Iblis. Iblis masih terus menipu dan merusak umat manusia. Selain itu, kebanyakan orang beragama percaya kepada Tuhan tetapi tidak benar-benar mengenal-Nya, dan mereka sangat jauh dari ketaatan dan penyembahan yang tulus kepada Tuhan. Meskipun demikian, penampakan dan pekerjaan Tuhan Yesus memungkinkan orang untuk melihat penampakan Juru Selamat untuk pertama kalinya, sama seperti melihat penampakan Tuhan. Inilah fakta yang tidak dapat disangkal oleh siapa pun. Pada akhir zaman, Tuhan kembali menjadi daging—Dia adalah Tuhan Yang Mahakuasa—dan melakukan pekerjaan penghakiman pada akhir zaman, dan dengan melakukan hal itu akhirnya Tuhan mendapatkan sekelompok orang di antara umat manusia yang sehati dan sepikiran dengan-Nya. Kelompok orang ini telah memperoleh pemahaman yang tulus tentang watak Tuhan yang benar karena penghakiman dan hajaran-Nya yang telah mereka alami, dan mereka telah mengembangkan hati yang penuh hormat kepada-Nya, menjadi orang-orang yang benar-benar taat kepada Tuhan dan telah didapatkan-Nya. Inilah sekelompok orang pertama yang telah Tuhan dapatkan di antara umat manusia yang rusak, dan mereka adalah para pemenang pertama yang dijadikan oleh pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman. Saat pengungkapan Tuhan Yang Mahakuasa—Firman yang Menampakkan Diri dalam Daging—telah dikabarkan dan disebarluaskan ke seluruh dunia, umat manusia mulai bangkit, dan mereka telah mengembangkan minat akan firman Tuhan. Ada banyak orang yang mencari jalan yang benar dan mencari kebenaran, dan semua umat manusia yang rusak baru memulai secara bertahap, secara resmi datang kembali di hadapan takhta Tuhan. Ini semua adalah hasil yang dicapai oleh Tuhan yang menjadi daging dan menyampaikan firman di antara umat manusia. Firman Tuhan akan membuat semua hal terjadi, itulah sebabnya Dia berfirman: "Saat firman-Ku menjadi lengkap, Kerajaan secara bertahap terbentuk di bumi dan manusia berangsur-angsur kembali ke dalam keadaan normal, dengan demikian Kerajaan di dalam hati-Ku didirikan di bumi. Dalam Kerajaan, semua umat Tuhan mendapatkan kembali kehidupan manusia yang normal. Tidak ada lagi musim dingin yang membeku, digantikan oleh dunia dengan kota-kota musim semi, di mana musim semi berlangsung sepanjang tahun. Orang tidak lagi mengalami kesuraman dunia manusia, tidak lagi menanggung dinginnya dunia manusia. Orang tidak saling bertikai, negara-negara tidak berperang satu sama lain, tidak ada lagi pembantaian dan darah yang mengalir dari pembantaian; seluruh bumi dipenuhi dengan sukacita, dan di mana-mana penuh dengan kehangatan di antara manusia" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 20").

"Ketika Aku secara resmi mengambil kekuasaan-Ku dan memerintah sebagai Raja di kerajaan, seiring berjalannya waktu semua umat-Ku akan disempurnakan oleh-Ku. Ketika semua bangsa di dunia menjadi kacau balau, pada saat itulah kerajaan-Ku akan didirikan dan dibentuk, serta pada saat itulah juga Aku akan berubah dan berpaling menghadap ke seluruh alam semesta. Pada saat itu, semua orang akan melihat wajah-Ku yang penuh kemuliaan, melihat wajah-Ku yang sesungguhnya" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 14").

"Pada akhirnya, Dia akan membakar semua yang najis dan fasik dalam diri manusia di seluruh alam semesta, untuk menunjukkan kepada mereka bahwa Dia bukan hanya Tuhan yang pengampun dan penuh kasih, bukan hanya Tuhan yang penuh hikmat dan keajaiban, bukan hanya Tuhan yang kudus, tetapi terlebih lagi, Dia adalah Tuhan yang menghakimi umat manusia. Bagi orang-orang jahat di antara umat manusia, Dia adalah api yang membakar, menghakimi dan menghukum; bagi mereka yang akan disempurnakan, Dia adalah kesengsaraan, pemurnian, dan ujian, juga penghiburan, makanan rohani, pembekalan firman, dan pemangkasan. Dan bagi mereka yang disingkirkan, Dia adalah hukuman dan ganjaran" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Kedua Inkarnasi Melengkapi Signifikansi Inkarnasi").

"Ketika setiap negara dan setiap umat pilihan-Ku kembali ke hadapan takhta-Ku, Aku akan langsung menganugerahkan seluruh kelimpahan surgawi kepada dunia manusia, sehingga, berkat Aku, dunia itu akan penuh dengan kelimpahan yang tak tertandingi. Sementara dunia yang lama masih ada, Aku akan melontarkan murka-Ku kepada setiap negara dan menetapkan ketetapan administratif yang diumumkan kepada seluruh alam semesta, dan siapa pun yang melanggarnya akan dihajar:

"Ketika Aku berfirman kepada seluruh alam semesta, semua orang mendengar suara-Ku, yang berarti semua orang melihat semua perbuatan yang telah Kulaksanakan di seluruh alam semesta. Mereka yang melawan maksud-maksud-Ku, yang berarti, mereka yang melawan-Ku dengan menggunakan perbuatan manusia, akan tumbang di tengah hajaran-Ku. Aku akan memperbarui sangat banyak bintang di langit; berkat Aku, matahari dan bulan akan diperbarui, langit tidak akan lagi seperti sebelumnya; dan segala sesuatu di bumi akan diperbarui—semua ini akan terlaksana karena firman-Ku. Semua negara di seluruh alam semesta akan dibagi ulang dan digantikan oleh kerajaan-Ku, sehingga negara-negara di muka bumi akan lenyap selamanya, dan hanya akan ada kerajaan yang menyembah Aku; semua negara di bumi akan dihancurkan, dan tidak akan ada lagi. Mengenai manusia di seluruh alam semesta, semua orang yang berasal dari setan-setan akan dimusnahkan. Semua orang yang menyembah Iblis akan ditumbangkan di tengah api-Ku yang menyala-nyala—itu berarti, kecuali mereka yang sekarang berada di dalam aliran ini, semua orang akan diubah menjadi abu. Ketika Aku menghajar segala bangsa, dunia keagamaan, hingga taraf berbeda, akan kembali ke kerajaan-Ku dan ditaklukkan melalui perbuatan-Ku, karena mereka telah melihat bahwa 'Yang Mahakudus yang berada di atas awan putih' telah datang. Semua orang akan dipilah sesuai jenis mereka, dan akan menerima berbagai hajaran yang sepadan dengan perbuatan mereka; semua orang yang telah menentang Aku akan binasa, dan mereka yang perbuatannya di bumi tidak melibatkan Aku, karena cara mereka berperilaku, mereka akan terus berada di bumi di bawah pemerintahan anak-anak-Ku dan umat-Ku. Aku akan menampakkan diri kepada semua negara dan semua orang, dan Aku akan mengungkapkan suara-Ku sendiri di bumi, menyatakan selesainya pekerjaan besar-Ku, memungkinkan semua orang menyaksikan hal ini dengan mata kepala mereka sendiri" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 26").

Sekarang, kita semua dapat melihat bahwa penampakan dan pekerjaan Tuhan memang telah mengakhiri zaman kepercayaan umat manusia terhadap Tuhan yang samar, serta zaman kegelapan dan kejahatan Iblis yang berkuasa dan merusak umat manusia. Ini telah membuka Zaman Kerajaan dari penampakan dan pekerjaan pribadi Tuhan, dan kekuasaan firman Tuhan. Mengapa dunia keagamaan juga telah diungkap dan dihilangkan oleh pekerjaan Tuhan pada akhir zaman, dan bahkan menjadi sasaran kutukan-Nya? Itu karena sebagian besar orang di dunia keagamaan masih percaya pada Tuhan yang samar, Tuhan dari gagasan mereka, tetapi di dalam hati mereka, citra Tuhan yang benar dan watak sejati-Nya tidak ada. Jadi, mereka dapat melawan dan mengutuk Tuhan dalam daging, dan memakukan-Nya pada kayu salib sekali lagi, itulah sebabnya Tuhan telah mengutuk mereka, dengan berfirman: "Celakalah mereka yang menyalibkan Tuhan" (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Orang Jahat Pasti akan Dihukum"). Penampakan dan pekerjaan Tuhan yang Mahakuasa pada akhir zaman telah menyelesaikan fakta dari Firman yang muncul dalam daging. Watak Tuhan telah ditunjukkan secara terbuka kepada semua umat manusia, memungkinkan semua umat manusia untuk melihat dan mendengar firman Tuhan, dan hidup dalam penyucian dari penghakiman dan hajaran-Nya. Di antara umat manusia, apakah seseorang percaya atau tidak percaya pada Tuhan, dan apakah mereka milik Tuhan atau Iblis, semua orang digolongkan menurut jenisnya melalui paparan firman Tuhan. Semua orang yang menjadi milik Tuhan telah mulai bangkit oleh firman-Nya dan berangsur-angsur memahami-Nya dari makanan firman-Nya, berhadapan muka dengan-Nya, melihat bahwa Tuhan mengatur segalanya, dan bahwa Dia mengatur nasib manusia. Mereka semua juga telah melihat watak Tuhan yang benar dan kudus yang tidak membiarkan pelanggaran manusia. Semua orang akan kembali kepada Tuhan, dan firman-Nya akan menyelesaikan semua hal. Apa yang merupakan milik Tuhan akan kembali kepada Tuhan, dan apa yang merupakan milik Iblis akan kembali kepada Iblis. Segera setelah itu, Tuhan akan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat, dan Dia akan menggunakan bencana untuk memusnahkan semua yang menjadi milik Iblis. Semua kekuatan jahat pasti akan dijungkirbalikkan oleh hajaran-Nya, dan Tuhan akan membawa semua orang yang mampu mematuhi pekerjaan-Nya dan benar-benar berbalik kepada-Nya ke dalam kerajaan-Nya. Inilah fakta tentang apa yang Tuhan akan segera selesaikan. Zaman Kerajaan adalah zaman watak Tuhan yang secara terbuka diungkapkan kepada umat manusia, dan itu juga merupakan zaman umat manusia mulai mengenal Tuhan. Selain itu, Zaman Kerajaan adalah zaman Tuhan mengucapkan firman dan secara terbuka menampakkan diri kepada manusia. Tidak ada kekuatan yang mampu menghalangi pelaksanaan kehendak Tuhan di bumi. Kerajaan Kristus telah muncul di bumi, dan nubuat dari Kitab Wahyu telah sepenuhnya digenapi: "Lihatlah kemah Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka. Tuhan akan menghapuskan setiap air mata dari mata mereka; dan tidak akan ada lagi kematian, kesedihan, tangisan, dan kesakitan: karena hal-hal yang lama sudah berlalu" (Wahyu 21:3-4). Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Di dalam kerajaan, kehidupan yang dijalani umat Tuhan bersama Tuhan bahagia tak terkira. Perairan menari-nari penuh keriaan atas kehidupan yang terberkati dari umat itu, gunung-gunung menikmati kelimpahan-Ku bersama umat itu. Semua orang berjuang, bekerja keras, menunjukkan kesetiaan mereka dalam kerajaan-Ku. Di dalam kerajaan, tak ada lagi pemberontakan, tak ada lagi perlawanan; langit dan bumi bergantung satu sama lain, Aku dan manusia makin dekat dalam perasaan yang mendalam, dalam kebahagiaan hidup yang manis, saling menyandarkan diri ..." (Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bersukacitalah, Hai Engkau Semua Manusia!"). Di dalam kerajaan, Tuhan akan menunjukkan diri-Nya kepada umat-Nya, dan Dia akan membimbing orang-orang yang selamat dari umat manusia dalam kehidupan mereka di bumi. Dia akan tinggal bersama mereka, berdiam bersama mereka, dan bersukacita bersama mereka. Manusia juga akan menikmati kehidupan yang bahagia dan indah bersama Tuhan. Inilah yang akan dicapai oleh Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman, dan itulah janji dan berkat terbesar yang diberikan Tuhan kepada manusia.

Dikutip dari "Jawaban atas Pertanyaan Skenario"

Sebelumnya: Pertanyaan 7: Dua daging Tuhan yang berinkarnasi memberikan kesaksian bahwa Kristus adalah jalan, kebenaran, dan hidup. Bagaimana seharusnya kita memahami Kristus sebagai jalan, kebenaran, dan hidup?

Selanjutnya: 1. Mengapa Tuhan Melakukan Pekerjaan Menyelamatkan Umat Manusia?

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Konten Terkait

Pengaturan

  • Teks
  • Tema

Warna Solid

Tema

Jenis Huruf

Ukuran Huruf

Spasi Baris

Spasi Baris

Lebar laman

Isi

Cari

  • Cari Teks Ini
  • Cari Buku Ini

Hubungi kami via WhatsApp