Penampakan dan Pekerjaan Tuhan

Firman Tuhan Harian: Kutipan 46

Puji-pujian telah sampai ke Sion dan tempat kediaman Tuhan telah tampak. Nama kudus yang mulia dipuji oleh tak terhitung banyaknya suku bangsa dan itu sedang menyebar. Ah, Tuhan Yang Mahakuasa! Kepala alam semesta, Kristus akhir zaman—Dialah Surya yang bersinar, yang telah terbit di seluruh alam semesta, di atas Gunung Sion yang megah dan agung ...

Tuhan Yang Mahakuasa! Kami berseru kepada-Mu dalam sorak kegirangan; kami menari dan menyanyi. Engkaulah benar-benar Penebus kami, Raja agung alam semesta! Engkau telah melengkapi sekelompok pemenang, dan menggenapi rencana pengelolaan Tuhan. Tak terhitung banyaknya suku bangsa akan berduyun-duyun datang ke gunung ini. Tak terhitung banyaknya suku bangsa akan berlutut di hadapan takhta! Engkaulah satu-satunya Tuhan yang benar dan Engkau layak menerima kemuliaan dan kehormatan. Segala kemuliaan, pujian, dan otoritas bagi takhta! Mata air kehidupan mengalir dari takhta, menyirami dan memberi makan seluruh umat Tuhan. Kehidupan kita berubah setiap hari; terang dan pewahyuan yang baru mengikuti kita, selalu memberikan wawasan baru tentang Tuhan. Di tengah pengalaman, kita akhirnya memperoleh keyakinan penuh akan Tuhan. Firman-Nya selalu tampak, tampak dalam diri mereka yang benar. Kita sungguh-sungguh sangat diberkati! Kita bertemu muka dengan muka dengan Tuhan setiap hari, kita bersekutu dengan Tuhan dalam segala hal, dan membiarkan Tuhan memegang kendali atas segala sesuatu. Kita merenungkan firman Tuhan dengan saksama, hati kita menjadi tenang di dalam Tuhan, dan dengan demikian, kita datang ke hadirat Tuhan, di mana kita menerima penerangan dari-Nya. Setiap hari, dalam kehidupan, tindakan, perkataan, pemikiran, dan ide-ide kita, kita hidup di dalam firman Tuhan, dan kita selalu mampu membedakan berbagai hal. Firman Tuhan mengarahkan benang memasuki lubang jarum; tanpa terduga, hal-hal yang tersembunyi di dalam kita pun terkuak, satu per satu. Persekutuan dengan Tuhan tidak mengizinkan adanya penundaan; pemikiran dan ide-ide kita disingkapkan oleh Tuhan. Setiap saat, kita hidup di hadapan takhta Kristus, tempat kita menjalani penghakiman. Setiap bidang dalam tubuh kita tetap dikuasai oleh Iblis. Sekarang, untuk memulihkan kedaulatan Tuhan, bait-Nya harus ditahirkan. Untuk sepenuhnya dikuasai oleh Tuhan, kita harus melalui pergumulan antara hidup dan mati. Hanya setelah diri kita yang lama disalibkan, barulah kehidupan Kristus yang dibangkitkan dapat berkuasa sepenuhnya.

Sekarang Roh Kudus maju berperang ke setiap sudut diri kita untuk bertempur demi merebut kembali kekuasaan atas diri kita! Selama kita bersedia menyangkal diri dan bersedia bekerja sama dengan Tuhan, setiap saat Tuhan pasti akan menerangi dan menyucikan kita dari dalam dan merebut kembali apa yang telah Iblis kuasai, sehingga kita dapat dilengkapi oleh Tuhan sesegera mungkin. Jangan buang waktu—hiduplah tiap saat di dalam firman Tuhan. Dibangun bersama dengan orang-orang kudus, dibawa masuk ke dalam kerajaan, dan masuk ke dalam kemuliaan bersama-sama dengan Tuhan.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 1"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 47

Gereja Filadelfia telah terbentuk, dan ini sepenuhnya kasih karunia dan belas kasihan Tuhan. Hati yang mengasihi Tuhan lahir dalam diri tak terhitung banyaknya orang kudus, dan mereka tidak goyah dalam perjalanan rohani mereka. Mereka berpegang erat pada kepercayaan mereka bahwa satu-satunya Tuhan yang benar telah menjadi daging, bahwa Dialah Kepala atas alam semesta, yang memerintah segala sesuatu: Ini telah ditegaskan oleh Roh Kudus, ini tak tergoyahkan laksana gunung-gunung! Ini tidak akan pernah berubah!

Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Hari ini, Engkaulah yang telah mencelikkan mata rohani kami, membuat yang buta bisa melihat, yang lumpuh berjalan, dan yang kusta disembuhkan. Engkaulah yang telah membuka tingkap langit, memungkinkan kami melihat misteri alam roh. Kami dipenuhi oleh firman-Mu yang kudus dan diselamatkan dari kemanusiaan kami yang telah dirusak oleh Iblis—demikianlah pekerjaan besar-Mu dan belas kasihan besar-Mu yang tak terkira. Kami adalah saksi-saksi-Mu!

Engkau telah lama tetap tersembunyi, dalam kerendahan hati dan keheningan. Engkau telah menjalani kebangkitan dari maut, derita penyaliban, sukacita dan dukacita kehidupan manusia, juga aniaya dan kesusahan; Engkau telah mengalami dan merasakan kepedihan dunia manusia, dan Engkau telah ditinggalkan oleh zaman. Tuhan yang berinkarnasi adalah Tuhan Sendiri. Demi kehendak Tuhan, Engkau telah menyelamatkan kami dari tumpukan kotoran, memegang kami dengan tangan kanan-Mu, dan memberi kami kasih karunia-Mu secara cuma-cuma. Sekuat tenaga, Engkau mengerjakan hidup-Mu dalam kami; upaya yang sungguh-sungguh dan harga yang telah Engkau bayar mewujud dalam diri para orang kudus. Kami adalah hasil dari[a] usaha-Mu yang telaten; kami adalah harga yang Engkau bayar.

Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Karena kasih sayang dan belas kasihan-Mu, kebenaran dan kemegahan-Mu, kekudusan dan kerendahan hati-Mu, semua manusia akan bersujud di hadapan-Mu dan menyembah-Mu selama-lamanya.

Hari ini Engkau telah melengkapi seluruh gereja—gereja Filadelfia—dan rencana pengelolaan 6.000 tahun-Mu telah terwujud. Orang-orang kudus dapat dengan rendah hati tunduk di hadapan-Mu, terhubung dalam roh dan mengikuti bersama dalam kasih, tergabung dengan sumber mata air. Air hidup dari kehidupan mengalir tanpa henti, membasuh serta menyingkirkan semua lumpur dan air kotor di dalam gereja, sekali lagi menyucikan bait-Mu. Kami telah mengenal Tuhan sejati yang nyata, berjalan dalam firman-Nya, mengenali fungsi dan tugas kami sendiri, dan melakukan semua yang kami bisa untuk mengorbankan diri demi gereja. Selalu tenang di hadirat-Mu, kami harus memperhatikan pekerjaan Roh Kudus, agar kehendak-Mu tidak akan terhalang dalam diri kami. Di antara orang-orang kudus ada saling mengasihi, dan kekuatan beberapa orang akan menutupi kelemahan yang lain. Mereka mampu berjalan dalam roh sepanjang waktu, dicerahkan dan diterangi oleh Roh Kudus. Mereka menerapkan kebenaran segera setelah mereka memahaminya. Mereka terus mengikuti terang yang baru itu dan mengikuti jejak langkah Tuhan.

Secara aktif, bekerjasamalah dengan Tuhan; membiarkan Dia memegang kendali berarti berjalan bersama Dia. Seluruh pemikiran, gagasan, opini, dan keterlibatan sekuler kita menguap lenyap seperti asap. Kita mengizinkan Tuhan berkuasa dalam roh kita, berjalan bersama-Nya dan dengan demikian memperoleh transendens, mengalahkan dunia, dan roh kita terbang bebas dan memperoleh kelepasan: itulah hasilnya saat Tuhan Yang Mahakuasa menjadi Raja. Bagaimana mungkin kita tidak menari dan menyanyikan pujian, menaikkan pujian, dan mempersembahkan kidung baru?

Sesungguhnya ada banyak cara untuk memuji Tuhan: menyerukan nama-Nya, mendekat kepada-Nya, memikirkan-Nya, membaca doa, bersekutu, merenung, kontemplasi, berdoa, dan menyanyikan pujian. Dalam jenis pujian seperti ini ada sukacita dan urapan; ada kuasa dalam pujian dan juga ada beban. Ada iman dalam pujian, dan ada wawasan baru.

Bekerjasamalah dengan Tuhan secara aktif, berkoordinasi dalam pelayanan dan bersatulah, penuhi maksud-maksud Tuhan Yang Mahakuasa, bergegaslah untuk menjadi satu tubuh rohani yang kudus, injak-injaklah Iblis dan akhiri nasibnya. Gereja Filadelfia telah diangkat masuk ke dalam hadirat Tuhan dan mewujudkan dirinya dalam kemuliaan Tuhan.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 2"

Catatan kaki:

a. Naskah asli tidak mengandung frasa "hasil dari".


Firman Tuhan Harian: Kutipan 48

Raja yang menang duduk di takhta-Nya yang mulia. Dia telah menggenapi penebusan dan memimpin seluruh umat-Nya untuk menampakkan diri dalam kemuliaan. Segala sesuatu ada di dalam tangan-Nya dan dengan hikmat dan kuasa-Nya yang ilahi, Dia telah membangun dan meneguhkan Sion. Dengan kemegahan-Nya, Dia menghakimi dunia yang berdosa; Dia menghakimi berlaksa-laksa negara dan bangsa, bumi dan laut, dan semua makhluk hidup di dalamnya, dan juga mereka yang mabuk oleh anggur persundalan. Tuhan pasti akan menghakimi mereka, dan Dia pasti akan murka terhadap mereka dan menyingkapkan kemegahan-Nya, menghakimi dengan segera, tanpa penundaan lagi. Api murka-Nya pasti akan membakar habis dosa-dosa mereka yang sangat keji dan setiap saat malapetaka akan menimpa mereka; mereka tidak akan menemukan jalan untuk melarikan diri dan tidak punya tempat untuk bersembunyi, mereka akan meratap dan mengertakkan gigi, serta mendatangkan pemusnahan atas diri mereka sendiri.

Anak-anak Tuhan yang terkasih dan menang pasti akan tinggal di Sion, tidak akan pernah meninggalkannya. Berlaksa-laksa bangsa akan mendengarkan suara-Nya dengan saksama, mereka akan memperhatikan tindakan-Nya dengan saksama, dan suara pujian mereka tidak akan pernah berhenti. Satu-satunya Tuhan yang sejati telah muncul! Kita akan yakin tentang-Nya dalam roh dan mengikuti-Nya dari dekat; kita akan bergegas maju dengan sekuat tenaga dan tak lagi bimbang. Akhir dunia terbuka di hadapan kita; kehidupan gereja yang seharusnya, dan juga orang-orang, peristiwa-peristiwa, dan hal-hal yang mengelilingi kita kini bahkan semakin meningkatkan pelatihan kita. Mari bergegas untuk merenggut kembali hati kita yang begitu mengasihi dunia! Mari bergegas untuk merenggut kembali penglihatan kita yang begitu kabur! Mari menahan langkah kita agar tidak melampaui batas. Mari menahan diri untuk tidak mengatakan apa-apa sehingga kita bisa berjalan dalam firman Tuhan, dan tidak lagi meributkan keuntungan dan kerugian kita. Ah, lepaskan itu—ketertarikanmu yang serakah akan dunia sekuler dan akan kekayaan! Ah, bebaskan dirimu dari itu—keterikatanmu yang membelenggu terhadap suami dan anak perempuan dan anak lelakimu! Ah, palingkan wajahmu dari itu—cara pandang dan prasangkamu! Ah, bangunlah; waktunya singkat! Menengadahlah, pandanglah ke atas, dan izinkan Tuhan memegang kendali. Apa pun yang terjadi, jangan menjadi seperti istri Lot. Sangat menyedihkan disingkirkan! Sungguh sangat menyedihkan! Ah, bangunlah!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 3"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 49

Gunung-gunung dan sungai-sungai berubah, air mengalir di sepanjang jalurnya, dan hidup manusia tidak bertahan lama seperti langit dan bumi. Hanya Tuhan Yang Mahakuasa yang hidup kekal dan dibangkitkan, yang terus berlanjut dari generasi ke generasi, selamanya! Segala sesuatu dan semua peristiwa berada di dalam tangan-Nya, dan Iblis berada di bawah kaki-Nya.

Sekarang ini, oleh pemilihan Tuhan yang sudah ditentukan dari semula, Dia menyelamatkan kita dari cengkeraman Iblis. Dia benar-benar Penebus kita. Kehidupan Kristus yang telah bangkit, yang kekal, benar-benar telah terukir dalam diri kita, menakdirkan kita untuk terhubung dengan kehidupan Tuhan, sehingga kita dapat benar-benar berhadapan muka dengan Dia, memakan Dia, meminum Dia, dan menikmati-Nya. Inilah pengabdian tanpa pamrih dari hati dan upaya keras yang Tuhan lakukan.

Musim datang dan pergi; Tuhan melewati angin dan embun beku, dan mengalami begitu banyak penderitaan, penganiayaan, dan kesengsaraan hidup, mengalami begitu banyak penolakan dan fitnah dunia, mengalami begitu banyak tuduhan palsu pemerintah, namun baik keyakinan maupun keteguhan hati Tuhan tidak berkurang sedikit pun. Mengabdikan diri kepada kehendak, pengelolaan, dan rencana Tuhan dengan sepenuh hati agar semuanya dapat terlaksana, Dia tidak memikirkan hidup-Nya sendiri. Demi seluruh umat-Nya, Dia berusaha habis-habisan, dengan telaten memberi makan dan menyirami mereka. Sebodoh atau sesulit apa pun diri kita, kita hanya harus tunduk di hadapan-Nya, dan kehidupan kebangkitan Kristus akan mengubah natur lama kita .... Dia bekerja keras tanpa kenal lelah untuk anak-anak sulung ini, sampai lupa makan dan minum. Melewati banyak siang dan malam serta panas terik dan udara dingin membeku, Dia mengawasi mereka dengan sepenuh hati di Sion.

Dunia, rumah, pekerjaan dan semuanya sama sekali dilupakan dengan senang hati dan sukarela, serta kesenangan duniawi tidak ada hubungannya dengan Dia .... Firman dari mulut-Nya benar-benar menyentuh hati kita menyingkapkan hal-hal tersembunyi di lubuk hati kita. Bagaimana mungkin kita tidak diyakinkan? Setiap kalimat yang keluar dari mulut-Nya dapat terwujud setiap waktu di dalam diri kita. Apa pun yang kita lakukan, di dalam hadirat-Nya ataupun tersembunyi dari-Nya, tidak ada yang tidak Dia ketahui, tidak ada yang tidak Dia pahami. Semuanya itu dinyatakan di hadapan-Nya, terlepas dari rencana dan pengaturan kita sendiri.

Duduk di hadapan-Nya, merasakan sukacita di dalam roh kita, merasa nyaman dan tenang, namun selalu merasakan kehampaan dan benar-benar berutang kepada Tuhan: ini adalah keajaiban yang sulit dibayangkan dan mustahil untuk dicapai. Roh Kudus sudah cukup untuk membuktikan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa adalah satu-satunya Tuhan yang benar! Itu adalah bukti yang tak terbantahkan! Kita, sekelompok orang ini, benar-benar diberkati! Jika bukan karena anugerah dan belas kasihan Tuhan, kita hanya akan binasa dan mengikuti Iblis. Hanya Tuhan Yang Mahakuasa yang mampu menyelamatkan kita!

Ah! Tuhan Yang Mahakuasa, Tuhan yang nyata! Engkaulah yang telah membuka mata rohani kami, mengizinkan kami melihat misteri alam roh. Prospek kerajaan tidak terbatas. Marilah kita waspada ketika menantikan. Harinya tidak akan lama lagi.

Nyala api peperangan berkobar-kobar, asap meriam memenuhi udara, cuaca berubah panas, iklim berubah, wabah akan menyebar, dan manusia hanya bisa mati, tanpa harapan untuk bisa bertahan hidup sedikit pun.

Ah! Tuhan Yang Mahakuasa, Tuhan yang nyata! Engkaulah menara kami yang kuat. Engkaulah tempat perlindungan kami. Kami berlindung di bawah sayap-Mu, dan bencana tidak bisa menyentuh kami. Ini adalah perlindungan dan pemeliharaan ilahi-Mu.

Kami semua mengangkat suara kami dalam lagu; kami menyanyikan pujian, dan suara pujian kami terdengar di seluruh Sion! Tuhan Yang Mahakuasa, Tuhan yang nyata, telah mempersiapkan tempat tujuan yang indah itu bagi kita. Waspadalah—oh, berjaga-jagalah senantiasa! Sampai sekarang, waktunya tidak akan lama lagi.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 5"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 50

Sejak saat ketika Tuhan Yang Mahakuasa—Raja kerajaan—telah disaksikan, ruang lingkup pengelolaan Tuhan telah terbentang secara keseluruhan di seluruh alam semesta. Tidak hanya penampakan Tuhan telah disaksikan di Tiongkok, tetapi nama Tuhan Yang Mahakuasa pun telah disaksikan di semua bangsa dan di semua tempat. Mereka semua memanggil nama yang kudus ini, berusaha untuk bersekutu dengan Tuhan dengan segala cara yang memungkinkan, memahami maksud Tuhan Yang Mahakuasa dan melayani-Nya secara kooperatif di dalam gereja. Inilah cara Roh Kudus bekerja yang menakjubkan.

Bahasa berbagai bangsa berbeda satu dengan yang lain, tetapi hanya ada satu Roh. Roh ini menyatukan gereja-gereja di seluruh alam semesta dan Roh ini sepenuhnya satu dengan Tuhan, tanpa perbedaan sedikit pun. Ini adalah sesuatu yang melampaui keraguan. Roh Kudus sekarang memanggil mereka dan suara-Nya membuat mereka tetap waspada. Suara ini adalah suara belas kasih Tuhan. Mereka semua memanggil nama yang kudus Tuhan Yang Mahakuasa! Mereka juga memberi pujian dan mereka bernyanyi. Tidak pernah ada penyimpangan dalam pekerjaan Roh Kudus; orang-orang ini berusaha sekuat tenaga untuk bergerak maju di jalan yang benar, mereka tidak mundur—keajaiban demi keajaiban. Ini adalah sesuatu yang sulit orang bayangkan dan perkirakan.

Tuhan Yang Mahakuasa adalah Raja kehidupan di alam semesta! Dia duduk di atas takhta mulia dan menghakimi dunia, berdaulat atas segala sesuatu, memerintah semua bangsa; bangsa-bangsa bertekuk lutut di hadapan-Nya, berdoa kepada-Nya, mendekat kepada-Nya dan berkomunikasi dengan-Nya. Terlepas dari sudah berapa lama engkau percaya kepada Tuhan, setinggi apa pun statusmu atau sehebat apa pun senioritasmu, jika engkau bertentangan dengan Tuhan di dalam hatimu, engkau harus dihakimi dan harus tersungkur di hadapan-Nya, mengeluarkan suara permohonan yang menyakitkan; inilah sesungguhnya menuai hasil dari tindakanmu sendiri. Suara ratapan ini adalah suara orang yang disiksa dalam lautan api dan belerang, dan itu adalah suara teriakan karena dididik oleh gada besi Tuhan; inilah penghakiman di hadapan takhta Kristus.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 8"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 51

Penampakan Tuhan telah muncul di semua gereja. Itu adalah Roh yang berbicara; Dia adalah api yang mengamuk, menyandang kemegahan, dan sedang menghakimi. Dialah Anak Manusia, yang berpakaian jubah sampai ke kaki, dan mengenakan ikat pinggang dari emas. Kepala dan rambut-Nya seputih bulu domba, putih seperti salju, dan mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya seperti tembaga mengkilap, seakan-akan membara dalam perapian, dan suara-Nya bagaikan gemuruh air bah. Dan di tangan kanan-Nya ada tujuh bintang: dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua; dan wajah-Nya bercahaya bagaikan matahari yang bersinar dengan terik!

Anak manusia telah dipersaksikan, dan Tuhan itu sendiri telah dinyatakan secara terbuka. Kemuliaan Tuhan telah memancar, bersinar terik bagai matahari yang berkobar! Wajah Tuhan yang mulia membara dengan cahaya menyilaukan; mata siapakah yang berani menentang-Nya? Penentangan mendatangkan maut! Tidak ada sedikit pun belas kasihan ditunjukkan terhadap apa pun yang engkau pikirkan dalam hatimu, perkataan apa pun yang engkau ucapkan, atau apa pun yang engkau lakukan. Engkau semua akan mengerti dan melihat apa yang engkau semua telah peroleh—semata-mata penghakiman-Ku! Bisakah Aku berdiam diri ketika engkau semua tidak berusaha untuk makan dan minum firman-Ku, tetapi malah seenaknya mengacaukan dan menghancurkan pembangunan-Ku? Aku tidak akan bersikap lunak terhadap orang semacam ini! Jika perilakumu merosot semakin parah, engkau akan dibakar dalam api! Tuhan Yang Mahakuasa mewujud dalam tubuh rohani, tanpa sedikit pun darah dan daging dari kepala hingga ujung kaki. Dia melampaui dunia semesta, duduk di takhta mulia di surga tingkat ketiga, berkuasa atas segala sesuatu! Alam semesta dan segala sesuatu ada dalam tangan-Ku. Jika Aku berfirman, itu akan terjadi. Jika Aku menetapkan sesuatu, itu akan terjadi. Iblis ada di bawah kaki-Ku; dia berada di dalam jurang maut! Ketika suara-Ku diperdengarkan, langit dan bumi akan berlalu dan menjadi tak berarti! Segala sesuatu akan diperbarui; ini adalah kebenaran yang tidak dapat diubah, yang sepenuhnya benar. Aku telah mengalahkan dunia, dan juga semua yang jahat. Aku duduk di sini berbicara kepada engkau semua, dan barang siapa yang bertelinga harus mendengarkan dan semua orang yang hidup harus menerima.

Hari-hari akan berakhir; segala sesuatu di dunia akan kembali ke ketiadaan, dan segala sesuatu akan dilahirkan kembali. Ingatlah ini! Ingat! Engkau semua tidak boleh ceroboh tentang ini! Langit dan bumi akan berlalu, tetapi firman-Ku akan tetap ada! Aku menasihati engkau semua sekali lagi: Jangan berlari dalam kesia-siaan! Bangunlah! Berbaliklah dan pantai sudah dekat! Aku telah menampakkan diri di antara engkau semua dan suara-Ku telah muncul. Suara-Ku telah muncul di hadapan engkau semua; suara-Ku berhadapan muka denganmu setiap hari, segar dan baru setiap hari. Engkau melihat Aku dan Aku melihat engkau; Aku selalu berbicara kepadamu, berhadapan muka denganmu. Namun, engkau menolak Aku dan tidak mengenal Aku. Domba-domba-Ku bisa mendengar suara-Ku, tetapi engkau semua tetap saja ragu-ragu! Engkau ragu-ragu! Hatimu telah tumpul, matamu dibutakan oleh Iblis, dan engkau tidak dapat melihat wajah-Ku yang mulia—sungguh menyedihkan dirimu! Sungguh menyedihkan!

Tujuh Roh yang ada di hadapan takhta-Ku telah diutus ke seluruh penjuru bumi dan Aku akan mengirim Utusan-Ku untuk berbicara kepada gereja-gereja. Aku benar dan setia; Akulah Tuhan yang memeriksa lubuk hati manusia yang terdalam. Roh Kudus berbicara kepada gereja-gereja, dan itu adalah fiman-Ku yang mengalir keluar dari dalam Anak-Ku; barang siapa yang bertelinga harus mendengarkan! Semua orang yang hidup harus menerima! Makan dan minum saja firman ini, dan jangan ragu. Semua orang yang tunduk dan mendengar firman-Ku akan menerima berkat-berkat besar! Semua orang yang sungguh-sungguh mencari wajah-Ku pasti akan memiliki terang baru, pencerahan baru, dan wawasan baru; semua akan menjadi segar dan baru. Firman-Ku akan menampakkan diri kepadamu sewaktu-waktu dan akan mencelikkan mata rohmu sehingga engkau dapat melihat semua misteri di alam roh. Kerajaan ada di antara manusia. Masuklah ke dalam tempat perlindungan, dan semua kasih karunia dan berkat akan melimpahimu; kelaparan dan wabah penyakit tidak akan dapat mendekatimu, serigala, ular, harimau, dan macan tutul tidak akan dapat mencelakakanmu. Engkau akan pergi bersama Aku, berjalan bersama-Ku, dan memasuki kemuliaan dengan-Ku!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 15"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 52

Tuhan Yang Mahakuasa! Tubuh-Nya yang mulia menampakkan diri secara terbuka, tubuh rohani yang kudus muncul, dan Dialah Tuhan itu sendiri yang seutuhnya! Dunia dan daging keduanya berubah, dan transfigurasi-Nya di atas bukit adalah pribadi Tuhan. Dia mengenakan mahkota emas di atas kepala-Nya, pakaian-Nya putih bersih, dada-Nya berlilitkan ikat pinggang dari emas, dan dunia serta segala sesuatu adalah tumpuan kaki-Nya. Matanya seperti nyala api, Dia memiliki pedang tajam bermata dua di mulut-Nya, dan Dia memegang tujuh bintang di tangan kanan-Nya. Jalan menuju kerajaan itu terang tanpa batas, dan kemuliaan-Nya muncul dan bersinar; gunung-gunung bersukacita dan perairan tertawa, matahari, bulan, dan bintang-bintang semuanya berputar dalam susunan yang teratur, menyambut Tuhan yang unik dan benar, yang menyelesaikan rencana pengelolaan enam ribu tahun telah kembali dengan kemenangan! Semuanya, melompatlah dan menarilah dengan sukacita! Bersoraklah! Tuhan Yang Mahakuasa duduk di takhta-Nya yang mulia! Bernyanyilah! Panji kemenangan dari Yang Mahakuasa diangkat tinggi-tinggi di atas Gunung Sion yang megah dan agung! Semua bangsa bersorak-sorai, semua orang bernyanyi, Gunung Sion sedang tertawa dengan sukacita, dan kemuliaan Tuhan telah tampak! Bahkan dalam mimpi pun aku tidak pernah berpikir akan melihat wajah Tuhan, tetapi hari ini saat ini aku telah melihatnya. Bertatapan muka dengan-Nya setiap hari, aku mengungkapkan seluruh isi hatiku kepada-Nya. Dia menyediakan makanan dan minuman dengan berlimpah. Kehidupan, perkataan, tindakan, pikiran, gagasan—cahaya-Nya yang mulia menerangi semua itu. Dia memimpin setiap langkah perjalanan, dan penghakiman-Nya langsung menimpa siapa pun yang hatinya memberontak.

Makan, tinggal, dan hidup bersama Tuhan, ada bersama-Nya, berjalan bersama, menikmati bersama, mendapatkan kemuliaan dan berkat bersama, berbagi tampuk kerajaan dengan Dia, dan bersama di kerajaan—oh, sungguh menyenangkan! Oh, betapa manisnya! Kita bertatap muka dengan-Nya setiap hari, berbicara setiap hari dengan Dia, dan terus-menerus bercakap-cakap, serta diberi pencerahan baru dan wawasan baru setiap hari. Mata rohani kita terbuka dan kita melihat segalanya; semua misteri roh tersingkap kepada kita. Kehidupan kudus bebas dari kecemasan; berlarilah dengan cepat dan jangan berhenti, dan teruslah maju—kehidupan yang lebih menakjubkan menanti di depan. Jangan puas hanya dengan merasakan kemanisan; selalulah berusaha untuk masuk ke dalam Tuhan. Dia mencakup segalanya dan berlimpah, dan memiliki segala hal yang tidak kita miliki. Bekerjasamalah secara proaktif dan masuklah ke dalam Dia, dan segalanya tidak akan sama lagi. Hidup kita akan menjadi transenden dan tidak ada orang, peristiwa, atau hal yang dapat mengganggu kita.

Transendensi! Transendensi! Transendensi sejati! Kehidupan transenden Tuhan ada di dalam dan semua hal menjadi benar-benar santai! Kita melampaui dunia dan hal-hal duniawi, tidak merasakan keterikatan terhadap suami atau anak-anak. Kita mengatasi kekangan penyakit dan lingkungan. Iblis tidak berani mengganggu kita. Kita benar-benar melampaui semua bencana. Ini memungkinkan Tuhan untuk mengambil tampuk kerajaan! Kita menginjak-injak Iblis di bawah kaki, berdiri sebagai saksi bagi gereja, dan secara menyeluruh menyingkapkan wajah buruk si Iblis. Bangunan gereja ada di dalam Kristus, tubuh yang mulia telah muncul—inilah hidup dalam pengangkatan!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 15"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 53

Tuhan Yang Mahakuasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai, Tuhan kita adalah Raja! Tuhan Yang Mahakuasa menjejakkan kaki-Nya di Bukit Zaitun. Betapa indahnya! Dengarlah! Kami para penjaga mengangkat suara; dengan suara kami, kami bersama-sama menyanyi, karena Tuhan telah kembali ke Sion. Kami melihat dengan mata kepala kami sendiri kehancuran Yerusalem. Bersorak-sorailah dengan suara bersuka dan bernyanyilah dalam kesatuan, sebab Tuhan telah menghibur kita dan telah menebus Yerusalem. Tuhan telah menunjukkan tangan-Nya yang kudus di depan mata semua bangsa, pribadi Tuhan yang nyata telah menampakkan diri! Seluruh ujung bumi telah melihat keselamatan yang dari Tuhan kita.

Oh, Tuhan yang Mahakuasa! Ketujuh Roh telah diutus dari takhta-Mu ke setiap gereja untuk menyingkapkan semua misteri-Mu. Dengan bersemayam di takhta kemuliaan-Mu, Engkau telah memerintah kerajaan-Mu dan menjadikannya teguh dan kokoh dengan keadilan dan kebenaran, dan Engkau telah menaklukkan semua bangsa di hadapan-Mu. Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Engkau telah melepaskan baju zirah raja-raja, Engkau telah membuat gerbang kota terbuka lebar di hadapan-Mu, tidak pernah lagi tertutup. Karena terang-Mu telah datang dan kemuliaan-Mu bersinar dan memancarkan kecemerlangannya. Kegelapan menutupi bumi dan kegelapan dahsyat menutupi suku-suku bangsa. Oh, Tuhan! Namun, Engkau telah menampakkan diri dan menyinarkan terang-Mu atas kami, dan kemuliaan-Mu akan terlihat pada kami; semua bangsa akan datang kepada terang-Mu dan raja-raja kepada kecemerlangan-Mu. Engkau mengangkat mata-Mu dan memandang ke sekeliling-Mu: anak-anak lelaki-Mu berkumpul di hadapan-Mu, dan mereka datang dari jauh; anak-anak perempuan-Mu Kaugendong saat mereka datang. Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Kasih-Mu yang besar mencengangkan kami; Engkaulah yang memimpin kami bergerak maju di jalan menuju kerajaan-Mu, dan firman kudus-Mu-lah yang meresapi kami.

Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Kami bersyukur dan memuji-Mu! Biarlah kami memandang-Mu, bersaksi bagi-Mu, meninggikan-Mu, dan bernyanyi bagi-Mu dengan hati yang tulus, tenang, dan tak terbagi. Biarlah kami sehati sepikir dan dibangun bersama, dan biarlah Engkau segera menjadikan kami orang-orang yang sesuai dengan maksud-maksud-Mu, yang dipakai oleh-Mu. Biarlah kehendak-Mu digenapi tanpa hambatan di seluruh bumi.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 25"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 54

Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan sejati yang maha berkuasa, maha berhasil, dan sempurna! Dia bukan saja memegang ketujuh bintang, memiliki ketujuh Roh, memiliki tujuh mata, membuka tujuh meterai, dan membuka gulungan kitab, tetapi lebih dari itu, Dia mengendalikan tujuh malapetaka dan tujuh cawan, serta menyingkapkan ketujuh guruh. Dahulu, Dia juga telah membunyikan ketujuh sangkakala! Segala sesuatu yang diciptakan dan dijadikan sempurna oleh-Nya harus memuji-Nya, memberikan kemuliaan kepada-Nya, dan mengagungkan takhta-Nya. Oh, Tuhan Yang Mahakuasa! Engkaulah segalanya. Engkau telah menyelesaikan segalanya, dan dengan-Mu semuanya sempurna, semuanya terang, semuanya dibebaskan, semuanya merdeka, semuanya kokoh, dan semuanya penuh kekuatan! Tidak ada yang tersembunyi atau terselubung; dengan-Mu, semua misteri terungkap. Lebih dari itu, Engkau menghakimi begitu banyak musuh-Mu, Engkau menunjukkan kemegahan-Mu, mewujudkan api-Mu yang berkobar, menyatakan murka-Mu, dan terlebih lagi, Engkau memperlihatkan kemuliaan-Mu yang belum pernah terjadi sebelumnya, yang abadi dan tanpa batas! Semua orang harus bangkit dan berusaha sekuat tenaga untuk bersorak dan bernyanyi, memuji Tuhan yang mahakuasa, yang maha benar, maha hidup, maha melimpah, maha mulia, dan maha sejati, yang dari selama-lamanya sampai selama-lamanya. Takhta-Nya harus senantiasa ditinggikan, nama-Nya yang kudus dipuji dan dimuliakan. Ini adalah maksud-maksud kekal-Ku—Tuhan—dan inilah berkat tak terbatas yang Dia nyatakan dan limpahkan kepada kita! Siapa di antara kita yang tidak mewarisinya? Untuk mewarisi berkat Tuhan, orang harus mengagungkan nama Tuhan yang kudus dan datang menyembah dengan mengelilingi takhta-Nya. Semua orang yang datang ke hadapan-Nya dengan motif lain dan niat lain akan dilelehkan oleh api-Nya yang berkobar. Hari ini adalah hari musuh-musuh-Nya akan dihakimi, dan hari ini jugalah mereka akan binasa. Terlebih lagi, ini juga adalah hari ketika Aku, Tuhan Yang Mahakuasa, akan dinyatakan dan akan mendapatkan kemuliaan dan kehormatan. Wahai, semua orang! Cepatlah bangkit untuk memuji dan menyambut Tuhan Yang Mahakuasa yang selama-lamanya hingga keabadian memberi kepada kita kasih setia, mengerjakan keselamatan, melimpahkan berkat, menyempurnakan anak-anak-Nya, dan berhasil mencapai kerajaan-Nya! Inilah perbuatan Tuhan yang luar biasa! Inilah penentuan dan pengaturan abadi-Nya—yaitu bahwa Dia sendiri datang untuk menyelamatkan kita, untuk menyempurnakan kita, dan membawa kita ke dalam kemuliaan.

Semua orang yang tidak bangkit dan menjadi saksi adalah leluhur orang buta dan raja-raja kebodohan. Mereka akan menjadi bodoh selamanya, orang bebal selamanya; orang mati yang buta selamanya. Karena alasan inilah, roh kita harus bangkit! Semua orang harus bangkit! Bersoraklah, pujilah, dan sanjunglah tanpa henti Sang Raja kemuliaan, Bapa belas kasih, Anak penebusan, ketujuh Roh yang berlimpah, Tuhan Yang Mahakuasa yang membawa api yang berkobar dengan megah dan penghakiman yang benar, yang maha mencukupi, maha berlimpah, mahakuasa, dan maha sempurna. Takhta-Nya akan diagungkan selamanya! Semua orang harus melihat bahwa inilah hikmat Tuhan, inilah jalan penyelamatan-Nya yang luar biasa, dan pencapaian kehendak-Nya yang mulia. Jika kita tidak bangkit dan menjadi saksi, begitu waktu berlalu maka tidak ada jalan kembali. Entah kita memperoleh berkat atau kemalangan, itu ditentukan pada tahap perjalanan kita saat ini, sesuai dengan apa yang kita lakukan, pikirkan, dan hidupi saat ini. Bagaimana seharusnya engkau semua bertindak? Menjadi kesaksian bagi Tuhan dan tinggikanlah Dia selamanya; tinggikanlah Tuhan Yang Mahakuasa—Kristus akhir zaman—Tuhan yang kekal, unik, dan benar!

Mulai sekarang engkau harus melihat dengan jelas bahwa semua orang yang tidak menjadi saksi bagi Tuhan—yang tidak menjadi saksi bagi Tuhan yang unik dan benar, mereka yang memendam keraguan tentang Dia—mereka semua sakit dan mati, merekalah yang menentang Tuhan! Firman Tuhan telah terbukti sejak zaman kuno: Semua orang yang tidak mengumpulkan bersama Aku, mencerai-beraikan, dan siapa yang tidak bersama Aku, ia melawan Aku; ini adalah kebenaran yang mutlak, tak dapat diubah! Mereka yang tidak bersaksi bagi Tuhan adalah kaki tangan Iblis. Orang-orang seperti itu datang untuk mengganggu dan menyesatkan anak-anak Tuhan, dan untuk mengacaukan pengelolaan Tuhan; mereka harus ditangani dengan sangat keras! Barang siapa menunjukkan niat baik kepada mereka berarti mencari kehancuran mereka sendiri. Engkau harus mendengar dan memercayai ucapan Roh Tuhan, menempuh jalan Roh Tuhan, dan hidup dalam firman Roh Tuhan. Terlebih lagi, engkau harus mengagungkan takhta Tuhan yang mahakuasa selamanya!

Tuhan Yang Mahakuasa adalah Tuhan ketujuh Roh! Dia juga adalah ketujuh mata dan ketujuh bintang; Dia membuka tujuh meterai, dan keseluruhan gulungan kitab dibuka oleh-Nya! Dia telah membunyikan ketujuh sangkakala, dan tujuh cawan dan tujuh malapetaka ada dalam genggaman-Nya, untuk dilepaskan sesuai kehendak-Nya. Oh, tujuh guruh yang selalu termeterai! Waktu untuk membukanya telah tiba! Dia yang akan memperdengarkan ketujuh guruh sudah menampakkan diri di depan mata kita!

Tuhan Yang Mahakuasa! Dengan Engkau, semua dibebaskan dan merdeka; tidak ada kesulitan, dan semua mengalir dengan lancar! Tidak ada yang berani menghambat atau menghalangi-Mu, dan semua tunduk di hadapan-Mu. Siapa pun yang tidak tunduk pasti akan mati!

Tuhan Yang Mahakuasa, Tuhan dengan tujuh mata! Semuanya sangat jelas, semuanya terang dan terbuka, semuanya terungkap dan tersingkapkan. Dengan Dia, semua sejernih kristal, dan bukan hanya Tuhan sendiri yang seperti ini, tetapi anak-anak-Nya juga demikian. Tidak seorang pun, benda apa pun, dan perkara apa pun yang dapat disembunyikan di hadapan-Nya dan anak-anak-Nya!

Ketujuh bintang Tuhan Yang Mahakuasa sungguh terang! Gereja telah disempurnakan oleh-Nya; Dia menetapkan utusan-utusan gereja-Nya dan seluruh gereja mendapat perbekalan dari-Nya. Dia membuka ketujuh meterai, dan Dia sendiri menyelesaikan rencana pengelolaan-Nya dan kehendak-Nya. Gulungan kitab itu adalah bahasa rohani misterius pengelolaan-Nya dan Dia telah membuka dan menyatakannya!

Semua orang harus mendengar ketujuh sangkakala-Nya yang bergema. Dengan Dia, semua dinyatakan, tidak pernah lagi disembunyikan, dan tiada lagi dukacita. Semuanya terungkap dan semuanya penuh kemenangan!

Ketujuh sangkakala Tuhan Yang Mahakuasa adalah sangkakala yang terbuka, mulia, dan penuh kemenangan! Mereka juga adalah sangkakala yang menghakimi musuh-musuh-Nya! Di tengah kemenangan-Nya, tanduk kekuatan-Nya ditinggikan! Dia memerintah atas seluruh alam semesta!

Dia telah menyiapkan tujuh cawan malapetaka, musuh-musuh-Nya dibidik, dan malapetaka itu dilepaskan dengan gelombang dahsyat, sehingga musuh-musuh-Nya akan terbakar habis dalam nyala api-Nya yang berkobar. Tuhan Yang Mahakuasa menunjukkan kuasa otoritas-Nya dan semua musuh-Nya binasa. Ketujuh guruh terakhir tidak akan lagi termeterai di hadapan Tuhan Yang Mahakuasa; semuanya disingkapkan! Semuanya disingkapkan! Dia menghukum mati musuh-musuh-Nya dengan ketujuh guruh, menstabilkan bumi, membuatnya memberikan pelayanan kepada-Nya, tidak akan pernah hancur lagi!

Tuhan Yang Mahakuasa yang benar! Kami memuji-Mu selamanya! Engkau layak menerima pujian tanpa akhir, sorak-sorai dan pengagungan abadi! Ketujuh guruh-Mu bukan hanya digunakan untuk penghakiman-Mu, tetapi terlebih lagi untuk kemuliaan dan otoritas-Mu, untuk menyelesaikan segala sesuatu!

Semua manusia merayakan di hadapan takhta, memuji dan mengagungkan Tuhan Yang Mahakuasa, Kristus akhir zaman! Suara mereka mengguncangkan seluruh alam semesta bagaikan guruh! Segala sesuatu mutlak ada karena Dia, dan bangkit karena Dia. Siapa yang berani tidak menujukan segala kemuliaan, kehormatan, otoritas, hikmat, kekudusan, kemenangan, dan wahyu sepenuhnya kepada-Nya? Inilah penggenapan kehendak-Nya dan inilah penyelesaian akhir dari pembangunan pengelolaan-Nya!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 34"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 55

Tujuh guruh keluar dari takhta, mengguncangkan alam semesta, menjungkirbalikkan langit dan bumi, bergaung di langit! Suaranya memekakkan telinga, dan manusia tidak dapat meluputkan diri ataupun bersembunyi darinya. Guruh dan kilat bergemuruh dan menyambar, dan dalam sekejap mata, langit dan bumi berubah, dan manusia berada di ambang kematian. Lalu, dengan kecepatan cahaya, seluruh alam semesta diselimuti hujan badai dahsyat yang turun dari langit! Di sudut-sudut bumi yang terjauh, meratanya curah hujan tidak menyisakan satu noda pun saat airnya membasuh semuanya dari ujung kepala hingga ke ujung kaki; tidak ada yang dapat bersembunyi darinya, dan tidak seorang pun dapat menjauh darinya. Deru guruh, sama seperti kilatan petir, bersinar dengan cahaya dingin dan membuat manusia gemetar ketakutan! Pedang bermata dua yang tajam menghantam anak-anak pemberontak, dan musuh menghadapi bencana tanpa ada tempat untuk bersembunyi; mereka menjadi pusing dalam deru angin dan hujan, dan dengan terhuyung-huyung karena hantaman itu, mereka mati terjatuh seketika itu juga ke air yang mengalir, dan hanyut. Hanya ada kematian, dan tidak mungkin bagi mereka untuk bertahan hidup. Ketujuh guruh keluar dari-Ku dan menyampaikan maksud-Ku, yakni memukul anak-anak sulung Mesir, untuk menghukum orang-orang jahat dan mentahirkan gereja-Ku, sehingga semuanya dapat terikat satu sama lain, mereka berpikir dan bertindak dengan cara yang benar, dan menjadi satu hati dengan-Ku, sehingga semua gereja di alam semesta bisa dibangun menjadi satu. Inilah tujuan-Ku.

Ketika guruh memperdengarkan suaranya, suara ratapan pun menggerung. Sebagian orang terbangun dari tidur nyenyaknya dan menjadi sangat ketakutan, mereka mencari dengan sangat di kedalaman jiwa mereka dan bergegas kembali ke hadapan takhta. Mereka menghentikan tipu daya mereka yang merajarela dan tindakan mereka yang kotor; belum terlambat bagi orang-orang seperti itu untuk dibangunkan. Aku mengawasi dari takhta. Aku memandang ke kedalaman hati manusia. Aku menyelamatkan mereka yang dengan sungguh-sungguh dan bersemangat menginginkan Aku dan Aku iba kepada mereka. Aku akan menyelamatkan dan membawa mereka yang mengasihi-Ku dalam hatinya lebih dari apa pun ke dalam kekekalan, mereka yang memahami maksud-maksud-Ku, dan yang mengikuti-Ku sampai akhir perjalanan. Tangan-Ku akan memegang mereka dengan aman, sehingga mereka tidak akan melihat pemandangan ini dan tidak akan terkena bahaya. Sebagian orang, ketika melihat pemandangan kilat yang memancar ini, merasakan kesengsaraan dalam hati mereka yang sulit dijelaskan dan penyesalan yang teramat dalam. Jika mereka bersikeras berperilaku seperti ini, itu sudah terlambat bagi mereka. Oh, segala sesuatu! Semuanya akan selesai. Ini juga adalah salah satu sarana penyelamatan-Ku. Aku menyelamatkan mereka yang mengasihi-Ku dan menghukum orang-orang jahat, Aku menjadikan kerajaan-Ku kokoh dan stabil di bumi, dan membiarkan semua bangsa dan suku bangsa, semua di alam semesta dan ujung-ujung bumi, mengetahui bahwa Aku adalah kemegahan, Aku adalah api yang berkobar-kobar, Aku adalah Tuhan yang menyelidiki bagian terdalam hati setiap manusia. Mulai saat ini dan seterusnya, penghakiman di atas takhta putih yang besar dinyatakan secara terbuka kepada orang banyak, dan kepada semua suku bangsa, diumumkan bahwa penghakiman sudah dimulai! Tidak diragukan lagi bahwa semua orang yang perkataannya tidak sepenuh hati, mereka yang merasa ragu dan tidak berani percaya, para pembuang waktu yang mengerti hasrat-Ku, tetapi tidak bersedia melakukannya—mereka semua harus dihakimi. Engkau semua harus dengan saksama memeriksa niat dan motifmu sendiri, dan mengambil tempat yang benar; terapkan firman-Ku dengan sungguh-sungguh, hargai pengalaman hidupmu, dan jangan bertindak antusias di luarnya saja, melainkan buatlah hidupmu bertumbuh, menjadi dewasa, stabil dan berpengalaman—hanya setelah itulah engkau akan selaras dengan maksud-maksud-Ku.

Jangan beri kepada kaki tangan Iblis dan roh-roh jahat yang merusak dan menghancurkan apa yang Aku bangun kesempatan untuk memanfaatkan segala sesuatu demi keuntungan mereka. Mereka harus dengan keras dibatasi dan ditahan; mereka hanya bisa ditangani dengan menggunakan pedang yang tajam. Yang terburuk dari mereka harus segera dicabut, untuk mencegah masalah di masa depan. Dan gereja akan disempurnakan, bebas dari segala kecacatan, dan gereja akan sehat, penuh vitalitas, dan energi. Setelah kilat memancar, gemuruh halilintar terdengar. Engkau tidak boleh lalai, dan engkau tidak boleh menyerah, tetapi lakukan yang terbaik untuk mengejar ketinggalan, dan engkau pasti akan dapat melihat apa yang dikerjakan tangan-Ku, apa yang ingin Kudapatkan, apa yang ingin Kubuang, apa yang ingin Kusempurnakan, apa yang ingin Kucabut, dan apa yang ingin Kupukul—semua ini akan dibukakan di depan matamu, memungkinkanmu melihat dengan jelas kemahakuasaan-Ku.

Dari takhta ke alam semesta dan ujung-ujung bumi, ketujuh guruh bergema. Sekelompok besar manusia akan diselamatkan dan akan menyerahkan diri mereka di hadapan takhta-Ku. Setelah terang kehidupan ini, manusia mencari cara untuk bertahan hidup dan mau tak mau datang kepada-Ku, berlutut menyembah, dan dengan mulutnya mereka menyerukan nama Tuhan yang benar yang mahakuasa dan menyuarakan pemohonan mereka. Namun mereka yang menentang Aku, mereka yang mengeraskan hati, guruh menderu di telinga mereka dan tanpa diragukan lagi mereka harus binasa. Inilah kesudahan yang menanti mereka. Anak-anak-Ku terkasih yang telah menang akan tetap tinggal di Sion, dan semua suku bangsa akan melihat apa yang akan mereka dapatkan dan kemuliaan besar akan muncul di hadapan engkau semua. Sungguh, ini adalah berkat yang sangat besar, dan ini adalah kemanisan yang sukar dijelaskan dengan kata-kata.

Deru ketujuh guruh yang terdengar adalah keselamatan bagi mereka yang mengasihi Aku, yang merindukan Aku dengan hati yang benar. Mereka yang adalah kepunyaan-Ku dan yang telah Kutetapkan dari semula dan Kupilih semuanya dapat datang dalam nama-Ku. Mereka dapat mendengar suara-Ku, yang adalah panggilan Tuhan kepada mereka. Biarlah mereka yang ada di ujung-ujung bumi melihat bahwa Aku benar, Aku setia, Aku adalah kasih, Aku adalah belas kasihan, Aku adalah kemegahan, Aku adalah api yang berkobar-kobar, dan pada akhirnya Aku adalah penghakiman yang tanpa ampun.

Biarlah semua yang ada di dunia melihat bahwa Aku adalah Tuhan yang nyata dan lengkap itu sendiri. Semua manusia sepenuhnya diyakinkan dan tidak ada lagi yang berani menentang-Ku, menghakimi-Ku atau memfitnah-Ku lagi. Jika tidak, kutukan akan langsung datang kepada mereka, dan bencana akan menimpa mereka. Mereka hanya dapat meratap dan menggertakkan gigi, karena telah mendatangkan kehancuran kepada diri mereka sendiri.

Biarlah semua suku bangsa tahu, biarlah diketahui di seluruh alam semesta dan ujung-ujung bumi, di setiap rumah tangga, dan oleh semua manusia bahwa: Tuhan Yang Mahakuasa adalah satu-satunya Tuhan yang benar. Semua orang, satu demi satu, akan berlutut dan menyembah-Ku, bahkan anak-anak yang baru belajar bicara akan berseru "Tuhan Yang Mahakuasa!" Para pejabat yang memiliki kekuasaan juga akan melihat dengan mata kepala sendiri Tuhan yang benar menampakkan diri di hadapan mereka, dan mereka juga akan tersungkur menyembah, memohon belas kasih dan pengampunan, tetapi ini benar-benar sudah terlambat, karena saat kematian mereka telah tiba. Mereka hanya bisa tamat riwayatnya dan dihukum ke dalam jurang yang dalamnya tak terselami. Aku akan mengakhiri seluruh zaman, dan semakin memperkuat kerajaan-Ku. Segala bangsa dan semua suku bangsa akan menyerah di hadapan-Ku untuk selamanya!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 35"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 56

Tuhan yang benar dan mahakuasa, Raja yang bertakhta, memerintah seluruh alam semesta, menghadapi segala bangsa dan semua suku bangsa, dan segala sesuatu di bawah kolong langit bersinar dengan kemuliaan Tuhan. Semua makhluk hidup di alam semesta dan sampai ke ujung bumi akan melihatnya. Gunung, sungai, danau, daratan, lautan, dan semua makhluk hidup telah menyingkapkan tabir mereka dalam cahaya wajah Tuhan yang benar, dan mereka dihidupkan kembali, seakan-akan terbangun dari mimpi, seolah-olah mereka adalah tunas yang muncul menerobos tanah!

Ah! Satu-satunya Tuhan yang benar muncul di hadapan dunia. Siapa yang berani berperilaku terhadap-Nya dengan sikap yang menentang? Semua orang gemetar ketakutan. Semua orang sepenuhnya diyakinkan, dan semuanya berulang kali memohon pengampunan. Semua orang berlutut di hadapan-Nya, dan semua mulut menyembah-Nya! Benua dan samudra, gunung dan sungai—segala sesuatu memuji-Nya tanpa henti! Musim semi tiba dengan anginnya yang sepoi-sepoi dan hangat, membawa rintik hujan musim semi. Seperti halnya semua manusia, arus aliran mengalir dengan suka dan duka, mencucurkan air mata karena perasaan berutang dan karena mencela dirinya sendiri. Sungai, danau, ombak dan gelombang semuanya bernyanyi, memuji nama kudus Tuhan yang benar! Suara pujian terdengar begitu nyaring dan jelas! Hal-hal lama yang pernah dirusak oleh Iblis—semuanya akan diperbarui serta diubah dan akan masuk ke alam yang sama sekali baru...

Ini adalah sangkakala yang kudus, dan sangkakala itu sudah mulai berbunyi! Dengarkan sangkakala itu. Suara itu, yang begitu manis, adalah perkataan dari takhta, yang mengumumkan kepada setiap bangsa dan suku bangsa bahwa waktunya telah tiba, bahwa kesudahan pada akhir zaman telah tiba. Rencana pengelolaan-Ku telah selesai. Kerajaan-Ku telah muncul secara terbuka di bumi. Kerajaan-kerajaan dunia telah menjadi kerajaan-Ku, Aku yang adalah Tuhan. Ketujuh sangkakala-Ku berbunyi dari takhta, dan perkara-perkara yang menakjubkan seperti itu akan terjadi! Orang-orang di ujung bumi akan secara serentak bergegas dari segala penjuru dengan tenaga sebesar longsoran salju dan kekuatan halilintar ....

Dengan penuh sukacita, Aku memandang umat-Ku, yang mendengarkan suara-Ku dan berkumpul dari setiap bangsa dan negara. Semua orang, yang senantiasa menyebut Tuhan yang benar dengan mulut mereka, memuji dan melompat tanpa henti karena sukacita! Mereka menjadi kesaksian bagi dunia, dan suara kesaksian mereka tentang Tuhan yang benar bagaikan suara gemuruh air yang banyak. Semua orang akan berdesakan masuk ke dalam kerajaan-Ku.

Ketujuh sangkakala-Ku berbunyi, membangunkan mereka yang tertidur! Bangunlah dengan cepat, belum terlalu terlambat. Lihatlah kehidupanmu! Buka matamu dan lihatlah waktu apakah sekarang ini. Adakah yang harus kaucari? Adakah yang harus kaupikirkan? Adakah yang harus kaupegang teguh? Tidak pernahkah engkau mempertimbangkan perbedaan nilai antara mendapatkan hidup-Ku dengan mendapatkan semua yang kau cintai dan pegang teguh? Jangan lagi keras kepala atau bermain-main. Jangan lewatkan kesempatan ini. Waktu ini tidak akan kembali lagi! Berdirilah dengan segera, latihlah rohmu, gunakan berbagai cara untuk memahami dan menggagalkan setiap rencana jahat dan tipu muslihat Iblis, dan menanglah atas Iblis, sehingga pengalaman hidupmu bisa diperdalam dan engkau bisa hidup dalam watak-Ku, sehingga hidupmu bisa menjadi dewasa dan berpengalaman dan engkau bisa selalu mengikuti jejak langkah-Ku. Tak kenal takut, tidak lemah, selalu bergerak maju, langkah demi langkah, terus sampai di akhir jalan!

Ketika ketujuh sangkakala kembali berbunyi, itu akan menjadi panggilan untuk penghakiman, penghakiman terhadap anak-anak pemberontak, penghakiman atas segala bangsa dan semua suku bangsa, dan setiap bangsa akan menyerah di hadapan Tuhan. Wajah kemuliaan Tuhan pasti akan tampak di hadapan segala bangsa dan semua suku bangsa. Semua orang akan diyakinkan sepenuhnya, dan berseru tanpa henti kepada Tuhan yang benar. Tuhan yang mahakuasa akan menjadi semakin mulia, dan anak-anak-Ku dan Aku akan bersama-sama dalam kemuliaan dan bersama-sama memerintah, menghakimi segala bangsa dan semua suku bangsa, menghukum orang yang jahat, menyelamatkan dan berbelas kasih kepada orang-orang yang adalah milik-Ku, dan membuat kerajaan menjadi kuat dan stabil. Melalui suara ketujuh sangkakala, banyak sekali orang akan diselamatkan, kembali ke hadapan-Ku untuk berlutut dan menyembah dengan pujian yang terus-menerus!

Ketika ketujuh sangkakala berbunyi sekali lagi, itu akan menjadi kesudahan zaman, tiupan kemenangan sangkakala atas setan-setan dan Iblis, penghormatan yang menandai awal dari kehidupan secara terbuka dalam kerajaan di muka bumi! Betapa agungnya suara ini, suara yang berkumandang di sekeliling takhta, tiupan sangkakala yang mengguncangkan langit dan bumi, yang merupakan tanda kemenangan rencana pengelolaan-Ku, yakni penghakiman terhadap Iblis; sangkakala itu sepenuhnya menghukum mati dunia yang sudah tua ini, supaya kembali ke jurang maut! Tiupan sangkakala ini menandakan bahwa gerbang kasih karunia akan segera ditutup, bahwa kehidupan kerajaan akan dimulai di bumi, ini merupakan hal yang benar dan sepantasnya. Tuhan menyelamatkan orang-orang yang mengasihi-Nya. Begitu mereka kembali ke dalam kerajaan-Nya, orang-orang di bumi akan menghadapi bencana kelaparan dan sampar, dan ketujuh cawan serta ketujuh tulah Tuhan akan mulai terjadi secara berturut-turut. Langit dan bumi akan berlalu, tetapi firman-Ku tidak akan berlalu!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 36"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 57

Kristus akhir zaman membawa hidup, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh hidup, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan diperkenan oleh-Nya. Apabila engkau tidak mencari jalan hidup yang disediakan Kristus akhir zaman, engkau tidak akan pernah memperoleh perkenanan Yesus, dan tidak akan pernah memenuhi syarat untuk memasuki gerbang kerajaan surga, karena engkau adalah boneka dan tawanan sejarah. Mereka yang dikendalikan oleh peraturan-peraturan, oleh kata-kata, dan belenggu sejarah, tidak akan pernah bisa memperoleh hidup maupun mendapatkan jalan hidup yang kekal. Ini karena satu-satunya yang mereka miliki hanyalah air keruh yang telah dipertahankan selama ribuan tahun, dan bukan air kehidupan yang mengalir dari takhta. Mereka yang tidak dibekali dengan air kehidupan akan selamanya tetap mayat, mainan Iblis, dan anak-anak neraka. Lalu, bagaimana mereka bisa melihat Tuhan? Engkau hanya berusaha berpegang pada masa lalu, tetap bergeming dan mempertahankan segala sesuatunya apa adanya, serta tidak berusaha mengubah status quo dan menyingkirkan sejarah, jadi bukankah engkau akan selalu bersikap antagonis terhadap Tuhan? Langkah-langkah pekerjaan Tuhan sangat luas dan dahsyat, seperti ombak yang bergelora dan guruh yang menderu—tetapi engkau hanya duduk pasif dan menunggu kehancuran, mempertahankan kebodohanmu dan tidak melakukan apa pun. Dengan cara seperti ini, bagaimana engkau bisa dianggap sebagai seorang yang mengikut jejak langkah Anak Domba? Bagaimana engkau bisa membuktikan bahwa Tuhan yang engkau pegang teguh sebagai Tuhan yang selalu baru dan tidak pernah usang? Bagaimana kata-kata dalam buku-bukumu yang sudah menguning bisa mengantarkanmu ke zaman baru? Bagaimana kata-kata itu bisa menuntunmu mencari langkah-langkah pekerjaan Tuhan? Bagaimana kata-kata itu bisa membawamu ke surga? Yang engkau pegang di tanganmu adalah kata-kata yang hanya bisa memberikan penghiburan sementara, bukan kebenaran yang bisa memberimu hidup. Kata-kata dalam kitab suci yang kaubaca hanya bisa memperkaya lidahmu, bukan kata-kata falsafah yang bisa membantumu memahami hidup manusia, apalagi jalan yang bisa menuntunmu menuju kesempurnaan. Tidakkah perbedaan ini membuatmu merenung? Tidakkah ini membantumu memahami misteri yang terkandung di dalamnya? Mampukah kau membawa dirimu ke surga untuk menemui Tuhan seorang diri? Tanpa kedatangan Tuhan, bisakah engkau membawa dirimu sendiri ke surga untuk menikmati kebahagiaan keluarga bersama Tuhan? Apakah sekarang engkau masih bermimpi? Jika demikian, Aku menyarankan agar engkau berhenti bermimpi dan menyaksikan siapa yang sedang bekerja sekarang—lihatlah siapa yang sekarang sedang melakukan pekerjaan menyelamatkan manusia pada akhir zaman. Kalau engkau tidak melakukan itu, engkau tidak akan pernah mendapatkan kebenaran, dan tidak akan pernah memperoleh hidup.

Mereka yang berharap memperoleh hidup tanpa mengandalkan kebenaran yang diucapkan oleh Kristus adalah orang-orang paling konyol di bumi, dan mereka yang tidak menerima jalan hidup yang dibawa oleh Kristus adalah orang-orang yang sesat dalam fantasi. Maka Aku mengatakan bahwa orang-orang yang tidak menerima Kristus akhir zaman selamanya akan membuat Tuhan muak. Kristus adalah pintu gerbang bagi manusia menuju Kerajaan pada akhir zaman, tidak ada seorang pun yang dapat melewati Dia. Tidak seorang pun bisa disempurnakan oleh Tuhan kecuali melalui Kristus. Engkau percaya kepada Tuhan, karena itu, engkau harus menerima firman-Nya dan tunduk pada Firman-Nya. Jangan hanya memikirkan memperoleh berkat tanpa mampu menerima kebenaran dan perbekalan hidup. Kristus datang pada akhir zaman sehingga Dia dapat membekali semua orang yang benar-benar percaya kepada-Nya dengan kehidupan. Pekerjaan ini ada untuk mengakhiri zaman lama dan memasuki zaman baru, dan pekerjaan ini adalah jalan yang harus ditempuh oleh semua orang yang akan memasuki zaman yang baru. Jika engkau tidak mengakui Kristus, dan terlebih lagi, mengutuk, menghujat, atau menganiaya Dia, engkau pasti akan dibakar untuk selama-lamanya, dan tidak akan pernah masuk ke dalam kerajaan Tuhan. Ini karena Kristus ini sendiri adalah pengungkapan Roh Kudus, pengungkapan Tuhan, Dia yang telah Tuhan percayakan untuk melakukan pekerjaan-Nya di bumi, dan karena itu Kukatakan bahwa jika engkau tidak bisa menerima segala hal yang dilakukan oleh Kristus akhir zaman, itu berarti engkau menghujat Roh Kudus. Hukuman setimpal bagi mereka yang menghujat Roh Kudus sangat jelas bagi semua orang. Aku juga memberitahumu hal ini: Jika engkau menentang Kristus akhir zaman, jika engkau menolak Kristus akhir zaman, tidak ada seorang pun yang dapat menanggung akibatnya bagimu. Selain itu, sejak saat itu dan seterusnya, engkau tidak akan memiliki kesempatan lain untuk memperoleh perkenanan Tuhan; sekalipun engkau ingin menebus dirimu, engkau tidak akan dapat lagi melihat wajah Tuhan. Ini karena yang kautentang bukanlah seorang manusia, yang kautolak bukanlah manusia yang tidak berarti, melainkan Kristus. Tahukah engkau apa akibatnya jika melakukan hal ini? Engkau bukan sedang melakukan kesalahan kecil, tetapi melakukan dosa yang mengerikan. Dan karena itu, Aku menasihati setiap orang untuk tidak memperlihatkan taringmu dan mengacungkan cakarmu atau melontarkan kritik yang gegabah di hadapan kebenaran, karena hanya kebenaran yang dapat membawakan hidup bagimu, dan tidak ada hal lain selain kebenaran yang dapat memungkinkanmu untuk dilahirkan kembali dan melihat lagi wajah Tuhan.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 58

Bahwa misteri-Ku tersingkap dan terwujud secara terbuka, serta tak lagi tersembunyi, itu sepenuhnya karena kasih karunia dan belas kasihan-Ku. Selain itu, bahwa firman-Ku tampak di antara manusia, dan tak lagi tersembunyi, itu juga karena kasih karunia dan belas kasihan-Ku. Aku mengasihi semua orang yang dengan tulus mengorbankan diri mereka bagi-Ku dan mengabdikan diri kepada-Ku. Aku membenci semua orang yang lahir dari-Ku tetapi tidak mengenal-Ku, dan bahkan menentang-Ku. Aku tidak akan menelantarkan siapa pun yang bersikap tulus untuk-Ku; sebaliknya, Aku akan melipatgandakan berkat orang itu. Aku akan menghukum berlipat ganda orang-orang yang tidak tahu berterima kasih, dan Aku tidak akan melepaskan mereka pergi dengan mudah. Di dalam kerajaan-Ku tidak ada kebengkokan atau tipu daya, dan tidak ada keduniawian; artinya, tidak ada bau orang mati. Sebaliknya, semua yang ada hanyalah kejujuran dan kebenaran; semua yang ada hanyalah kesucian dan keterbukaan, tanpa ada yang tersembunyi atau ditutup-tutupi. Semuanya segar, semuanya menyenangkan, dan semuanya membangun kerohanian. Siapa pun yang masih berbau kematian tidak mungkin dengan cara apa pun dapat tetap berada dalam kerajaan-Ku, dan sebaliknya akan diperintah oleh gada besi-Ku. Semua misteri tanpa akhir, sejak zaman dahulu hingga kini, sepenuhnya disingkapkan kepada engkau semua—sekelompok orang yang didapatkan oleh-Ku pada akhir zaman. Tidakkah engkau semua merasa diberkati? Terlebih lagi, hari-hari ketika semuanya disingkapkan secara terbuka, adalah hari-hari di mana engkau semua turut serta dalam pemerintahan-Ku.

Sekelompok orang yang benar-benar memerintah sebagai raja bergantung pada penentuan dan pemilihan-Ku sebelumnya, dan sama sekali tidak ada kehendak manusia di dalamnya. Siapa pun yang berani mengambil bagian dalam hal ini harus menderita pukulan tangan-Ku, dan orang-orang seperti itu akan menjadi sasaran api-Ku yang menyala-nyala; inilah sisi lain dari kebenaran dan kemegahan-Ku. Aku telah mengatakan bahwa Aku berkuasa atas segala sesuatu, Aku adalah Tuhan yang berhikmat dan memegang otoritas penuh, dan Aku tidak bersikap lunak terhadap siapa pun; Aku benar-benar tak mengenal belas kasihan, sama sekali tanpa perasaan pribadi. Aku memperlakukan siapa pun dengan kebenaran, keadilan, dan kemegahan-Ku (tidak peduli sepintar apa pun ia berbicara, aku tidak akan melepaskannya), seraya memungkinkan setiap orang untuk melihat dengan lebih baik keajaiban perbuatan-Ku, serta apa arti perbuatan-Ku. Satu demi satu, Aku menghukum roh-roh jahat atas segala macam perbuatan yang mereka lakukan, dan melemparkan mereka masing-masing ke dalam jurang maut. Pekerjaan ini Kuselesaikan sebelum awal masa, meninggalkan mereka tanpa kedudukan, meninggalkan mereka tanpa tempat untuk melakukan pekerjaan mereka. Tak satu pun dari umat pilihan-Ku—mereka yang telah ditentukan sebelumnya dan dipilih oleh-Ku—dapat dikuasai oleh roh-roh jahat, sebaliknya mereka akan selalu kudus. Adapun bagi mereka yang belum Kutentukan dan Kupilih, Aku akan menyerahkan mereka kepada Iblis, dan tidak lagi membiarkan mereka tetap tinggal. Dalam segala aspek, ketetapan administratif-Ku melibatkan kebenaran dan kemegahan-Ku. Aku tidak akan melepaskan satu pun dari mereka yang diperalat oleh Iblis, tetapi melemparkan mereka beserta tubuh mereka ke alam maut, karena Aku membenci Iblis. Aku sama sekali tidak akan mengampuninya dengan mudah, tetapi akan benar-benar memusnahkannya, tidak memberinya kesempatan sedikit pun untuk melakukan pekerjaannya. Orang-orang telah dirusak oleh Iblis hingga taraf tertentu (yakni, mereka yang menjadi sasaran malapetaka) berada di bawah pengaturan tangan-Ku sendiri yang penuh hikmat. Jangan berpikir hal ini telah terjadi sebagai akibat keganasan Iblis; ketahuilah bahwa Akulah Tuhan Yang Mahakuasa yang menguasai alam semesta dan segala sesuatu! Bagi-Ku, tidak ada masalah yang tak dapat diselesaikan, dan terlebih lagi tidak ada sesuatu pun yang tidak dapat dilaksanakan atau firman apa pun yang tidak dapat diucapkan. Manusia tidak boleh bertindak sebagai penasihat-Ku. Berhati-hatilah agar tidak dipukul jatuh oleh tangan-Ku dan dilemparkan ke alam maut. Aku memberitahukan hal ini kepadamu! Mereka yang secara proaktif bekerja sama dengan-Ku sekarang ini adalah orang-orang yang paling cerdas, dan mereka akan terhindar dari kerugian dan luput dari derita penghakiman. Semua ini adalah pengaturan-Ku, yang telah ditentukan oleh-Ku. Jangan membuat komentar yang tidak bijaksana dan jangan berbicara muluk-muluk, mengira bahwa engkau sangat hebat. Bukankah semua ini terjadi melalui penentuan-Ku? Engkau, yang ingin menjadi penasihat-Ku, sungguh tak tahu malu! Engkau tidak mengetahui tingkat pertumbuhanmu sendiri; betapa kecil dan menyedihkannya tingkat pertumbuhanmu itu! Meski demikian, engkau berpikir ini bukan masalah besar, dan engkau tidak mengenal dirimu sendiri. Berulang kali, engkau semua menutup telinga terhadap firman-Ku, ini membuat upaya-Ku yang susah payah menjadi sia-sia, dan engkau sama sekali tidak menyadari bahwa upaya-Ku itu adalah perwujudan dari kasih karunia dan belas kasihan-Ku. Sebaliknya, engkau mencoba untuk memamerkan kepintaranmu sendiri berulang kali. Ingatkah engkau akan hal ini? Hajaran apa yang harus diterima oleh orang, yang berpikir mereka sangat pintar? Masa bodoh dan tidak setia pada firman-Ku, dan tidak memeteraikan firman itu dalam hatimu, engkau memanfaatkan diri-Ku sebagai alasan untuk melakukan ini dan itu. Dasar pelaku kejahatan! Kapankah engkau akan mampu sepenuhnya mempertimbangkan hati-Ku? Engkau tidak memiliki pertimbangan akan hal itu, jadi menyebutmu semua sebagai "pelaku kejahatan" bukanlah perlakuan buruk terhadapmu. Ini sangat pantas bagimu!

Hari ini Aku menunjukkan kepadamu, satu per satu, perkara-perkara yang dahulu tersembunyi. Si naga merah yang sangat besar dilemparkan ke dalam jurang maut dan dimusnahkan sepenuhnya, karena mempertahankannya tidak akan ada gunanya sama sekali; ini berarti dia tidak dapat melakukan pelayanan bagi Kristus. Selanjutnya, segala hal yang merah tidak akan ada lagi; lambat laun, mereka pasti melemah dan akhirnya menghilang. Aku melakukan apa yang Kukatakan; ini adalah penggenapan dari pekerjaan-Ku. Singkirkan gagasan manusia; semua yang telah Kukatakan, telah Kulakukan. Siapa pun yang bersikap sok pintar hanya akan membawa pemusnahan dan penghinaan atas diri mereka sendiri, dan tidak ingin hidup. Karena itu, Aku akan memuaskan engkau, dan pasti tidak akan mempertahankan orang-orang seperti itu. Setelah ini, penduduk akan meningkat dalam hal keunggulan, sedangkan semua orang yang tidak bekerja sama secara proaktif dengan-Ku akan tersapu ke dalam ketiadaan. Orang-orang yang telah Kuperkenan adalah mereka yang akan Kusempurnakan, dan Aku tidak akan membuang satu pun dari mereka. Tidak ada kontradiksi dalam apa yang Kukatakan. Orang-orang yang tidak bekerja sama secara proaktif dengan-Ku akan menderita lebih banyak hajaran, meskipun pada akhirnya, Aku pasti akan menyelamatkan mereka. Namun, pada saat itu, taraf kehidupan mereka akan sangat berbeda. Inginkah engkau menjadi orang seperti itu? Bangkitlah dan bekerjasamalah dengan-Ku! Aku pasti tidak akan memperlakukan dengan buruk siapa pun yang dengan tulus mengorbankan diri bagi-Ku. Siapa pun dari kalian yang dengan sungguh-sungguh mengabdikan diri kepada-Ku. Aku akan mencurahkan semua berkat-Ku atasmu. Persembahkanlah dirimu sepenuhnya kepada-Ku! Apa yang engkau makan, apa yang engkau pakai, dan masa depanmu semuanya ada dalam tangan-Ku; Aku akan mengatur semuanya sebagaimana mestinya, memungkinkanmu untuk menikmati tanpa akhir dan memiliki persediaan yang tidak ada habisnya. Ini karena Aku telah mengatakan, "Siapa pun di antaramu yang dengan tulus mengorbankan diri untuk-Ku, Aku pasti akan sangat memberkati engkau semua." Semua berkat akan datang pada setiap orang yang dengan tulus mengorbankan dirinya bagi-Ku.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Perkataan Kristus pada Mulanya, Bab 70"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 59

Orang banyak bersorak menyambut-Ku, orang banyak memuji-Ku; semua mulut menyerukan satu-satunya Tuhan yang benar, semua orang membuka matanya menyaksikan perbuatan-perbuatan-Ku. Kerajaan turun ke dunia manusia, pribadi-Ku kaya dan berkelimpahan. Siapa yang tidak akan bergirang karena ini? Siapa yang tidak akan menari penuh sukacita? Oh, Sion! Angkatlah panji kemenanganmu untuk merayakan Aku! Nyanyikan lagu kemenangan dan sebarkan nama-Ku yang kudus! Semua ciptaan hingga yang di ujung di bumi! Segeralah tahirkan dirimu agar engkau dapat menjadi persembahan bagi-Ku! Bintang-bintang di langit! Segeralah kembali ke tempatmu untuk memperlihatkan kuasa-Ku yang dahsyat di cakrawala! Telinga-Ku mendengar dengan saksama suara orang-orang di bumi, yang mencurahkan kasih dan penghormatan mereka yang tak terbatas dalam nyanyian! Hari ini, saat semua ciptaan kembali hidup, Aku turun ke dunia manusia. Pada saat ini, pada saat teramat penting ini, semua bunga bermekaran sempurna, semua burung bernyanyi dalam satu suara, segala sesuatu bergetar penuh sukacita! Di tengah suara sorak penghormatan bagi kerajaan, kerajaan Iblis tumbang, musnah dalam gemuruh nyanyian kerajaan, tidak pernah bangkit lagi!

Siapakah di bumi yang berani bangkit dan menentang? Saat Aku turun ke bumi, Aku membawa api, membawa murka, membawa segala macam bencana. Kerajaan di bumi sekarang adalah kerajaan-Ku! Di langit, awan gemetar dan bergelung; di bawah langit, sungai dan danau bergelora dan dengan gembira memainkan melodi yang indah. Binatang yang tidur keluar dari sarangnya, dan semua orang yang tidur dibangunkan oleh-Ku. Hari yang dinanti semua orang akhirnya tiba! Mereka mempersembahkan lagu yang terindah kepada-Ku!

Di saat indah ini, di saat yang menggembirakan ini,

puji-pujian terdengar nyaring di mana-mana, di langit yang di atas dan di bumi yang di bawah. Siapa yang tidak akan bersukacita karena ini?

Hati siapa yang tidak akan bersuka? Siapa yang tidak akan menangis menyaksikan ini?

Langit bukan lagi langit yang lama, sekarang langit adalah langit kerajaan.

Bumi bukan lagi bumi yang sama, sekarang bumi adalah tanah yang kudus.

Setelah hujan deras berlalu, dunia lama yang kotor dijadikan baru seluruhnya.

Gunung berubah ... air berubah ...

manusia juga berubah ... segala sesuatu berubah ....

Hai, gunung yang sunyi! Bangkit dan menarilah bagi-Ku!

Hai, air yang tenang! Mengalirlah dengan bebas!

Manusia-manusia yang tertidur! Bangunkan dirimu dan bergegaslah!

Aku telah datang ... Akulah Raja ....

Semua orang akan memandang wajah-Ku dengan mata kepala mereka sendiri, akan mendengar suara-Ku dengan telinga mereka sendiri,

akan mengalami sendiri kehidupan di kerajaan ....

Betapa manisnya ... betapa indahnya ....

Tak terlupakan ... tak mungkin dapat dilupakan ....


Dalam murka-Ku yang menyala-nyala, naga merah yang sangat besar berjuang;

dalam kemegahan penghakiman-Ku, setan-setan memperlihatkan bentuk aslinya;

dalam firman-Ku yang keras, semua orang merasa sangat malu, tak punya tempat untuk bersembunyi.

Mereka mengingat masa lalu, bagaimana mereka mengejek dan mencemooh Aku.

Selalu memamerkan diri mereka sendiri, selalu memberontak terhadap-Ku.

Hari ini, siapa yang tidak menangis? Siapa yang tidak merasa menyesal?

Seluruh dunia semesta dipenuhi tangisan ...

dipenuhi suara sukacita ... dipenuhi tawa gembira ....

Sukacita tak tertandingi ... sukacita yang tak ada bandingannya ....


Gerimis turun ... serpihan salju turun ....

Dalam batin manusia, kesedihan dan sukacita bercampur ... sebagian tertawa ...

sebagian terisak ... sebagian bersorak sorai ....

Seakan-akan semua orang lupa ... apakah ini musim semi yang basah dan mendung,

ataukah musim panas dengan bunga bermekaran, ataukah musim gugur yang melimpah dengan hasil panen,

ataukah musim dingin yang sedingin embun beku dan es, tak seorang pun tahu ....

Di langit awan berarak, di bumi laut bergejolak.

Anak-anak melambaikan tangan ... orang-orang menggerakkan kaki sambil menari ....

Malaikat bekerja ... malaikat menggembalakan ....

Orang-orang di bumi sibuk, semua yang ada di bumi berlipat ganda.


—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Kidung Kerajaan"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 60

Setiap pribadi di antara umat manusia harus menerima pemeriksaan Roh-Ku, setiap kata-kata dan tindakan mereka harus diteliti secara saksama, dan terlebih lagi, harus merenungkan perbuatan-Ku yang menakjubkan. Bagaimanakah perasaan engkau semua pada saat kedatangan kerajaan di bumi? Ketika anak-anak dan umat-Ku datang berbondong-bondong ke takhta-Ku, Aku secara resmi memulai penghakiman di hadapan takhta putih yang besar. Dengan kata lain, saat Aku memulai pekerjaan-Ku di bumi secara pribadi, dan saat zaman penghakiman mendekati akhirnya, Aku mulai mengarahkan firman-Ku ke seluruh alam semesta, dan melepaskan suara Roh-Ku ke seluruh alam semesta. Melalui firman-Ku, Aku akan membersihkan semua orang dan benda yang ada di langit dan di bumi, sehingga tanah tidak lagi najis dan tidak bermoral, tetapi menjadi kerajaan yang kudus. Aku akan memperbarui segala sesuatu, sehingga semua itu akan tersedia untuk dipakai oleh-Ku, sehingga segala sesuatu tidak akan lagi memiliki napas duniawi, dan tidak lagi dinodai oleh bau tanah. Di bumi, manusia telah meraba-raba untuk mengetahui tujuan dan asal-usul firman-Ku, dan telah mengamati perbuatan-Ku, tetapi tak seorang pun pernah benar-benar mengetahui asal-usul firman-Ku, dan tak seorang pun pernah benar-benar melihat keajaiban perbuatan-Ku. Sekarang inilah, saat Aku datang secara pribadi di antara manusia dan berfirman, barulah manusia memiliki sedikit pengetahuan tentang diri-Ku, menyingkirkan ruang yang ditempati oleh "Aku" dalam pikiran mereka dan sebagai gantinya menciptakan ruang untuk Tuhan yang nyata dalam kesadaran mereka. Manusia memiliki gagasan dan penuh keingintahuan; siapakah yang tidak ingin melihat Tuhan? Siapakah yang tidak ingin bertemu Tuhan? Akan tetapi, satu-satunya hal yang memenuhi tempat tertentu dalam hati manusia adalah Tuhan yang manusia rasakan bersifat samar dan abstrak. Siapakah yang akan menyadari hal ini jika Aku tidak mengatakannya secara jelas kepada mereka? Siapakah yang akan benar-benar percaya, dengan kepastian dan bahkan tanpa keraguan sedikit pun bahwa Aku sungguh ada? Ada perbedaan besar antara "Aku" dalam hati manusia dan "Aku" dalam kenyataan, dan tak seorang pun yang mampu membandingkan keduanya. Jika Aku tidak menjadi daging, manusia tidak akan pernah mengenal Aku, dan bahkan jika dia datang untuk mengenal Aku, bukankah pengetahuan tersebut masih berupa gagasan? Setiap hari Aku berjalan di antara kerumunan manusia, dan setiap hari Aku bekerja dalam diri setiap orang. Saat manusia benar-benar melihat-Ku, dia akan dapat mengenal-Ku dalam firman-Ku, dan akan memahami cara-Ku berbicara serta maksud-maksud-Ku.

Saat kerajaan secara resmi datang di bumi, manakah di antara segala sesuatu yang tidak diam? Siapakah di antara semua manusia yang tidak merasa takut? Aku berjalan ke mana-mana di seluruh alam semesta, dan segalanya diatur secara pribadi oleh-Ku. Pada saat ini, siapa yang tidak mengetahui bahwa perbuatan-Ku menakjubkan? Tangan-Ku menggenggam segala sesuatu, tetapi Aku juga di atas segala sesuatu. Saat ini, bukankah inkarnasi-Ku dan kehadiran pribadi-Ku di antara manusia merupakan makna sejati dari kerendahhatian dan ketersembunyian-Ku? Secara lahiriah, banyak orang memuji kebaikan-Ku dan memuji keindahan-Ku, tetapi siapakah yang sungguh-sungguh mengenal-Ku? Saat ini, mengapa Aku bertanya apakah engkau semua mengenal-Ku? Bukankah tujuan-Ku adalah untuk mempermalukan si naga merah yang sangat besar? Aku tidak ingin memaksa manusia untuk memuji-Ku, tetapi untuk membuatnya mengenal-Ku, yang melaluinya dia akan datang untuk mengasihi-Ku, dan oleh karena itu memuji-Ku. Pujian semacam itu sangat berharga, dan bukan omong kosong; hanya pujian seperti ini yang bisa mencapai takhta-Ku dan membubung ke langit. Karena manusia telah dicobai dan dirusak Iblis, karena dia telah dikendalikan oleh gagasan dan pemikiran, Aku telah menjadi daging untuk secara pribadi menaklukkan seluruh umat manusia, untuk mengungkapkan seluruh gagasan manusia, dan menghancurkan pemikiran manusia. Sebagai hasilnya, manusia tidak lagi menyombongkan dirinya di hadapan-Ku, dan tidak lagi melayani-Ku menggunakan gagasannya sendiri, dan dengan demikian "Aku" dalam gagasan manusia sepenuhnya dihilangkan. Saat kerajaan datang, hal pertama yang Kulakukan adalah memulai tahap pekerjaan ini, dan Aku melakukannya di antara umat-Ku. Sebagai umat-Ku yang terlahir di negeri si naga merah yang sangat besar, tentunya tidak hanya sedikit, atau sebagian, racun si naga merah yang sangat besar yang ada dalam dirimu. Jadi, tahap pekerjaan-Ku ini terutama difokuskan pada diri engkau semua, dan ini adalah satu aspek dari makna penting inkarnasi-Ku di Tiongkok. Sebagian besar orang bahkan tidak mampu memahami cuplikan firman yang Kuucapkan, dan jika mereka paham, pemahaman mereka kabur dan bercampur aduk. Ini adalah titik balik dalam metode yang Kugunakan untuk berfirman. Jika semua orang mampu membaca firman-Ku dan memahami maknanya, lalu siapakah di antara manusia yang dapat diselamatkan, dan tidak dicampakkan ke dalam dunia orang mati? Saat manusia mengenal-Ku dan tunduk kepada-Ku, itu adalah waktu ketika Aku beristirahat, dan akan menjadi waktu yang tepat bagi manusia untuk mampu memahami makna firman-Ku. Saat ini, tingkat pertumbuhan engkau semua terlalu rendah—sangat amat rendah, bahkan tidak layak untuk diangkat—apalagi pengetahuanmu tentang diri-Ku.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 11"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 61

Ketika kilat menyambar dari Timur, yang juga merupakan momen yang tepat saat Aku mulai mengucapkan firman-Ku—ketika kilat menyambar, seluruh alam semesta diterangi, dan perubahan terjadi pada semua bintang. Seluruh umat manusia seolah-olah telah mengalami pembersihan. Di bawah berkas sinar cahaya dari Timur ini, seluruh umat manusia terungkap dalam bentuk asli mereka, mata mereka tersilau, tidak yakin harus berbuat apa, apalagi bagaimana menyembunyikan sisi buruk mereka. Mereka juga seperti binatang yang melarikan diri dari cahaya-Ku dan berlindung dalam gua-gua di gunung—tetapi tak seorang pun dari antara mereka yang dapat terhindar dari cahaya-Ku. Semua manusia tercengang, semua sedang menunggu, semua sedang menyaksikan; dengan kedatangan cahaya-Ku, semua manusia bersukacita karena hari mereka dilahirkan, dan demikian pula semua manusia mengutuk hari mereka dilahirkan. Emosi yang saling bertentangan tidak mungkin diungkapkan; air mata mencela diri sendiri membentuk sungai, dan terbawa arus sungai yang sangat deras, lenyap tanpa bekas dalam sekejap. Sekali lagi, hari-Ku semakin mendekati seluruh umat manusia, sekali lagi membangunkan umat manusia, memberi ymat manusia awal yang baru lagi. Jantung-Ku berdebar dan, mengikuti irama detak jantung-Ku, gunung-gunung melonjak kegirangan, perairan menari dengan sukacita, dan ombak menghantam karang berbatu. Sulit untuk mengungkapkan apa yang ada di hati-Ku. Aku ingin semua hal najis dibakar menjadi abu dalam tatapan-Ku; Aku ingin membuat semua anak pemberontak lenyap dari hadapan mata-Ku, tidak pernah lagi tetap hidup. Aku tidak hanya telah membuat sebuah awal yang baru di tempat kediaman si naga merah yang sangat besar, Aku juga telah memulai pekerjaan yang baru di alam semesta. Semua kerajaan di bumi tidak lama lagi akan menjadi kerajaan-Ku; semua kerajaan di bumi tidak lama lagi akan lenyap selamanya oleh karena kerajaan-Ku, karena Aku telah meraih kemenangan, karena Aku telah datang kembali dalam kemenangan. Si naga merah yang sangat besar telah menggunakan segala cara untuk mengganggu rencana-Ku, dengan harapan untuk menghapus pekerjaan-Ku di bumi, tetapi bisakah Aku patah semangat oleh rencananya yang curang? Bisakah Aku takut sampai kehilangan kepercayaan diri karena ancamannya? Belum pernah ada satu makhluk pun di surga atau di bumi yang tidak Kugenggam dalam tangan-Ku; apalagi si naga merah yang sangat besar, alat yang berfungsi sebagai kontras bagi-Ku ini. Bukankah dia juga adalah sebuah objek yang akan dikendalikan dengan tangan-Ku?

Selama inkarnasi-Ku di dunia manusia, umat manusia telah tanpa sadar berada di bawah bimbinganku hingga saat ini dan tanpa sadar mulai mengenal-Ku. Namun, mengenai bagaimana menapaki jalan yang terbentang di depan, tak seorang pun yang tahu, tak seorang pun sadar—apalagi punya petunjuk ke arah mana jalan tersebut akan membawa mereka. Dengan Yang Mahakuasa mengawasi mereka barulah orang akan dapat menempuh jalan sampai akhir; hanya dipandu oleh kilat di Timur, orang akan dapat melintasi ambang yang membawa ke kerajaan-Ku. Di antara manusia, belum pernah ada orang yang melihat wajah-Ku, yang pernah melihat kilat di Timur; apalagi yang pernah mendengar perkataan dari takhta-Ku. Sebenarnya, sejak zaman purbakala, tak seorang manusia pun yang pernah bersentuhan langsung dengan pribadi-Ku; sekarang, setelah Aku datang ke dunia barulah manusia memiliki kesempatan untuk melihat-Ku. Namun bahkan sekarang pun, manusia masih belum mengenal-Ku, sama seperti mereka hanya memandang wajah-Ku dan hanya mendengar suara-Ku, tetapi tidak memahami maksud-Ku. Semua manusia seperti ini. Sebagai bagian dari umat-Ku, apakah engkau semua tidak merasa sangat bangga saat melihat wajah-Ku? Dan apakah engkau tidak merasa malu karena tidak mengenal-Ku? Aku berjalan di antara manusia dan hidup di antara manusia, karena Aku telah menjadi daging dan Aku telah datang ke dunia manusia. Tujuan-Ku bukan hanya supaya manusia dapat melihat daging-Ku; lebih penting lagi, supaya umat manusia dapat mengenal-Ku. Lebih dari itu, melalui daging inkarnasi-Ku, Aku akan menghukum manusia atas segala dosa mereka; melalui daging inkarnasi-Ku, Aku akan menaklukkan si naga merah yang sangat besar dan membasmi sarangnya.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 12"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 62

Manusia di seluruh alam semesta merayakan kedatangan hari-Ku, dan para malaikat berjalan di antara umat-Ku. Ketika Iblis menimbulkan gangguan, para malaikat, karena pelayanan mereka di surga, selalu membantu umat-Ku. Para malaikat tidak disesatkan oleh setan karena kelemahan manusia, tetapi karena gempuran kekuatan kegelapan, mereka berusaha jauh lebih keras untuk mengalami kehidupan manusia melewati kabut. Semua umat-Ku menyerah di bawah nama-Ku dan tak seorang pun yang pernah bangkit untuk menentang-Ku secara terbuka. Karena pekerjaan para malaikat, manusia menerima nama-Ku, dan mereka semua berada di tengah aliran pekerjaan-Ku. Dunia sedang runtuh! Babel sedang lumpuh! Oh, dunia keagamaan! Bagaimana mungkin itu tidak dimusnahkan oleh otoritas-Ku di bumi? Siapa yang masih berani memberontak terhadap-Ku dan menentang-Ku? Ahli-ahli Tauratkah? Semua pejabat di kalangan agamakah? Pemerintah dan otoritas di bumikah? Malaikatkah? Siapa yang tidak merayakan kesempurnaan dan kepenuhan tubuh-Ku? Di antara semua bangsa, siapakah yang tidak akan menyanyikan pujian tanpa henti, dan siapakah yang tidak akan tanpa henti-hentinya bahagia karena Aku? Aku tinggal di negeri si naga merah yang sangat besar bersarang, tetapi ini tidak membuat-Ku gemetar ketakutan atau kabur, karena semua rakyatnya telah mulai membencinya. Belum pernah ada yang melakukan "tugas"-nya di hadapan si naga demi si naga; sebaliknya, segala sesuatu bertindak sesuai keinginan mereka sendiri, dan masing-masing berjalan dengan caranya sendiri. Bagaimana mungkin negara-negara di bumi tidak binasa? Bagaimana mungkin negara-negara di bumi tidak jatuh? Bagaimana mungkin umat-Ku tidak bersorak gembira? Bagaimana mungkin mereka tidak bernyanyi dengan sukacita? Apakah ini pekerjaan manusia? Apakah ini perbuatan tangan manusia? Aku memberi manusia akar keberadaannya dan menyediakan baginya benda-benda materi, tetapi dia tidak puas dengan keadaannya saat ini dan meminta untuk masuk kerajaan-Ku. Tetapi bagaimana bisa dia masuk kerajaan-Ku dengan mudah, tanpa harus membayar harga dan tanpa mau memberikan pengabdian yang tidak egois? Bukannya meminta sesuatu dari manusia, Aku membuat tuntutan untuk dipenuhinya, sehingga kerajaan-Ku di bumi akan penuh dengan kemuliaan. Manusia telah dibimbing oleh-Ku ke dalam zaman sekarang, dia hidup dalam keadaan ini, dan dia hidup di tengah bimbingan terang-Ku. Jika bukan karena hal ini, siapakah di antara manusia di bumi yang akan tahu masa depan mereka? Siapakah yang akan mengerti maksud-Ku? Aku menambahkan ketentuan-Ku kepada persyaratan manusia; tidakkah ini sesuai dengan hukum alam?

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 22"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 63

Di dalam kerajaan-Ku, banyak sekali dari antara ciptaan yang mulai bangkit kembali dan mendapatkan kembali kekuatan hidup mereka. Karena perubahan keadaan di bumi, batasan antara satu daratan dengan yang lain juga mulai bergeser. Sebelumnya, Aku telah menubuatkan bahwa saat daratan terpisah dari daratan, dan daratan bersatu dengan daratan, ini akan menjadi saat Aku akan menghancurkan setiap negara menjadi berkeping-keping. Pada waktu inilah, Aku akan memperbarui semua ciptaan dan memisahkan ulang seluruh alam semesta, dengan demikian menata alam semesta secara teratur dan mengubah keadaan yang lama menjadi baru—inilah rencana-Ku dan inilah pekerjaan-Ku. Ketika setiap negara dan setiap umat pilihan-Ku kembali ke hadapan takhta-Ku, Aku akan langsung menganugerahkan seluruh kelimpahan surgawi kepada dunia manusia, sehingga, berkat Aku, dunia itu akan penuh dengan kelimpahan yang tak tertandingi. Sementara dunia yang lama masih ada, Aku akan melontarkan murka-Ku kepada setiap negara dan menetapkan ketetapan administratif yang diumumkan kepada seluruh alam semesta, dan siapa pun yang melanggarnya akan dihajar:

Ketika Aku berfirman kepada seluruh alam semesta, semua orang mendengar suara-Ku, yang berarti semua orang melihat semua perbuatan yang telah Kulaksanakan di seluruh alam semesta. Mereka yang melawan maksud-maksud-Ku, yang berarti, mereka yang melawan-Ku dengan menggunakan perbuatan manusia, akan tumbang di tengah hajaran-Ku. Aku akan memperbarui sangat banyak bintang di langit; berkat Aku, matahari dan bulan akan diperbarui, langit tidak akan lagi seperti sebelumnya; dan segala sesuatu di bumi akan diperbarui—semua ini akan terlaksana karena firman-Ku. Semua negara di seluruh alam semesta akan dibagi ulang dan digantikan oleh kerajaan-Ku, sehingga negara-negara di muka bumi akan lenyap selamanya, dan hanya akan ada kerajaan yang menyembah Aku; semua negara di bumi akan dihancurkan, dan tidak akan ada lagi. Mengenai manusia di seluruh alam semesta, semua orang yang berasal dari setan-setan akan dimusnahkan. Semua orang yang menyembah Iblis akan ditumbangkan di tengah api-Ku yang menyala-nyala—itu berarti, kecuali mereka yang sekarang berada di dalam aliran ini, semua orang akan diubah menjadi abu. Ketika Aku menghajar segala bangsa, dunia keagamaan, hingga taraf berbeda, akan kembali ke kerajaan-Ku dan ditaklukkan melalui perbuatan-Ku, karena mereka telah melihat bahwa "Yang Mahakudus yang berada di atas awan putih" telah datang. Semua orang akan dipilah sesuai jenis mereka, dan akan menerima berbagai hajaran yang sepadan dengan perbuatan mereka; semua orang yang telah menentang Aku akan binasa, dan mereka yang perbuatannya di bumi tidak melibatkan Aku, karena cara mereka berperilaku, mereka akan terus berada di bumi di bawah pemerintahan anak-anak-Ku dan umat-Ku. Aku akan menampakkan diri kepada semua negara dan semua orang, dan Aku akan mengungkapkan suara-Ku sendiri di bumi, menyatakan selesainya pekerjaan besar-Ku, memungkinkan semua orang menyaksikan hal ini dengan mata kepala mereka sendiri.

Saat perkataan-Ku makin mendalam, Aku juga mengamati keadaan alam semesta. Melalui firman-Ku, segala sesuatu dijadikan baru. Langit berubah, demikian juga bumi. Umat manusia disingkapkan sehingga memperlihatkan wujud aslinya dan perlahan-lahan, semua manusia digolongkan menurut jenisnya, dan tanpa disadari kembali ke "keluarga" mereka. Ini sangat menyenangkan-Ku. Aku bebas dari gangguan dan, tanpa terasa, pekerjaan besar-Ku telah terlaksana, dan segala sesuatu telah berubah. Ketika Aku menciptakan dunia, Aku menggolongkan segala sesuatu menurut jenisnya, menggolongkan segala sesuatu yang berwujud. Ketika akhir dari rencana pengelolaan-Ku makin mendekat, Aku akan memulihkan keadaan ciptaan seperti sebelumnya; Aku akan memulihkan segala sesuatu seperti keadaannya yang semula, mengubah segala sesuatunya secara menyeluruh, dan membuat segala sesuatu berjalan sesuai dengan rencana-Ku. Saatnya telah tiba! Tahap terakhir dari rencana-Ku akan segera selesai. Ah, dunia lama yang kotor! Itu pasti akan jatuh di tengah firman-Ku! Itu pasti akan dimusnahkan tanpa bekasnya oleh rencana-Ku! Ah, segala sesuatu! Semua itu akan memperoleh hidup yang baru di tengah firman-Ku—semua itu akan memiliki Yang Berdaulat! Ah, dunia baru yang disucikan dan tak bercacat! Itu pasti akan hidup kembali di tengah kemuliaan-Ku! Ah, Bukit Sion! Jangan diam lagi—Aku telah kembali dengan penuh kemenangan! Aku mengamati seluruh bumi di tengah segala sesuatu. Manusia di bumi telah memulai hidup yang baru dan memiliki harapan baru. Ah, umat-Ku! Bagaimana mungkin engkau tidak hidup kembali di tengah terang-Ku? Bagaimana mungkin engkau tidak melompat kegirangan di bawah bimbingan-Ku? Daratan bersorak-sorai, air bergemuruh dalam tawa riang! Ah, Israel yang telah bangkit! Bagaimana mungkin engkau tidak merasa bangga akan penetapan-Ku? Siapa yang telah menangis? Siapa yang telah meratap? Israel yang lama sudah tidak ada lagi, dan Israel zaman sekarang telah bangkit, berdiri tegak dan menjulang tinggi di dunia, serta telah bangkit di hati seluruh umat manusia. Israel zaman sekarang pasti akan memperoleh landasan bagi keberadaannya karena umat-Ku! Ah, Mesir yang patut dibenci! Apakah kau benar-benar tetap menentang-Ku? Bagaimana mungkin engkau memanfaatkan belas kasihan-Ku dan mencoba lolos dari hajaran-Ku? Bagaimana mungkin engkau tidak hidup dalam hajaran-Ku? Semua orang yang Kukasihi pasti akan hidup untuk selama-lamanya, dan semua orang yang menentang-Ku pasti akan Kuhajar untuk selama-lamanya. Karena Aku adalah Tuhan yang cemburu dan Aku tidak akan dengan mudah mengampuni semua manusia atas segala sesuatu yang telah mereka perbuat. Aku akan memeriksa seluruh bumi, dan menampakkan diri di Timur dunia dengan kebenaran, kemegahan, murka, dan hajaran, Aku akan menampakkan diri-Ku kepada begitu banyak manusia!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 26"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 64

Ketika para malaikat memainkan musik untuk memuji-Ku, itu tidak bisa membangkitkan simpati-Ku terhadap manusia. Hati-Ku langsung dipenuhi kesedihan, dan tidak mungkin menyingkirkan emosi menyakitkan ini. Dalam sukacita dan dukacita karena terpisah dan bersatu lagi dengan manusia, kita tidak mampu berbagi perasaan. Terpisah di surga di atas dan di bumi di bawah, jarang sekali manusia dan Aku bisa bertemu. Siapa yang bisa melepaskan diri dari nostalgia perasaan di masa lalu? Siapa yang bisa berhenti mengingat masa lalu? Siapa yang tidak berharap bahwa perasaan masa lalu akan terus berlanjut? Siapa yang tidak merindukan kedatangan-Ku kembali? Siapa yang tidak ingin melihat-Ku bersatu kembali dengan manusia? Hati-Ku sangat susah, dan roh manusia sangat khawatir. Walau sama-sama dalam roh, kami tidak bisa sering-sering bersama, dan kami tidak bisa sering-sering berjumpa. Karena itulah kehidupan semua manusia penuh dengan duka dan kurang vitalitas, karena manusia selalu mendambakan diri-Ku. Seakan manusia adalah benda yang dibuang dari surga; mereka meneriakkan nama-Ku di bumi, memandang-Ku dari tanah—tetapi bagaimana mereka bisa lolos dari rahang serigala buas? Bagaimana mereka bisa lolos dari ancaman dan godaannya? Bagaimana manusia tidak mengorbankan dirinya karena ketundukan pada pengaturan rencana-Ku? Ketika mereka memohon dengan sangat, Aku memalingkan wajah-Ku dari mereka, Aku tidak tahan memandangnya lagi; tetapi bagaimana bisa Aku tidak mendengar teriakan mereka yang menyakitkan? Aku akan memperbaiki ketidakadilan dalam dunia manusia. Aku akan melakukan pekerjaan-Ku dengan tangan-Ku sendiri di seluruh dunia, melarang Iblis menyakiti umat-Ku lagi, melarang musuh kembali melakukan apa pun sesuka mereka. Aku akan menjadi Raja di bumi dan memindahkan takhta-Ku ke sana, membuat semua musuh-Ku jatuh ke tanah dan mengakui kejahatan mereka di hadapan-Ku. Dalam kesedihan-Ku, tercampur kemarahan, Aku akan menginjak-injak seluruh alam semesta hingga rata, tidak menyisakan siapa pun, dan menyebarkan teror ke dalam hati musuh-musuh-Ku. Aku akan membuat seluruh bumi menjadi puing-puing, dan menjatuhkan musuh-musuh-Ku ke puing-puing itu sehingga mereka tidak bisa merusak umat manusia lagi. Rencana-Ku sudah tidak akan berubah, dan tidak ada seorang pun, siapa pun mereka, yang boleh mengubahnya. Saat Aku melayang-layang dalam kemuliaan di atas alam semesta, semua umat manusia akan dijadikan baru, dan segala sesuatu akan dihidupkan kembali. Manusia tidak akan lagi meratap, tidak akan lagi berseru meminta pertolongan-Ku. Lalu hati-Ku akan bersukacita dan manusia akan kembali kepada-Ku dalam perayaan. Seluruh alam semesta, dari atas sampai bawah, akan sorak dalam sukacita ...

Hari ini, di antara bangsa-bangsa di dunia, Aku melakukan pekerjaan yang akan Aku selesaikan. Aku bergerak di tengah umat manusia, melakukan semua pekerjaan dalam rencana-Ku, dan seluruh umat manusia memisah-misahkan bermacam bangsa di dunia sesuai dengan maksud-maksud-Ku. Orang-orang di bumi memfokuskan perhatian mereka kepada tempat tujuan mereka, karena harinya semakin mendekat, dan malaikat-malaikat sedang meniup sangkakala mereka. Tidak akan ada lagi penundaan, dan semua ciptaan akan mulai menari dalam sukacita. Siapa yang bisa memperpanjang hari-Ku sekehendak hatinya? Manusia di bumi? Atau bintang di langitkah? Atau para malaikat? Ketika Aku menyampaikan perkataan-Ku untuk memulai penyelamatan umat Israel, hari-Ku itu semakin mendekat bagi seluruh umat manusia. Semua orang takut kembalinya Israel. Ketika Israel kembali, saat itu akan menjadi hari kemuliaan-Ku, dan saat itu juga akan menjadi hari di mana segala sesuatu berubah dan diperbarui. Saat penghakiman yang benar akan segera menghadapi seluruh alam semesta, semua orang menjadi pengecut dan takut, karena di dunia manusia, kebenaran tidak terdengar. Ketika Surya kebenaran muncul, Timur akan disinari, dan kemudian akan menyinari seluruh alam semesta, menjangkau semua orang. Jika manusia bisa benar-benar menerapkan kebenaran-Ku, apa yang perlu ditakutkan? Umat-Ku seluruhnya menantikan kedatangan hari-Ku, mereka semua mendambakan tibanya hari-Ku. Mereka menantikan Aku membawa ganjaran kepada seluruh umat manusia dan mengatur tempat tujuan manusia dalam peran-Ku sebagai Surya kebenaran. Kerajaan-Ku akan mengambil bentuk di atas seluruh alam semesta dan takhta-Ku menempati hati ratusan juta orang. Dengan kerja sama para malaikat, pencapaian besar-Ku akan segera terpenuhi. Semua anak-Ku dan umat-Ku sangat menantikan kedatangan-Ku kembali, merindukan-Ku untuk kembali bersatu dengan mereka, tidak akan pernah terpisahkan lagi. Bagaimana mungkin seluruh umat kerajaan-Ku tidak bergegas menuju satu dengan yang lain dan bersukacita karena Aku bersama dengan mereka? Apakah ini adalah reuni yang tidak perlu ada harga yang harus dibayar? Aku dihormati di hadapan seluruh manusia, Aku disebut-sebut dalam ucapan mereka. Selain itu, ketika Aku kembali, Aku akan menaklukkan seluruh kekuatan musuh. Waktunya sudah tiba! Aku akan melaksanakan pekerjaan-Ku, Aku akan memerintah sebagai Raja di antara manusia! Aku akan datang kembali! Aku akan segera pergi! Inilah yang semua orang rindukan, inilah yang mereka inginkan. Aku akan membiarkan seluruh umat manusia melihat kedatangan hari-Ku, dan mereka semua akan menyambut kedatangan hari-Ku dengan sukacita!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 27"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 65

Di hari ketika segala sesuatu dibangkitkan, Aku datang ke antara manusia dan Aku telah menghabiskan siang dan malam yang indah bersama dengannya. Hanya pada titik inilah, manusia dapat merasakan sedikit bahwa Aku bisa didekati, dan saat interaksinya dengan-Ku semakin sering, ia melihat sebagian dari apa yang Aku miliki dan siapa diri-Ku—sebagai hasilnya, ia mendapat pengetahuan tentang Aku. Di antara semua manusia, Aku mengangkat kepala-Ku dan memperhatikan, dan mereka semua melihat-Ku. Namun, ketika bencana menimpa dunia, mereka segera menjadi cemas dan rupa-Ku menghilang dari hati mereka. Karena panik dengan datangnya bencana, mereka tidak memperhatikan dorongan-Ku. Bertahun-tahun Aku berjalan di antara manusia, tetapi ia tetap tidak sadar, dan tidak pernah mengenal-Ku. Sekarang Aku berfirman kepadanya tentang hal ini dengan mulut-Ku sendiri, sehingga semua manusia bisa datang ke hadapan-Ku untuk menerima sesuatu dari-Ku, tetapi mereka tetap menjaga jarak dari-Ku, sehingga mereka tidak mengenal-Ku. Ketika langkah kaki-Ku berjejak melintasi alam semesta dan ujung-ujung bumi, manusia akan mulai merenungkan dirinya sendiri dan semua orang akan datang kepada-Ku dan bersujud di hadapan-Ku dan menyembah-Ku. Ini akan menjadi hari Aku memperoleh kemuliaan, hari kedatangan-Ku kembali, dan juga hari kepergian-Ku. Sekarang, Aku sudah memulai pekerjaan-Ku di antara seluruh umat manusia, secara resmi memulai akhir rencana pengelolaan-Ku di seluruh alam semesta. Sejak saat ini dan seterusnya, siapa pun yang tidak waspada bisa saja jatuh ke dalam hajaran yang tanpa ampun, dan ini bisa terjadi sewaktu-waktu. Ini bukanlah karena Aku tidak bersimpati; sebaliknya, ini merupakan sebuah langkah dari rencana pengelolaan-Ku; semuanya harus berlangsung sesuai dengan langkah-langkah rencana-Ku, dan tidak ada manusia yang bisa mengubahnya. Ketika Aku secara resmi memulai pekerjaan-Ku, semua manusia bergerak saat Aku bergerak, sehingga orang-orang di seluruh semesta menyibukkan diri bersama-Ku, seluruh alam semesta menjalani "kesibukan yang penuh sukacita", dan manusia digerakkan oleh-Ku. Sebagai hasilnya, si naga merah yang sangat besar itu sendiri menjadi panik dan bingung karena Aku dan ia melayani pekerjaan-Ku, dan walaupun sebenarnya tidak mau, ia tidak bisa melakukan apa yang dikehendakinya, sehingga tidak punya pilihan selain "tunduk pada pengaturan-Ku". Dalam seluruh rencana-Ku, si naga merah yang sangat besar adalah kontras-Ku, musuh-Ku, dan juga hamba-Ku; karena itulah Aku tidak pernah mengendurkan "tuntutan"-Ku terhadapnya. Karena itu, tahap terakhir dari pekerjaan inkarnasi-Ku diselesaikan di dalam rumahnya; ini lebih kondusif bagi si naga merah yang sangat besar untuk melakukan pelayanan bagi-Ku dengan sebaik-baiknya, dan melaluinya Aku akan menaklukkannya serta menyelesaikan rencana-Ku. Saat Aku bekerja, semua malaikat mulai masuk ke dalam pertempuran yang menentukan bersama Aku dan bertekad untuk melakukan maksud-maksud-Ku di tahap terakhir, sehingga orang-orang di bumi menyerahkan diri di hadapan-Ku seperti para malaikat, tidak memiliki keinginan untuk menentang Aku, dan tidak melakukan apa pun mengkhianati-Ku. Itu adalah dinamika pekerjaan-Ku di seluruh semesta.

Tujuan dan makna penting kedatangan-Ku di antara manusia adalah untuk menyelamatkan seluruh umat manusia, membawa seluruh umat manusia kembali ke rumah-Ku, menyatukan kembali surga dengan bumi, dan membuat manusia menyampaikan "tanda-tanda" di antara surga dan bumi, karena itulah fungsi inheren manusia. Pada waktu ketika Aku menciptakan umat manusia, Aku menjadikan segala sesuatunya siap untuk manusia dan kemudian Aku membiarkan manusia, sesuai dengan persyaratan-Ku, menerima kekayaan yang Kuberikan kepadanya. Karena itulah, Aku mengatakan bahwa di bawah bimbingan-Ku, seluruh umat manusia telah sampai ke hari ini. Dan ini adalah seluruh rencana-Ku. Di antara seluruh umat manusia, tak terhitung banyaknya orang yang berada dalam perlindungan kasih-Ku, dan tak terhitung banyaknya orang yang hidup di bawah hajaran kebencian-Ku. Walaupun semua manusia berdoa kepada-Ku, mereka tetap tidak bisa mengubah keadaan mereka saat ini. Begitu mereka sudah kehilangan harapan, mereka hanya bisa membiarkan alam mengambil alih dan berhenti memberontak terhadap-Ku, karena hanya inilah yang bisa dicapai oleh manusia. Berkaitan dengan keadaan kehidupannya, manusia masih harus menemukan kehidupan yang sejati, ia masih belum bisa melihat melalui keadaan dunia yang penuh ketidakadilan, tandus, dan kacau—dan jika bukan karena kedatangan bencana, kebanyakan orang akan masih ada dalam pelukan Ibu Pertiwi dan masih mengabdikan diri mereka sendiri kepada aneka rasa "kehidupan". Bukankah ini realita kehidupan? Bukankah ini suara keselamatan yang Aku sampaikan kepada manusia? Mengapa, di antara umat manusia, tidak ada seorang pun yang benar-benar mengasihi Aku? Mengapa manusia hanya mengasihi Aku ketika berada di tengah hajaran dan ujian, tetapi tidak ada yang mengasihi Aku selagi berada di bawah perlindungan-Ku? Aku sudah memberikan hajaran-Ku berkali-kali kepada umat manusia. Mereka melihatnya, tetapi lalu mengabaikannya, dan mereka tidak mempelajari serta merenungkannya saat ini, dan karenanya, semua yang menimpa umat manusia adalah penghakiman tanpa belas kasihan. Ini hanya salah satu dari banyak metode kerja-Ku, tetapi ini tetap dalam rangka mengubah manusia dan membuatnya mengasihi Aku.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 29"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 66

Aku memerintah di kerajaan, dan selain itu, Aku memerintah di seluruh alam semesta; Aku adalah Raja atas kerajaan dan juga Kepala atas semesta. Sejak saat ini dan seterusnya, Aku akan mengumpulkan semua orang yang bukan merupakan orang-orang pilihan dan akan memulai pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi dan Aku akan mengumumkan ketetapan administratif-Ku kepada seluruh alam semesta, sehingga Aku bisa menjalankan tahap berikutnya dari pekerjaan-Ku dengan baik. Aku akan menggunakan hajaran untuk menyebarluaskan pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi, yang berarti, Aku akan menggunakan "kekerasan" melawan mereka yang termasuk bangsa-bangsa bukan Yahudi. Secara alami, pekerjaan ini akan dilaksanakan pada saat bersamaan dengan pekerjaan-Ku di antara orang-orang pilihan. Ketika umat-Ku memerintah dan menggunakan kekuasaan atas bumi, saat itu juga akan menjadi hari di mana semua orang di bumi telah ditaklukkan, dan selain itu, itu akan menjadi saat di mana Aku beristirahat—dan hanya pada saat itulah, Aku akan menampakkan diri kepada mereka yang telah ditaklukkan. Aku menampakkan diri-Ku kepada kerajaan yang kudus dan menyembunyikan diri-Ku dari tanah yang najis. Semua yang telah ditaklukkan dan menjadi tunduk di hadapan-Ku mampu melihat wajah-Ku dengan mata mereka sendiri, dan mampu mendengar suara-Ku dengan telinga mereka sendiri. Ini adalah berkat bagi mereka yang lahir di akhir zaman, ini adalah berkat yang sudah Kutetapkan dari semula dan tidak ada manusia yang bisa mengubahnya. Pada zaman sekarang ini, Aku bekerja dengan cara ini demi pekerjaan di masa depan. Seluruh pekerjaan-Ku saling berkaitan, di dalam semuanya, terdapat panggilan dan respons: tidak pernah ada satu langkah pun yang berhenti secara tiba-tiba dan tidak pernah ada satu langkah pun yang dilakukan terlepas dari langkah yang lain. Bukankah demikian? Bukankah pekerjaan di masa lalu adalah dasar bagi pekerjaan di masa kini? Bukankah firman di masa lalu adalah pendahulu bagi firman di masa kini? Bukankah langkah di masa lalu adalah asal mula dari langkah di masa kini? Saat Aku secara resmi membuka gulungan kitab, yaitu saat ketika orang-orang di seluruh alam semesta dihajar, saat semua manusia di seluruh dunia menjadi sasaran ujian dan itulah puncak dari pekerjaan-Ku; semua orang tinggal di negeri tanpa terang, dan semua orang tinggal di tengah berbagai ancaman yang didatangkan oleh lingkungan mereka. Dengan kata lain, inilah kehidupan yang manusia belum pernah alami sejak zaman penciptaan sampai sekarang ini, dan tidak ada orang di sepanjang zaman yang pernah "menikmati" kehidupan semacam ini, dan dengan demikian, Kukatakan bahwa Aku telah melakukan pekerjaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Ini adalah perkara yang sebenarnya dan ini adalah makna yang sebenarnya. Karena hari-Ku semakin mendekat bagi seluruh umat manusia, karena hari itu tidak muncul di kejauhan, tetapi muncul di depan mata manusia, siapakah yang tidak akan takut karenanya? Dan siapakah yang tidak berbahagia karenanya? Kota Babel yang najis akhirnya berakhir; manusia telah kembali bertemu dengan dunia yang baru, sedangkan langit dan bumi sudah berubah dan diperbarui.

Ketika Aku menampakkan diri kepada segala bangsa dan semua suku bangsa, awan putih di langit bergulung dan menyelubungi-Ku. Burung di bumi pun bernyanyi dan menari gembira karena Aku, menerangi atmosfer bumi dan ini menyebabkan semua yang ada di bumi menjadi hidup, tidak lagi "perlahan-lahan hanyut ke bawah," melainkan di tengah suasana yang penuh vitalitas. Ketika Aku ada di antara awan-awan, manusia samar-samar melihat wajah-Ku dan mata-Ku, dan pada saat itu, ia merasa sedikit takut. Di masa lalu, ia telah mendengar catatan sejarah tentang-Ku dalam legenda dan sebagai hasilnya, ia hanya setengah percaya dan setengah meragukan-Ku. Ia tidak tahu di mana Aku berada atau seberapa besar wajah-Ku—apakah seluas samudera atau tidak terbatas seperti padang rumput yang hijau? Tidak ada yang mengetahui semua ini. Hanya ketika manusia melihat wajah-Ku di awan-awan sekarang ini, barulah manusia merasakan bahwa Aku yang ada dalam legenda itu nyata, jadi manusia menjadi cenderung bersikap sedikit lebih baik kepada-Ku, dan hanya karena perbuatan-Ku maka rasa kagumnya terhadap-Ku menjadi sedikit lebih besar. Namun manusia tetap tidak mengenal-Ku dan dia hanya melihat sebagian dari diri-Ku saja di awan-awan. Karenanya, Aku mengulurkan tangan-ku dan menunjukkannya kepada manusia. Manusia kaget dan menutupi mulut dengan tangannya, sangat takut dipukul oleh tangan-Ku, jadi ia menambahkan sedikit rasa takut pada kekagumannya. Manusia memandangi setiap gerakan-Ku, sangat takut jika ia tidak memerhatikan, Aku akan menghajarnya—tetapi Aku tidak terhalangi karena diperhatikan oleh manusia, dan Aku terus melakukan pekerjaan di tangan-Ku. Hanya dalam semua perbuatan yang Aku lakukan, manusia menyukai-Ku dan secara bertahap datang ke hadapan-Ku untuk bersekutu dengan-Ku. Ketika Aku dinyatakan kepada manusia dalam seluruh keberadaan-Ku, ia akan melihat wajah-Ku dan sejak saat itu, Aku tidak akan lagi menyembunyikan diri atau menyamarkan diri-Ku dari manusia. Di seluruh alam semesta, Aku akan menampakkan diri secara terbuka kepada semua manusia, dan semua yang memiliki darah dan daging akan memandang seluruh perbuatan-Ku. Semua yang dari roh pasti akan berdiam dengan damai di rumah-Ku, dan akan menikmati berkat indah bersama-Ku. Semua yang Aku sayangi pasti akan lolos dari hajaran dan akan terhindar dari rasa sakit roh dan penderitaan daging. Aku akan menampakkan diri secara terbuka kepada semua manusia dan memerintah dan menggunakan kuasa, sehingga bau mayat tidak lagi akan menyebar ke seluruh dunia; sebaliknya keharuman-Ku akan menyebar ke seluruh dunia, karena hari-Ku sudah mendekat, manusia dibangkitkan, semua yang ada di bumi ada dalam keteraturan, dan hari-hari kelangsungan hidup bumi tidak akan ada lagi, karena Aku sudah datang!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 29"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 67

Aku akan memenuhi cakrawala dengan perwujudan dari perbuatan-perbuatan-Ku dan membuat segala sesuatu di bumi tersungkur di bawah kuasa-Ku, dan dengan demikian mewujudkan rencana-Ku untuk "penyatuan dunia" dan memenuhi satu keinginan-Ku ini, sehingga umat manusia tidak lagi "berkeliaran" di muka bumi, tetapi segera memiliki tempat tujuan yang sesuai. Aku memikirkan umat manusia dalam segala hal, agar semua manusia akan segera hidup di negeri yang damai dan bahagia, agar hari-hari hidup mereka tidak akan lagi suram, dan agar rencana-Ku tidak akan sia-sia di bumi. Karena keberadaan manusia, Aku akan membangun kerajaan-Ku di bumi, karena sebagian dari perwujudan kemuliaan-Ku ada di bumi. Di surga yang di atas, Aku akan menata kota-Ku sehingga segala sesuatu yang di atas dan di bawah menjadi baru. Aku akan menjadikan semua yang ada di atas dan di bawah surga menjadi satu kesatuan, sehingga segala sesuatu yang di bumi akan bersatu dengan semua yang ada di surga. Inilah rencana-Ku; inilah yang akan Kucapai pada zaman akhir—jangan ada seorang pun yang ikut campur dalam bagian pekerjaan-Ku ini! Menyebarluaskan pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa asing adalah bagian akhir dari pekerjaan-Ku di bumi. Tidak seorang pun mampu memahami pekerjaan yang akan Kulakukan dan karena ini, manusia benar-benar kebingungan. Dan karena Aku sibuk dengan pekerjaan-Ku di bumi, manusia mengambil kesempatan untuk "bermain-main". Untuk menjaga agar mereka tidak menjadi terlalu liar, Aku telah terlebih dahulu menempatkan mereka di bawah hajaran-Ku supaya mereka menanggung pendisiplinan dalam lautan api. Ini adalah satu langkah dalam pekerjaan-Ku, dan Aku akan menggunakan kekuatan lautan api untuk menyelesaikan langkah pekerjaan-Ku ini; jika tidak, tidak mungkin untuk melakukan pekerjaan-Ku. Aku akan membuat manusia di seluruh alam semesta menyerahkan diri di hadapan takhta-Ku, membagi mereka ke dalam kategori berbeda berdasarkan penghakiman-Ku, menggolongkan mereka berdasarkan kategori-kategori tersebut, dan lebih jauh lagi, memilah mereka ke dalam keluarga mereka masing-masing, sehingga seluruh umat manusia akan berhenti memberontak terhadap-Ku, sebaliknya akan tersusun rapi berdasarkan kategori-kategori yang telah Kunamai—jangan ada seorang pun bergerak sekehendak hatinya! Di seluruh alam semesta, Aku telah mengerjakan pekerjaan baru; seluruh umat manusia di alam semesta menjadi tercengang dan tertegun oleh penampakan-Ku yang tiba-tiba, cakrawala mereka sangat diperluas oleh penampakan-Ku secara terbuka. Bukankah saat ini adalah tepat seperti ini?

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 43"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 68

Aku menyebarkan pekerjaan-Ku di antara bangsa-bangsa lain. Kemuliaan-Ku terpancar di seluruh alam semesta; semua orang yang terpencar di segala penjuru membawa maksud-maksud-Ku di dalam diri mereka, dan mereka semua dikendalikan oleh tangan-Ku dan memulai tugas-tugas yang telah Kutugaskan kepada mereka. Mulai saat ini, Aku telah memasuki zaman baru, membawa semua manusia ke dalam dunia yang baru. Waktu Aku kembali ke "tanah air-Ku", Aku memulai bagian pekerjaan lain dari rencana awal-Ku, agar manusia dapat mengenal-Ku lebih dalam. Aku memandang alam semesta ini sebagai satu kesatuan dan melihat bahwa[a] waktu ini waktu yang baik untuk pekerjaan-Ku, karena itu Aku bergegas ke mana-mana, melakukan pekerjaan baru-Ku atas manusia. Bagaimanapun juga, ini adalah zaman baru, dan Aku telah mendatangkan pekerjaan baru untuk membawa lebih banyak orang baru ke dalam zaman baru dan menyingkirkan lebih banyak orang yang harus Kusingkirkan. Di negeri si naga merah yang sangat besar, Aku telah melakukan tahap pekerjaan yang tak terselami oleh umat manusia, yang menyebabkan mereka terombang-ambing terbawa angin, setelah itu, diam-diam banyak orang terbawa tiupan angin itu. Sesungguhnya, inilah "tempat pengirikan" yang hendak Kubersihkan; inilah yang Kudambakan dan ini jugalah rencana-Ku. Sebab banyak orang jahat telah menyelinap masuk ketika Aku sedang bekerja, tetapi Aku tidak terburu-buru menyingkirkan mereka. Sebaliknya, Aku akan menyerakkan mereka ketika saat yang tepat tiba. Hanya sesudahnya Aku akan menjadi sumber kehidupan, sehingga mereka yang sungguh-sungguh mengasihi-Ku akan menerima buah pohon ara dan keharuman bunga bakung dari-Ku. Di tanah tempat Iblis mengembara, yaitu tanah debu, di sana tak ada emas murni tersisa, hanya pasir, oleh karena menghadapi keadaan seperti inilah, Aku melakukan tahap pekerjaan seperti ini. Engkau harus tahu bahwa yang Kujadikan milik-Ku adalah emas murni, emas yang telah dimurnikan, bukan pasir. Mana mungkin orang jahat tetap tinggal di rumah-Ku? Mana mungkin Kubiarkan rubah-rubah hidup sebagai parasit di dalam firdaus-Ku? Kukerahkan segala cara untuk menyingkirkan mereka. Sebelum maksud-maksud-Ku disingkapkan, tak seorang pun menyadari apa yang akan Kulakukan. Dengan mengambil kesempatan ini, Kusingkirkan orang-orang jahat itu, dan mereka dipaksa untuk meninggalkan hadirat-Ku. Inilah yang Kulakukan kepada orang jahat, tetapi masih ada suatu hari bagi mereka untuk melayani-Ku. Hasrat manusia untuk mendapatkan berkat terlalu kuat; oleh karena itu, Aku membalikkan badan-Ku dan menunjukkan wajah kemuliaan-Ku kepada bangsa-bangsa lain, supaya semua manusia dapat hidup dalam dunianya sendiri dan menghakimi dirinya sendiri, sementara Aku terus mengucapkan firman yang harus Kuucapkan, dan membekali manusia dengan apa yang mereka butuhkan. Saat manusia tersadar, Aku sudah menyebarkan pekerjaan-Ku sejak lama. Aku akan mengungkapkan maksud-maksud-Ku kepada manusia, dan memulai bagian kedua pekerjaan-Ku atas manusia, memungkinkan semua manusia mengikuti-Ku dari dekat agar dapat selaras dengan pekerjaan-Ku, dan memungkinkan manusia melakukan yang terbaik sesuai kemampuan mereka untuk menjalankan bersama-Ku pekerjaan yang harus Kulakukan.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan bahwa Injil Kerajaan akan Tersebar ke Seluruh Alam Semesta"

Catatan kaki:

a. Naskah asli tidak mengandung frasa "melihat bahwa."


Firman Tuhan Harian: Kutipan 69

Tak seorang pun percaya bahwa mereka akan melihat kemuliaan-Ku, dan Aku tidak memaksa mereka, sebaliknya Aku mengangkat kemuliaan-Ku dari tengah-tengah umat manusia dan membawanya ke dunia yang lain. Saat manusia bertobat sekali lagi, Aku akan mengangkat kemuliaan-Ku dan memperlihatkannya kepada lebih banyak orang yang memiliki iman. Dengan prinsip inilah Aku bekerja. Sebab, ada saatnya kemuliaan-Ku meninggalkan Kanaan, dan ada pula saatnya kemuliaan-Ku meninggalkan orang-orang pilihan. Bahkan, ada saatnya kemuliaan-Ku meninggalkan seluruh bumi, membuatnya menjadi redup dan memerosokkannya ke dalam kegelapan. Bahkan Tanah Kanaan pun tak akan melihat sinar matahari; semua manusia akan kehilangan imannya, tetapi tak seorang pun sanggup meninggalkan keharuman Tanah Kanaan. Barulah ketika Aku masuk ke langit dan bumi yang baru, Aku membawa bagian lain dari kemuliaan-Ku dan menyingkapkannya pertama kali di Tanah Kanaan, membuat secercah cahaya bersinar di seluruh bumi yang gelap gulita. Ini agar seluruh bumi dapat datang kepada terang itu. Ini agar manusia di seluruh bumi dapat datang untuk memanfaatkan kuasa terang itu, sehingga kemuliaan-Ku makin bertambah dan muncul kembali bagi setiap bangsa, dan agar semua manusia dapat menyadari bahwa Aku sudah sejak lama datang ke dunia manusia dan sudah dari dahulu Aku membawa kemuliaan-Ku dari Israel ke Timur karena kemuliaan-Ku bersinar dari Timur, dan telah dibawa dari Zaman Kasih Karunia hingga saat ini. Akan tetapi, dari Israellah Aku pergi dan dari sanalah Aku tiba di Timur. Hanya ketika terang dari Timur perlahan-lahan memutih, kegelapan di seluruh bumi mulai berubah menjadi terang, barulah manusia menyadari bahwa sudah lama Aku pergi dari Israel dan bangkit kembali di Timur. Aku tidak mungkin, setelah pernah turun ke Israel dan kemudian meninggalkannya, dilahirkan kembali di Israel, karena pekerjaan-Ku memimpin seluruh alam semesta, dan terlebih lagi, kilat datang dari arah Timur dan bersinar ke arah Barat. Karena alasan inilah Aku turun di Timur dan membawa Kanaan kepada umat pilihan-Ku di Timur. Aku akan membawa umat pilihan-Ku dari seluruh bumi ke Tanah Kanaan, dan karena itulah Aku terus mengucapkan perkataan-perkataan di Tanah Kanaan untuk mengendalikan seluruh alam semesta. Saat ini, tidak ada terang di seluruh bumi. Selain dari mereka yang berada di Kanaan, semua orang terancam kelaparan dan kedinginan. Aku memberikan kemuliaan-Ku kepada Israel dan kemudian mengambilnya kembali, dan dengan demikian membawa orang Israel ke Timur, dan juga membawa semua orang ke Timur, membawa mereka semua kepada terang supaya mereka dapat dipersatukan kembali dengan terang itu, dan menjadi terhubung dengannya, dan tidak lagi mencari. Aku akan membuat semua orang yang mencari mampu melihat lagi terang, menyaksikan kemuliaan yang dahulu Kumiliki di Israel, melihat bahwa Aku sudah lama datang di atas awan putih ke tengah umat manusia, dan melihat gugusan awan putih serta buah-buah dalam tandannya yang melimpah. Terlebih lagi, Aku akan membuat mereka mampu melihat Yahweh Tuhan Israel, melihat "Guru" atas orang Yahudi, melihat Mesias yang telah dirindukan, dan melihat penampakan-Ku sepenuhnya, yakni Dia yang telah dianiaya oleh raja-raja sepanjang zaman. Aku akan bekerja di seluruh alam semesta dan Aku akan melakukan pekerjaan yang agung, memperlihatkan seluruh kemuliaan-Ku dan semua perbuatan-Ku kepada manusia yang berada di akhir zaman, serta memperlihatkan seluruh wajah kemuliaan-Ku kepada orang-orang yang telah bertahun-tahun menantikan-Ku, kepada mereka yang telah merindukan kedatangan-Ku di atas awan putih, kepada Israel yang telah merindukan-Ku untuk menampakkan diri sekali lagi, dan kepada seluruh umat manusia yang menganiaya Aku, agar semua orang tahu bahwa sudah lama Aku mengambil kemuliaan-Ku dan membawanya ke Timur dan bahwa kemuliaan-Ku tidak lagi berada di Yudea, karena akhir zaman telah tiba!

Di seluruh alam semesta, Aku sedang melaksanakan pekerjaan-Ku, dan di Timur, suara dahsyat yang bergemuruh terdengar tanpa henti, mengguncangkan semua bangsa dan denominasi. Perkataan-Kulah yang telah menuntun semua manusia ke masa kini. Aku menyebabkan semua manusia ditaklukkan oleh perkataan-Ku, tunduk ke dalam aliran ini, dan berserah di hadapan-Ku, karena Aku telah sejak lama menarik kemuliaan-Ku dari seluruh bumi dan memancarkannya kembali di Timur. Siapa yang tidak rindu melihat kemuliaan-Ku? Siapa yang tidak menantikan kedatangan-Ku kembali dengan cemas? Siapa yang tidak haus akan penampakan-Ku kembali? Siapa yang tidak merindukan keindahan-Ku? Siapa yang tidak mau datang kepada terang? Siapa yang tidak mau melihat kekayaan Kanaan? Siapa yang tidak merindukan kedatangan kembali Sang Penebus? Siapa yang tidak mengagumi Dia yang memiliki kuasa yang besar? Perkataan-Ku akan tersebar ke seluruh bumi; Aku akan mengucapkan dan menyampaikan lebih banyak firman kepada umat pilihan-Ku, bagaikan gemuruh dahsyat yang mengguncang gunung-gunung dan sungai-sungai. Aku mengucapkan firman-Ku kepada seluruh alam semesta dan umat manusia. Karena itu, firman yang keluar dari mulut-Ku telah menjadi harta milik manusia, dan semua manusia menghargai firman-Ku. Kilat memancar dari Timur terus sampai ke Barat. Firman-Ku membuat manusia enggan melepaskannya, juga tak terselami oleh manusia, dan terlebih lagi membuat manusia merasa penuh sukacita. Bagaikan bayi yang baru lahir, semua manusia merasa gembira dan bersukacita, serta merayakan kedatangan-Ku. Melalui perkataan-Ku, Aku akan membawa semua manusia ke hadapan-Ku. Sejak saat itu, Aku akan secara resmi masuk ke tengah-tengah manusia, dan membuat mereka datang memberikan penghormatan mereka kepada-Ku. Dengan kemuliaan yang Kupancarkan dan firman yang keluar dari mulut-Ku, Aku akan membuat semua manusia datang ke hadapan-Ku, dan melihat bahwa kilat itu memancar dari Timur dan bahwa Aku juga telah turun ke "Bukit Zaitun" yang di Timur, dan bahwa Aku sudah lama datang ke bumi, dan Aku bukan lagi Anak orang Yahudi, melainkan Kilat dari Timur. Karena Aku telah lama bangkit, dan telah pergi dari tengah-tengah umat manusia, dan kemudian kembali menampakkan diri dengan kemuliaan di antara manusia. Akulah Dia yang disembah sejak berabad-abad lamanya, dan Aku juga adalah bayi yang ditolak oleh orang Israel sejak berabad-abad yang lalu. Terlebih dari itu, Akulah Tuhan Yang Mahakuasa yang penuh dengan kemuliaan pada zaman sekarang! Biarlah semua manusia datang ke hadapan takhta-Ku dan melihat wajah kemuliaan-Ku, mendengar perkataan-Ku, dan melihat perbuatan-perbuatan-Ku. Inilah keseluruhan maksud-Ku; inilah akhir dan klimaks dari rencana-Ku, serta tujuan pengelolaan-Ku: membuat begitu banyak bangsa memberikan penghormatan mereka kepada-Ku, begitu banyak mulut mengakui-Ku, begitu banyak manusia memercayai-Ku, dan begitu banyak umat pilihan-Ku menyerahkan diri kepada-Ku!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan bahwa Injil Kerajaan akan Tersebar ke Seluruh Alam Semesta"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 70

Selama beberapa milenium, manusia telah begitu rindu untuk dapat menyaksikan kedatangan Sang Juru Selamat. Manusia sangat rindu melihat Yesus Sang Juruselamat menaiki awan putih saat Dia sendiri turun ke antara mereka yang selama ribuan tahun telah merindukan dan mendambakan-Nya. Manusia juga merindukan agar Sang Juruselamat datang dan bersatu kembali dengan mereka; yaitu, mereka rindu agar Yesus Sang Juruselamat, yang telah terpisah dari manusia selama ribuan tahun, datang kembali dan melakukan lagi pekerjaan penebusan yang dahulu dilakukan-Nya di antara orang Yahudi, berbelas kasihan dan mengasihi manusia, mengampuni dosa manusia, dan menanggung dosa manusia, bahkan menanggung segala pelanggaran manusia serta membebaskan manusia dari dosa. Hal yang dirindukan manusia adalah agar Yesus Sang Juruselamat tetap sama seperti sebelumnya—Juruselamat yang dicintai, baik hati, dan layak dipuja, yang tak pernah murka terhadap manusia, dan tak pernah mencela manusia, melainkan mengampuni dan memikul semua dosa manusia, dan bahkan bersedia mati di atas kayu salib, seperti sebelumnya, bagi manusia. Semenjak Yesus pergi, murid-murid yang mengikuti-Nya, dan juga semua orang kudus yang diselamatkan di dalam nama-Nya, sangat merindukan-Nya dan menantikan-Nya dengan penuh harap. Semua orang yang diselamatkan oleh kasih karunia Yesus Kristus selama Zaman Kasih Karunia telah menanti-nantikan datangnya hari penuh sukacita pada akhir zaman, saat Yesus Sang Juruselamat turun di atas awan putih untuk menampakkan diri di hadapan semua manusia. Tentu saja, ini juga keinginan semua orang yang menerima nama Yesus Sang Juruselamat saat ini. Semua orang di alam semesta yang mengenal keselamatan dari Yesus Sang Juruselamat sangat mendambakan agar Yesus Kristus tiba-tiba datang untuk menggenapi hal yang dikatakan-Nya semasa berada di bumi: "Aku akan datang dengan cara yang sama seperti Aku pergi." Manusia percaya bahwa setelah penyaliban dan kebangkitan, Yesus kembali ke surga di atas awan putih, untuk mengambil tempat-Nya di sebelah kanan Yang Mahatinggi. Dengan cara serupa, Yesus akan turun sekali lagi di atas awan putih (awan ini mengacu pada awan yang dinaiki Yesus sewaktu Dia kembali ke surga), ke antara orang-orang yang sangat mendambakan-Nya selama ribuan tahun, dan Dia akan mengambil rupa dan mengenakan pakaian orang Yahudi. Setelah menampakkan diri kepada manusia, Dia akan memberikan makanan kepada mereka, dan membuat air hidup menyembur bagi mereka, dan akan hidup di antara manusia, penuh kasih karunia dan penuh kasih, hidup dan nyata. Orang memercayai semua gagasan ini. Namun, Yesus Sang Juruselamat tidak melakukan hal ini; Dia melakukan hal yang bertentangan dengan pemahaman manusia. Dia tidak datang ke antara orang-orang yang mendambakan kedatangan-Nya kembali, dan Dia tidak menampakkan diri kepada semua orang sembari menaiki awan putih. Dia sudah datang, tetapi manusia tidak tahu, dan tetap tidak mengetahuinya. Manusia sekadar menantikan-Nya tanpa tujuan, tanpa menyadari bahwa Dia telah turun di atas "awan putih" (awan itu adalah Roh-Nya, perkataan-Nya, seluruh watak-Nya dan siapa Dia seluruhnya), dan kini Dia berada di antara sekelompok pemenang yang akan dibentuk-Nya selama akhir zaman. Manusia tidak mengetahui hal ini: terlepas dari segenap perhatian dan kasih Yesus Sang Juruselamat yang kudus terhadap manusia, bagaimana mungkin Dia bekerja dalam "bait" yang didiami oleh roh-roh yang cemar dan najis itu? Meskipun manusia telah menanti-nantikan kedatangan-Nya, bagaimana mungkin Dia menampakkan diri kepada orang-orang yang memakan daging orang fasik, meminum darah orang fasik, dan mengenakan pakaian orang fasik, yang percaya kepada-Nya tetapi tidak mengenal-Nya, dan yang selalu memeras-Nya? Manusia hanya mengetahui bahwa Yesus Sang Juruselamat itu penuh kasih dan berlimpah dengan belas kasihan, dan bahwa Dia adalah korban penghapus dosa yang penuh penebusan. Kendati demikian, manusia sama sekali tidak tahu bahwa Dia adalah Tuhan itu sendiri, yang penuh dengan kebenaran, kemegahan, murka, dan penghakiman, memiliki otoritas, serta penuh dengan kehormatan. Karena itu, meskipun manusia sungguh-sungguh mendambakan dan menginginkan kedatangan kembali Sang Penebus, dan meskipun doa-doa mereka menggerakkan surga, Yesus Sang Juruselamat tidak menampakkan diri kepada mereka yang percaya kepada-Nya tetapi tidak mengenal-Nya.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Juruselamat Telah Datang Kembali di atas 'Awan Putih'"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 71

Rencana pengelolaan enam ribu tahun Tuhan akan segera berakhir, dan gerbang kerajaan telah dibuka bagi semua orang yang mencari penampakan-Nya. Saudara-saudari yang terkasih, apa lagi yang engkau semua tunggu? Apa yang kaucari? Apakah engkau sedang menantikan Tuhan menampakkan diri? Apakah engkau sedang mencari jejak langkah-Nya? Betapa penampakan Tuhan harus dirindukan! Dan betapa sulitnya menemukan jejak langkah Tuhan! Di zaman seperti ini, di dunia seperti ini, apa yang harus kita lakukan untuk bisa menyaksikan hari ketika Tuhan menampakkan diri? Apa yang harus kita lakukan untuk mengimbangi laju langkah langkah Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan semacam ini dihadapi oleh semua orang yang menantikan Tuhan menampakkan diri. Engkau semua sudah mempertimbangkan pertanyaan-pertanyaan tersebut lebih dari sekali—tetapi apa hasilnya? Di manakah Tuhan menampakkan diri? Di manakah jejak langkah Tuhan? Sudahkah engkau semua memperoleh jawabannya? Banyak orang akan menjawab seperti ini: "Tuhan menampakkan diri di antara semua orang yang mengikuti-Nya dan jejak langkah-Nya ada di tengah-tengah kita; sesederhana itu!" Siapa pun bisa saja memberikan jawaban formula, tetapi apakah engkau semua memahami apa yang dimaksud dengan penampakan Tuhan atau jejak langkah-Nya? Penampakan Tuhan mengacu pada kedatangan Tuhan secara pribadi ke bumi untuk bekerja, turun di tengah umat manusia untuk melakukan pekerjaan memulai sebuah zaman dan mengakhiri sebuah zaman dengan identitas dan watak-Nya sendiri, dan dengan cara yang melekat pada diri-Nya. Penampakan semacam ini bukanlah semacam upacara. Bukan juga suatu tanda, gambaran, mukjizat, atau semacam penglihatan yang hebat, apalagi semacam proses keagamaan. Sebaliknya, penampakan ini merupakan fakta nyata dan aktual yang dapat disentuh dan dilihat oleh siapa pun. Penampakan semacam ini bukan untuk sekadar formalitas, atau demi semacam pekerjaan jangka pendek. Sebaliknya, ini adalah demi suatu tahap pekerjaan dalam rencana pengelolaan Tuhan. Penampakan Tuhan selalu bermakna dan selalu memiliki hubungan dengan rencana pengelolaan-Nya. Yang disebut "penampakan" di sini sama sekali berbeda dari jenis "penampakan" ketika Tuhan membimbing, memimpin, dan mencerahkan manusia. Setiap kali Tuhan menampakkan diri, Dia melakukan suatu tahap pekerjaan besar-Nya. Pekerjaan ini berbeda dari pekerjaan pada zaman lainnya. Pekerjaan ini tidak terbayangkan oleh manusia, dan belum pernah dialami manusia sebelumnya. Ini adalah pekerjaan yang memulai zaman yang baru dan mengakhiri zaman yang lama, serta merupakan tahap pekerjaan yang lebih baru dan lebih tinggi untuk menyelamatkan umat manusia; terlebih lagi, ini adalah pekerjaan yang menuntun umat manusia ke zaman yang baru. Inilah makna penting penampakan Tuhan.

Setelah engkau semua memahami makna penampakan Tuhan, bagaimana seharusnya engkau mencari jejak langkah Tuhan? Pertanyaan ini tidaklah sulit untuk dijelaskan: di mana pun Tuhan menampakkan diri, di sanalah engkau akan menemukan jejak langkah-Nya. Penjelasan seperti ini terdengar lugas, tetapi sesungguhnya tidak begitu mudah dalam praktiknya, sebab banyak orang tidak tahu di mana Tuhan menampakkan diri-Nya, apalagi di mana Dia mau, atau di mana Dia akan menampakkan diri. Beberapa orang secara impulsif percaya bahwa di mana pun Roh Kudus bekerja, di sanalah Tuhan menampakkan diri. Atau jika tidak begitu, mereka percaya bahwa di mana pun ada tokoh-tokoh rohani, di sanalah Tuhan menampakkan diri. Atau jika tidak begitu, mereka percaya bahwa di mana pun ada orang-orang yang sangat terkenal, di sanalah Tuhan menampakkan diri. Untuk saat ini, mari kita kesampingkan dahulu benar atau salahnya kepercayaan-kepercayaan seperti itu. Untuk menjelaskan pertanyaan semacam itu, kita harus terlebih dahulu memiliki tujuan yang jelas: kita sedang mencari jejak langkah Tuhan. Kita tidak sedang mencari tokoh-tokoh rohani, apalagi mengikuti tokoh-tokoh ternama; kita sedang mengikuti jejak langkah Tuhan. Karena alasan ini, karena kita sedang mencari jejak langkah Tuhan, sudah seharusnya kita mencari maksud-maksud Tuhan, firman Tuhan, dan perkataan-Nya. Hal ini karena di mana pun ada firman baru yang diucapkan Tuhan, suara Tuhan ada di sana, dan di mana pun ada jejak langkah Tuhan, di situlah ada perbuatan Tuhan; di mana pun ada pengungkapan Tuhan, di sanalah Tuhan menampakkan diri, dan di mana pun Tuhan menampakkan diri, di sanalah jalan, kebenaran, dan hidup ada. Dalam mencari jejak langkah Tuhan, engkau semua telah gagal melihat firman yang mengatakan bahwa "Tuhan adalah kebenaran, jalan, dan hidup". Itulah sebabnya, banyak orang, bahkan pada saat mereka menerima kebenaran, tidak percaya bahwa mereka telah menemukan jejak langkah Tuhan, apalagi mengakui penampakan Tuhan. Sungguh kesalahan yang sangat fatal! Penampakan Tuhan tidak bisa sesuai dengan gagasan manusia, apalagi Tuhan tidak dapat menampakkan diri dengan cara yang dituntut manusia terhadap-Nya. Tuhan membuat pilihan-pilihan-Nya sendiri dan rencana-rencana-Nya sendiri saat Dia melakukan pekerjaan-Nya; lagipula, Dia memiliki tujuan-tujuan dan cara-cara-Nya sendiri. Apa pun pekerjaan yang dilakukan-Nya, Dia tidak perlu membahasnya dengan manusia atau meminta nasihat manusia, apalagi memberi tahu setiap orang mengenai pekerjaan-Nya. Inilah watak Tuhan, dan itu harus, terlebih lagi, dikenali oleh semua orang. Jika engkau semua ingin menyaksikan penampakan Tuhan, ingin mengikuti jejak langkah Tuhan, maka engkau harus terlebih dahulu meninggalkan gagasanmu sendiri. Engkau tidak boleh menuntut Tuhan melakukan ini atau itu, apalagi menempatkan-Nya dalam batas-batasmu sendiri dan membatasi-Nya dengan gagasanmu sendiri. Sebaliknya, engkau seharusnya menuntut dirimu sendiri tentang bagaimana engkau harus mencari jejak langkah Tuhan, bagaimana engkau harus menerima penampakan Tuhan, dan bagaimana engkau harus tunduk pada pekerjaan baru Tuhan: Inilah yang seharusnya manusia lakukan. Karena manusia bukanlah kebenaran, dan tidak memiliki kebenaran, manusia harus mencari, menerima, dan tunduk.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Lampiran 1: Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 72

Terlepas dari apakah engkau warga negara Amerika, Inggris, atau kewarganegaraan lainnya, engkau harus melangkah keluar dari batas-batas kewarganegaraanmu sendiri, melampaui dirimu sendiri, dan memandang pekerjaan Tuhan dari identitasmu sebagai makhluk ciptaan. Dengan cara ini, engkau tidak akan membatasi jejak langkah Tuhan pada lingkup apa pun. Hal ini karena sekarang ini, banyak orang menganggap bahwa tidak mungkin Tuhan akan menampakkan diri di negara tertentu atau di antara bangsa tertentu. Betapa dalamnya signifikansi pekerjaan Tuhan, dan betapa pentingnya penampakan Tuhan! Bagaimana mungkin gagasan dan pemikiran manusia mampu mengukurnya? Jadi Kukatakan, engkau harus mendobrak gagasanmu tentang kewarganegaraan dan kesukuan untuk dapat mencari penampakan Tuhan. Hanya dengan demikianlah engkau tidak akan dibatasi oleh gagasanmu sendiri; hanya dengan demikianlah engkau akan layak untuk menyambut penampakan Tuhan. Jika tidak, engkau akan tetap berada dalam kegelapan abadi, dan tidak akan pernah mendapat perkenanan Tuhan.

Tuhan adalah Tuhan atas seluruh umat manusia. Dia tidak menganggap diri-Nya sebagai milik pribadi suatu negara atau bangsa mana pun, melainkan melakukan pekerjaan sebagaimana yang telah direncanakan-Nya, tanpa dibatasi oleh bentuk, negara, atau bangsa apa pun. Mungkin engkau belum pernah membayangkan bentuk ini, atau mungkin sikapmu terhadap bentuk ini adalah penyangkalan, atau mungkin negara atau bangsa di mana Tuhan menampakkan diri kebetulan didiskriminasi oleh semua orang dan kebetulan merupakan negara dan bangsa yang paling terbelakang di bumi ini. Namun Tuhan memiliki hikmat-Nya sendiri. Dengan kuasa-Nya yang besar dan melalui kebenaran dan watak-Nya, Dia telah benar-benar mendapatkan sekelompok orang yang sepikir dengan-Nya, dan sekelompok orang yang ingin Dia lengkapi—sekelompok orang yang telah ditaklukkan-Nya, yang setelah menanggung berbagai macam ujian dan penderitaan serta berbagai bentuk aniaya, sanggup mengikut Dia sampai akhir. Tujuan dari penampakan Tuhan, yang tidak terbatas pada bentuk atau negara apa pun, adalah untuk memungkinkan-Nya menyelesaikan pekerjaan-Nya yang telah Dia rencanakan. Ini sama seperti saat Tuhan menjadi daging di Yudea: Tujuan-Nya adalah untuk menyelesaikan pekerjaan penyaliban untuk menebus seluruh umat manusia. Namun, orang-orang Yahudi percaya bahwa mustahil bagi Tuhan untuk melakukan ini, dan bahwa Dia tidak mungkin menjadi daging dan mengambil rupa Tuhan Yesus. "Kemustahilan" mereka menjadi dasar mereka mengutuk dan menentang Tuhan, dan pada akhirnya menyebabkan kehancuran Israel. Sekarang ini, banyak orang telah melakukan kesalahan serupa. Dengan sekuat tenaga, mereka menyebarkan penampakan Tuhan yang sudah dekat, tetapi pada saat yang sama mengutuk penampakan-Nya; "kemustahilan" mereka sekali lagi membatasi penampakan Tuhan dalam imajinasi mereka. Jadi, Aku sudah menyaksikan banyak orang tertawa terbahak-bahak dan tak terkendali setelah mendapat firman Tuhan. Namun, adakah perbedaan antara tawa ini dengan kutukan dan hujatan orang Yahudi? Engkau semua tidak saleh di hadapan kebenaran, apalagi memiliki sikap kerinduan. Yang kaulakukan hanyalah meneliti terus-menerus dan menanti dalam ketidakpedulian. Apa yang bisa kaudapatkan dengan meneliti dan menanti seperti ini? Apakah kaupikir engkau akan menerima bimbingan pribadi dari Tuhan? Jika engkau tidak mampu membedakan perkataan-perkataan Tuhan, kualifikasi apa yang kaumiliki untuk melihat penampakan Tuhan? Di mana pun Tuhan menampakkan diri, di sanalah kebenaran akan diungkapkan, dan di sanalah akan ada suara Tuhan. Hanya mereka yang dapat menerima kebenaran yang akan dapat mendengar suara Tuhan, dan hanya orang-orang semacam itu yang memenuhi syarat untuk melihat penampakan Tuhan. Lepaskanlah gagasanmu! Tenangkanlah dirimu dan bacalah firman ini dengan saksama. Selama engkau memiliki hati yang merindukan kebenaran, Tuhan akan mencerahkanmu sehingga engkau akan dapat memahami maksud-Nya dan firman-Nya. Lepaskanlah pendapatmu tentang "kemustahilan"! Makin orang percaya bahwa sesuatu itu mustahil, makin mungkin hal itu akan terjadi, karena hikmat Tuhan lebih tinggi dari langit, pemikiran Tuhan lebih tinggi daripada pemikiran manusia, dan Tuhan melaksanakan pekerjaan-Nya melampaui batas pemikiran dan gagasan manusia. Makin mustahil sesuatu, makin ada kebenaran untuk dicari di dalamnya; makin sesuatu tak dapat dibayangkan oleh gagasan manusia, makin itu mengandung maksud-maksud Tuhan. Hal ini karena, di mana pun Tuhan menampakkan diri, Tuhan tetaplah Tuhan, dan esensi-Nya sama sekali tidak akan berubah karena lokasi atau cara penampakan-Nya. Watak Tuhan tidak akan pernah berubah, di mana pun jejak langkah-Nya berada, dan di mana pun jejak langkah Tuhan, Tuhan tetaplah Tuhan atas seluruh umat manusia, sama seperti Tuhan Yesus bukan hanya Tuhan atas orang Israel, tetapi Dia juga Tuhan atas semua orang di Asia, Eropa, dan Amerika, dan terlebih dari itu, Dia adalah satu-satunya Tuhan di seluruh alam semesta. Jadi, mari kita mencari maksud-maksud Tuhan dan menemukan penampakan-Nya dalam perkataan dan firman-Nya, serta mengikuti jejak langkah-Nya! Tuhan adalah kebenaran, jalan, dan hidup. Firman dan penampakan-Nya ada dalam waktu bersamaan, dan watak serta jejak langkah-Nya selalu diperlihatkan secara terbuka kepada umat manusia. Saudara-saudari yang terkasih, Kuharap engkau semua mampu melihat penampakan Tuhan dalam firman ini, mulai mengikuti jejak langkah-Nya dan bergerak maju menuju zaman yang baru, serta masuk ke dalam langit yang baru dan bumi yang baru yang indah, yang telah Tuhan persiapkan bagi mereka yang menantikan penampakan-Nya!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Lampiran 1: Penampakan Tuhan Telah Mengantarkan Zaman yang Baru"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 73

Tuhan diam, dan tak pernah menampakkan diri kepada kita, tetapi pekerjaan-Nya tidak pernah berhenti. Dia memeriksa seluruh bumi, dan memerintah segala sesuatu, serta melihat semua perkataan, perbuatan, dan gerakan manusia. Dia menjalankan pengelolaan-Nya dengan sebuah rencana dan langkah-langkah, secara diam-diam dan tanpa mengguncang langit dan bumi, tetapi langkah-langkah-Nya maju, selangkah demi selangkah, makin mendekat kepada umat manusia, dan takhta pengadilan-Nya ditempatkan di alam semesta dalam kecepatan cahaya, setelah itu takhta-Nya tiba-tiba turun ke tengah-tengah kita. Betapa megahnya pemandangan itu, sungguh pemandangan yang agung dan khidmat! Seperti burung merpati, dan seperti singa yang mengaum, Roh datang ke tengah-tengah kita, orang banyak ini. Dia adalah hikmat, Dia adalah kebenaran dan kemegahan, dan Dia diam-diam turun ke tengah-tengah kita, memegang otoritas, serta dipenuhi dengan kemurahan dan belas kasihan. Tak seorang pun menyadari kedatangan-Nya, tak seorang pun menyambut kedatangan-Nya, bahkan lebih dari itu, tak seorang pun tahu semua yang akan dilakukan-Nya. Kehidupan manusia berlanjut seperti sebelumnya, hatinya pun tetap sama seperti biasanya, dan hari-hari berlalu seperti biasa. Tuhan hidup di antara kita seperti orang biasa, sebagai salah seorang pengikut yang paling tidak berarti dan orang percaya biasa. Dia memiliki pengejaran-Nya sendiri, tujuan-Nya sendiri, dan terlebih lagi, Dia memiliki keilahian yang tidak dimiliki manusia biasa. Tak seorang pun menyadari keberadaan keilahian-Nya, dan tak seorang pun menyadari perbedaan antara esensi-Nya dan esensi manusia. Kita hidup bersama Dia, tanpa rasa canggung dan tidak takut, karena di mata kita, Dia hanyalah orang percaya yang tidak berarti. Setiap gerakan kita berada di bawah tatapan mata-Nya, dan semua pikiran serta ide kita sepenuhnya tersingkap di hadapan-Nya. Tak seorang pun tertarik dengan keberadaan-Nya, tak seorang pun membayangkan apa pun tentang fungsi yang Dia laksanakan, bahkan lebih dari itu, tak seorang pun memiliki kecurigaan sedikit pun tentang identitas-Nya. Kita hanya melanjutkan pengejaran kita, seolah-olah Dia tidak ada hubungannya dengan kita ...

Secara kebetulan, Roh Kudus mengungkapkan sebuah bagian firman "melalui" Dia, dan walaupun rasanya sangat tidak terduga, kita tetap mengenalinya sebagai perkataan yang berasal dari Tuhan dan siap menerimanya dari Tuhan. Hal itu karena, terlepas dari siapa yang mengungkapkan firman ini, asalkan sumbernya dari Roh Kudus, kita harus menerimanya dan tidak boleh menyangkalnya. Perkataan berikutnya bisa jadi melalui aku, atau melalui engkau, atau melalui orang lain. Siapa pun itu, semuanya adalah kasih karunia Tuhan. Namun, siapa pun orangnya, kita tidak boleh menyembah orang ini, karena bagaimanapun juga, orang ini tidak mungkin adalah Tuhan, dan kita juga tidak akan memilih orang biasa seperti ini untuk menjadi Tuhan kita. Tuhan kita begitu besar dan terhormat; bagaimana orang yang begitu tidak berarti bisa menggantikan kedudukan-Nya? Terlebih lagi, kita sedang menantikan Tuhan untuk datang dan membawa kita kembali ke kerajaan surga, jadi bagaimana mungkin orang yang begitu tidak berarti mampu memenuhi tugas yang begitu penting dan berat ini? Jika Tuhan datang kembali, itu pastilah di atas awan putih, sehingga semua orang banyak dapat melihatnya. Betapa mulianya saat itu! Bagaimana mungkin Dia bisa bersembunyi dengan diam-diam di antara sekelompok orang biasa?

Namun orang biasa inilah, yang tersembunyi di tengah orang-orang, yang melakukan pekerjaan baru untuk menyelamatkan kita. Dia tidak memberi kita penjelasan, juga tidak memberi tahu kita mengapa Dia datang, tetapi hanya melakukan pekerjaan yang Dia kehendaki menurut rencana dan prosedur-Nya. Firman dan perkataan-Nya menjadi makin sering disampaikan. Dari menghibur, menasihati, mengingatkan, dan memperingatkan, hingga menegur dan mendisiplinkan; dari nada yang lembut dan tenang, hingga firman yang keras dan berwibawa—semuanya membuat manusia merasakan belas kasihan yang besar sekaligus kengerian yang luar biasa. Setiap perkataan-Nya dengan tepat menyentuh rahasia yang tersembunyi di lubuk hati kita; firman-Nya menusuk hati kita, menusuk roh kita, dan membuat kita merasakan malu yang tak tertahankan, hingga rasanya tidak ada tempat untuk menyembunyikan diri. Kita mulai meragukan tentang apakah Tuhan dalam hati orang ini sungguh-sungguh mengasihi kita atau tidak dan apa sebenarnya yang direncanakan-Nya. Mungkinkah kita hanya bisa diangkat setelah menanggung berbagai penderitaan ini? Di otak kita, kita sedang memperhitungkan ... tentang tempat tujuan di kemudian hari dan nasib kita di masa depan. Namun, seperti sebelumnya, tak seorang pun di antara kita yang percaya bahwa Tuhan telah menjadi daging untuk bekerja di tengah-tengah kita. Walaupun Dia sudah menemani kita begitu lama, walaupun Dia sudah mengucapkan banyak firman berhadapan muka dengan kita, kita masih tetap tidak mau menerima seseorang yang begitu biasa sebagai Tuhan masa depan kita, apalagi memercayakan kendali atas masa depan dan nasib kita kepada orang yang begitu tidak berarti ini. Dari Dia kita menikmati persediaan air hidup tanpa akhir, dan melalui Dia, kita menjalani kehidupan di mana manusia dan Tuhan saling berhadapan. Namun kita hanya bersyukur atas kasih karunia Tuhan Yesus di surga, dan tidak pernah memedulikan perasaan orang biasa yang memiliki keilahian ini. Seperti sebelumnya, Dia tetap melakukan pekerjaan-Nya, dengan rendah hati tersembunyi dalam daging, mengungkapkan suara hati-Nya, seolah-olah tidak dapat merasakan penolakan umat manusia terhadap-Nya, seakan-akan selamanya mengampuni ketidakdewasaan dan ketidaktahuan manusia, dan selamanya toleran terhadap sikap tidak hormat manusia terhadap-Nya.

Tanpa kita sadari, manusia yang tidak berarti ini telah menuntun kita masuk selangkah demi selangkah ke dalam setiap tahap pekerjaan Tuhan. Kita menjalani ujian dan didikan yang tak terhitung banyaknya, dan kita diuji oleh kematian. Kita mengetahui tentang watak Tuhan yang benar dan berwibawa, juga menikmati kasih setia dan belas kasihan-Nya, menghayati kuasa Tuhan yang besar dan hikmat-Nya, menyaksikan keindahan Tuhan, dan melihat maksud Tuhan yang mendesak untuk menyelamatkan manusia. Melalui perkataan-perkataan orang biasa ini, kita jadi mengenal watak dan esensi Tuhan, memahami maksud Tuhan, mengenal esensi natur manusia, dan melihat jalan menuju keselamatan dan kesempurnaan. Firman-Nya membuat kita "mati", dan membuat kita "dilahirkan kembali"; firman-Nya membawa penghiburan bagi kita, tetapi juga membuat kita merasa sangat bersalah dan merasa berutang; firman-Nya membawa sukacita dan damai sejahtera bagi kita, tetapi juga membawa penderitaan yang sangat berat. Terkadang kita seperti domba di tangan-Nya, untuk disembelih sesuai keinginan-Nya; terkadang, kita seperti biji mata-Nya, dan menikmati kasih-Nya yang lembut; terkadang, kita seperti musuh-Nya, dan di bawah tatapan mata-Nya diubah menjadi abu oleh murka-Nya. Kita adalah umat manusia yang diselamatkan oleh-Nya, kita adalah belatung di mata-Nya dan kita adalah domba terhilang yang siang dan malam ingin Dia temukan. Dia berbelas kasihan kepada kita, Dia membenci kita, Dia mengangkat kita, Dia menghibur dan menasihati kita, Dia membimbing dan mencerahkan kita, Dia mendidik dan mendisiplinkan kita, dan Dia bahkan mengutuk kita. Siang dan malam, Dia tak pernah berhenti mengkhawatirkan kita dan melindungi serta memelihara kita, tidak pernah meninggalkan kita. Dia mencurahkan segenap hati dan usaha-Nya, dan membayar seluruh harga untuk kita. Dalam perkataan daging yang kecil dan biasa ini, kita telah menikmati keseluruhan Tuhan dan melihat tempat tujuan yang Tuhan anugerahkan kepada kita. Meskipun demikian, kesombongan masih menimbulkan masalah di dalam hati kita, dan kita tetap tidak mau secara aktif menerima orang seperti ini sebagai Tuhan kita. Walaupun Dia sudah memberi kita begitu banyak manna, begitu banyak hal untuk dinikmati, tak satu pun dari hal ini yang bisa mengambil kedudukan Tuhan di hati kita. Kita menghargai identitas dan status istimewa orang ini hanya dengan sangat enggan. Asalkan Dia tidak membuka mulut-Nya untuk menyuruh kita mengakui-Nya sebagai Tuhan, kita tidak akan pernah mau mengambil inisiatif untuk mengakui-Nya sebagai Tuhan yang segera akan datang tetapi yang sudah lama bekerja di tengah-tengah kita.

Tuhan melanjutkan perkataan-Nya, menggunakan berbagai metode dan banyak perspektif untuk menasihati kita tentang apa yang seharusnya kita lakukan, sembari pada saat yang sama mengungkapkan suara hati-Nya. Firman-Nya mengandung kuasa hidup, menunjukkan kepada kita jalan yang harus kita tempuh, dan membuat kita memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan kebenaran. Kita mulai tertarik akan firman-Nya, kita mulai memperhatikan nada dan cara bicara-Nya, dan tanpa sadar kita mulai memperhatikan suara hati orang yang tidak mencolok ini. Dia bekerja dengan sepenuh hati bagi kita, kurang tidur dan kehilangan nafsu makan demi kita, menangis untuk kita, mendesah untuk kita, dan merintih dalam penyakit untuk kita; Dia menanggung penghinaan demi tempat tujuan dan keselamatan kita; dan keadaan kita yang mati rasa serta pemberontakan kita membuat air mata dan darah bercucuran dari hati-Nya. Tidak ada manusia biasa yang memiliki hakikat dan kepunyaan ini, dan tidak ada manusia rusak yang mampu memiliki atau mencapai hal-hal ini. Dia memiliki toleransi dan kesabaran yang tidak dimiliki orang biasa, dan kasih-Nya bukanlah sesuatu yang dimiliki oleh makhluk ciptaan mana pun. Tak seorang pun selain Dia yang mampu mengetahui semua pemikiran kita, atau mengetahui natur dan esensi kita dengan jelas dan sepenuhnya, atau menghakimi pemberontakan dan kerusakan umat manusia, atau mewakili Tuhan yang di surga untuk berbicara kepada kita serta bekerja pada kita seperti ini. Tak seorang pun selain Dia yang memiliki otoritas, hikmat, dan martabat Tuhan; watak Tuhan serta apa yang dimiliki-Nya dan siapa Dia dinyatakan seluruhnya di dalam diri-Nya. Tak seorang pun selain Dia yang bisa menunjukkan jalan dan membawa terang kepada kita. Tak seorang pun selain Dia yang mampu menyingkapkan misteri yang belum pernah Tuhan nyatakan sejak penciptaan sampai sekarang. Tak seorang pun selain Dia yang mampu menyelamatkan kita dari belenggu Iblis dan watak rusak kita sendiri. Dia mewakili Tuhan; Dia mengungkapkan suara hati Tuhan, nasihat Tuhan, dan firman penghakiman Tuhan terhadap seluruh umat manusia. Dia telah membuka zaman yang baru, era yang baru, dan mengantarkan datangnya langit dan bumi yang baru, serta pekerjaan yang baru, Dia telah memberi kita harapan serta mengakhiri kehidupan yang kita jalani dalam keadaan samar, dan Dia telah memungkinkan seluruh keberadaan kita untuk sepenuhnya melihat jalan menuju keselamatan. Dia telah menaklukkan seluruh keberadaan kita dan mendapatkan hati kita. Sejak saat itu, hati kita tersadar, dan roh kita tampak dihidupkan kembali: Orang yang biasa dan tidak berarti ini, orang yang hidup di antara kita dan sudah lama ditolak oleh kita ini—bukankah ini adalah Tuhan Yesus, yang selalu ada dalam pemikiran kita, dalam keadaan terjaga atau bermimpi, dan yang selalu kita rindukan siang dan malam? Itulah Dia! Itu benar-benar Dia! Dialah Tuhan kita! Dialah kebenaran, jalan, dan hidup! Dia telah membuat kita hidup kembali dan melihat terang, serta membuat hati kita berhenti mengembara. Kita telah kembali ke rumah Tuhan, kita telah kembali ke hadapan takhta-Nya, kita berhadapan muka dengan-Nya, kita telah melihat wajah-Nya, dan kita telah melihat jalan yang terbentang di depan. Pada saat ini, hati kita telah sepenuhnya ditaklukkan oleh-Nya; kita tidak lagi meragukan siapa Dia, tidak lagi menentang pekerjaan dan firman-Nya, dan kita jatuh tersungkur di hadapan-Nya. Kita hanya berharap untuk mengikuti jejak langkah Tuhan sepanjang sisa hidup kita, dan disempurnakan oleh-Nya, dan membalas kasih karunia-Nya, dan membalas kasih-Nya bagi kita, serta menaati pengaturan dan rencana-Nya dan bekerja sama dengan pekerjaan-Nya, serta melakukan semua yang kita bisa untuk menyelesaikan apa yang dipercayakan-Nya kepada kita.

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Lampiran 4: Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 74

Tuhan dan manusia tidak dapat dianggap setara. Esensi-Nya dan pekerjaan-Nya adalah yang paling tidak dapat diselami dan dipahami oleh manusia. Jika bukan Tuhan sendiri yang melakukan pekerjaan-Nya dan mengucapkan firman-Nya di tengah umat manusia, apa pun yang terjadi, manusia tidak akan dapat memahami maksud-maksud Tuhan. Karena itu, bahkan orang-orang yang telah mengabdikan seluruh hidupnya kepada Tuhan tidak akan bisa mendapatkan perkenanan-Nya. Jika Tuhan tidak mulai bekerja, sebaik apa pun manusia melakukannya, semuanya akan menjadi sia-sia, karena pikiran Tuhan akan selalu lebih tinggi daripada pikiran manusia, dan hikmat Tuhan tidak dapat diselami oleh siapa pun. Jadi, Kukatakan bahwa orang-orang yang mengaku "sepenuhnya memahami" Tuhan dan pekerjaan-Nya adalah sekelompok orang yang tidak kompeten; mereka semua congkak dan tak tahu apa-apa. Manusia seharusnya tidak membatasi pekerjaan Tuhan; lagi pula, manusia tidak mampu membatasi pekerjaan Tuhan. Di mata Tuhan, manusia itu lebih kecil daripada seekor semut; jadi bagaimana manusia mampu menyelami pekerjaan Tuhan? Mereka yang suka berkata, "Tuhan tidak bekerja dengan cara ini atau itu," atau "Tuhan seperti ini atau itu"—bukankah mereka sedang berbicara dengan congkak? Kita semua seharusnya menyadari bahwa manusia, yang berasal dari daging, telah dirusak oleh Iblis. Natur umat manusia adalah menentang Tuhan. Umat manusia tidak bisa setara dengan Tuhan, apalagi dapat berharap untuk menasihati pekerjaan Tuhan. Mengenai bagaimana Tuhan menuntun manusia, ini adalah pekerjaan Tuhan itu sendiri. Sudah sepatutnya manusia harus tunduk, tanpa memiliki pandangan ini atau itu, karena manusia hanyalah debu. Karena adalah niat kita untuk mencari Tuhan, kita tidak boleh mengajukan gagasan kita pada pekerjaan-Nya untuk pertimbangan Tuhan, apalagi menggunakan watak kita yang rusak untuk dengan sengaja dan penuh semangat menentang pekerjaan Tuhan. Bukankah itu membuat kita menjadi antikristus? Bagaimana orang semacam itu bisa percaya kepada Tuhan? Karena kita percaya bahwa Tuhan itu ada, dan karena kita ingin memuaskan Dia dan melihat-Nya, kita harus mencari jalan kebenaran, dan harus mencari jalan untuk menjadi sesuai dengan Tuhan. Kita tidak boleh dengan keras kepala menentang Dia. Apa manfaat yang mungkin bisa timbul dari tindakan seperti itu?

Saat ini, Tuhan telah melakukan pekerjaan baru. Engkau mungkin tidak dapat menerima firman ini, dan mungkin firman ini tidak biasa bagimu, tetapi Kusarankan kepadamu agar tidak menyingkapkan tabiat alamiahmu untuk sekarang, karena hanya orang yang benar-benar lapar dan haus akan kebenaran di hadapan Tuhan yang dapat mendapatkan kebenaran, dan hanya mereka yang benar-benar saleh yang bisa dicerahi dan dibimbing oleh-Nya. Hasil-hasil diperoleh lewat mencari kebenaran dengan ketenangan hati, bukan dengan pertengkaran dan perbantahan. Ketika Aku mengatakan bahwa "Saat ini, Tuhan telah melakukan pekerjaan baru", yang Kumaksudkan adalah kedatangan Tuhan kembali menjadi daging. Mungkin perkataan ini tidak mengganggumu; mungkin engkau membencinya; atau bahkan perkataan itu mungkin sangat menarik bagimu. Apa pun itu, Kuharap semua orang yang benar-benar merindukan penampakan Tuhan bisa menerima kenyataan ini dan memeriksanya dengan saksama, daripada langsung mengambil kesimpulan tentang hal ini; itulah yang seharusnya dilakukan orang bijak.

Menyelidiki hal semacam ini tidaklah sulit, tetapi itu menuntut setiap kita untuk terlebih dahulu mengetahui satu kebenaran ini: Dia yang adalah Tuhan yang berinkarnasi akan memiliki esensi Tuhan, dan Dia yang adalah Tuhan yang berinkarnasi akan memiliki pengungkapan Tuhan. Karena Tuhan menjadi daging, Dia akan mendatangkan pekerjaan yang ingin Dia lakukan, dan karena Tuhan menjadi daging, Dia akan mengungkapkan siapa Dia, dan akan dapat membawa kebenaran kepada manusia, menganugerahkan hidup kepadanya, dan menunjukkan jalan kepadanya. Daging yang tidak memiliki esensi Tuhan pasti bukan Tuhan yang berinkarnasi; ini tidak diragukan lagi. Jika manusia berniat untuk menyelidiki apakah daging itu adalah daging inkarnasi Tuhan, manusia harus menegaskannya dari watak yang Dia ungkapkan dan perkataan yang Dia ucapkan. Dengan kata lain, untuk menegaskan apakah itu adalah daging inkarnasi Tuhan atau bukan, dan apakah itu jalan yang benar atau bukan, orang harus membedakan berdasarkan esensi-Nya. Jadi, untuk menentukan apakah itu daging Tuhan yang berinkarnasi atau bukan, kuncinya terletak pada esensi-Nya (pekerjaan-Nya, perkataan-Nya, watak-Nya, dan banyak aspek lainnya), bukan pada penampilan lahiriah-Nya. Jika manusia hanya memeriksa penampilan lahiriah-Nya, dan sebagai akibatnya mengabaikan esensi-Nya, ini menunjukkan bahwa manusia itu bodoh dan tidak tahu apa-apa. Penampilan lahiriah tidak dapat menentukan esensi; selain itu, pekerjaan Tuhan tidak pernah dapat sesuai dengan gagasan manusia. Bukankah penampilan lahiriah Yesus bertentangan dengan gagasan manusia? Bukankah raut wajah dan pakaian-Nya tidak dapat memberi petunjuk sedikit pun tentang jati diri-Nya yang sebenarnya? Bukankah alasan orang-orang Farisi mula-mula menentang Yesus justru karena mereka hanya melihat penampilan lahiriah-Nya, dan tidak dengan sungguh-sungguh menerima firman yang Dia ucapkan? Aku berharap agar setiap saudara-saudari yang mencari penampakan Tuhan tidak akan mengulangi tragedi sejarah itu. Engkau tidak boleh menjadi orang-orang Farisi masa kini dan sekali lagi menyalibkan Tuhan di kayu salib. Engkau harus memikirkan dengan saksama bagaimana menyambut kedatangan Tuhan kembali, dan engkau harus memiliki pikiran yang jernih tentang bagaimana menjadi orang yang tunduk pada kebenaran. Inilah tanggung jawab setiap orang yang menantikan Yesus datang kembali di atas awan. Kita harus membersihkan mata rohani kita untuk membuatnya jelas, dan tidak terperosok ke dalam kata-kata khayalan yang berlebihan. Kita harus merenungkan tentang pekerjaan Tuhan yang nyata, dan melihat aspek Tuhan yang nyata. Jangan terhanyut atau tersesat dalam khayalanmu, yang selalu menantikan hari ketika Tuhan Yesus tiba-tiba turun di antaramu di atas awan untuk membawa engkau semua yang tidak pernah mengenal atau melihat-Nya, dan yang tidak tahu bagaimana mengikuti kehendak-Nya. Lebih baik pikirkanlah hal-hal yang lebih nyata!

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Kata Pengantar"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 75

Ingin tahukah engkau apa sumber masalah yang menyebabkan orang Farisi menentang Yesus? Ingin tahukah engkau apa esensi orang-orang Farisi? Mereka penuh dengan khayalan tentang Mesias. Selain itu, mereka hanya percaya bahwa Mesias akan datang, tetapi mereka tidak mengejar kebenaran hidup. Jadi, sampai hari ini mereka masih menunggu kedatangan Mesias, karena mereka tidak memiliki pengetahuan tentang jalan kehidupan, dan tidak tahu apa yang dimaksud dengan jalan kebenaran. Menurutmu, bagaimana orang-orang bodoh, keras kepala, dan bebal seperti itu bisa mendapatkan berkat Tuhan? Bagaimana mungkin mereka dapat melihat Mesias? Mereka menentang Yesus karena mereka tidak mengetahui arah pekerjaan Roh Kudus, karena mereka tidak mengetahui jalan kebenaran yang Yesus ucapkan, dan bahkan lebih dari itu, karena mereka tidak mengenal Mesias. Dan karena mereka belum pernah melihat Mesias dan tidak pernah berhubungan dengan Mesias, mereka membuat kesalahan dengan berpaut pada nama Mesias sambil menentang esensi Mesias dengan segala cara yang memungkinkan. Orang-orang Farisi ini pada dasarnya keras kepala, congkak, dan tidak menaati kebenaran. Prinsip kepercayaan mereka kepada Tuhan adalah: sedalam apa pun khotbah-Mu, setinggi apa pun otoritas-Mu, Engkau bukan Kristus kecuali jika Engkau disebut Mesias. Bukankah keyakinan ini konyol dan tidak masuk akal? Biar Kutanyakan lebih lanjut kepadamu: bukankah sangat mudah bagimu untuk melakukan kesalahan-kesalahan orang Farisi pada waktu itu, mengingat engkau juga tidak sedikit pun mengenal Yesus? Mampukah engkau membedakan jalan kebenaran? Dapatkah engkau benar-benar menjamin bahwa engkau tidak akan menentang Kristus? Mampukah engkau mengikuti pekerjaan Roh Kudus? Jika engkau tidak tahu apakah engkau akan menentang Kristus atau tidak, maka Kukatakan bahwa engkau sudah hidup di ambang kematian. Mereka yang tidak mengenal Mesias semuanya mampu menentang Yesus, menolak Yesus, memfitnah Dia. Orang-orang yang tidak memahami Yesus semuanya mampu menolak-Nya dan mencerca-Nya. Bahkan lebih dari itu, mereka mampu menganggap kedatangan kembali Yesus sebagai penyesatan Iblis, dan mayoritas orang ini akan mengutuk Yesus yang sudah datang kembali menjadi daging. Tidakkah semua ini membuat engkau semua takut? Yang engkau semua hadapi adalah penghujatan terhadap Roh Kudus, penghancuran firman yang Roh Kudus ucapkan kepada gereja-gereja, dan penolakan yang penuh penghinaan terhadap semua yang Yesus ungkapkan. Apa yang mampu engkau semua peroleh dari Yesus jika engkau begitu bingung? Bagaimana engkau semua mampu memahami pekerjaan yang Yesus lakukan ketika Dia datang kembali menjadi daging di atas awan putih, jika engkau semua dengan keras kepala menolak menyadari kesalahanmu? Kuberitahukan kepadamu: orang-orang yang tidak menerima kebenaran, tetapi dengan membabi buta menantikan kedatangan Yesus di atas awan putih, pastilah orang-orang yang menghujat Roh Kudus, dan mereka pastilah kategori orang yang akan dimusnahkan. Engkau semua hanya menginginkan kasih karunia Yesus, dan hanya ingin menikmati alam surgawi yang penuh kebahagiaan, tetapi tidak pernah menaati perkataan yang Yesus ucapkan, dan tidak pernah menerima kebenaran yang Yesus ungkapkan saat Dia datang kembali menjadi daging. Apa yang akan engkau semua berikan sebagai ganti fakta bahwa Yesus telah datang kembali di atas awan putih? Apakah itu ketulusan engkau semua yang berulang kali berbuat dosa, dan kemudian mengakuinya di bibir saja? Apa yang akan engkau semua persembahkan sebagai korban kepada Yesus yang datang kembali di atas awan putih? Apakah itu modal dari pekerjaanmu selama bertahun-tahun yang kaupakai untuk meninggikan dirimu sendiri? Apa yang akan engkau semua gunakan untuk membuat Yesus yang datang kembali itu memercayaimu? Apakah itu natur congkak engkau semua, yang sama sekali tidak tunduk pada kebenaran?

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Pada Saat Engkau Melihat Tubuh Rohani Yesus, Tuhan Sudah Menciptakan Kembali Langit dan Bumi"

Firman Tuhan Harian: Kutipan 76

Kesetiaanmu hanya dalam perkataan, pengetahuanmu hanyalah pemikiran dan gagasan, kerja kerasmu hanya demi mendapatkan berkat surgawi, jadi, seperti apa sebenarnya imanmu itu? Bahkan sampai hari ini, engkau masih menutup telinga terhadap setiap firman kebenaran. Engkau tidak tahu siapa Tuhan itu, engkau tidak tahu siapa Kristus itu, engkau tidak tahu bagaimana takut akan Yahweh, engkau tidak tahu cara masuk ke dalam pekerjaan Roh Kudus, dan engkau tidak tahu cara membedakan antara pekerjaan Tuhan itu sendiri dengan penyesatan manusia. Engkau hanya tahu mengutuk firman kebenaran apa pun yang diungkapkan oleh Tuhan yang tidak sesuai dengan pemikiranmu sendiri. Di mana kerendahhatianmu? Di mana ketundukanmu? Di mana kesetiaanmu? Di mana sikapmu dalam mencari kebenaran? Di mana hatimu yang takut akan Tuhan? Kuberitahukan kepadamu, mereka yang percaya kepada Tuhan karena mengikuti tanda-tanda pastilah golongan orang yang akan dimusnahkan. Mereka yang tidak mampu menerima perkataan Yesus yang telah kembali menjadi daging pastilah anak-anak neraka, keturunan penghulu malaikat, golongan yang akan dimusnahkan selamanya. Banyak orang mungkin tidak peduli dengan apa yang Aku katakan, tetapi Aku tetap ingin memberi tahu setiap orang yang disebut orang kudus yang mengikuti Yesus bahwa, ketika engkau melihat Yesus turun dari surga di atas awan putih dengan matamu sendiri, itu akan menjadi waktunya Sang Matahari Kebenaran menampakkan diri secara terbuka. Barangkali itu akan menjadi saat yang sangat menggembirakan bagimu, tetapi ketahuilah bahwa saat engkau menyaksikan Yesus turun dari surga, saat itu jugalah engkau turun ke neraka untuk dihukum. Itu akan menjadi waktu untuk memproklamasikan berakhirnya rencana pengelolaan Tuhan dan menjadi saat ketika Tuhan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Karena penghakiman Tuhan sudah akan berakhir sebelum manusia melihat tanda-tanda, pada saat hanya ada pengungkapan kebenaran. Mereka yang menerima kebenaran dan tidak mencari tanda-tanda, sehingga mereka disucikan, akan dibawa ke hadirat takhta Tuhan dan masuk ke dalam pelukan Sang Pencipta. Hanya mereka yang bersikeras percaya bahwa "Yesus yang tidak mengendarai awan putih adalah kristus palsu" akan menerima hukuman abadi, karena mereka hanya percaya kepada Yesus yang menunjukkan tanda-tanda, tetapi tidak mengakui Yesus yang mengungkapkan penghakiman yang berat dan melepaskan kehidupan dan jalan yang benar. Jadi, hanya dengan cara itulah Yesus membereskan mereka pada saat Dia secara terbuka datang kembali di atas awan putih. Mereka terlalu keras kepala, terlalu percaya diri, terlalu congkak. Bagaimana mungkin sampah seperti mereka bisa diberi upah oleh Yesus? Kedatangan Yesus kembali adalah keselamatan besar bagi orang-orang yang mampu menerima kebenaran, tetapi bagi mereka yang tidak dapat menerima kebenaran, itu adalah tanda penghukuman. Engkau semua harus memilih jalanmu sendiri, dan jangan menghujat Roh Kudus dan menolak kebenaran. Jangan menjadi orang yang bebal dan congkak, tetapi jadilah orang yang tunduk pada bimbingan Roh Kudus, yang haus dan mencari kebenaran; hanya dengan cara inilah engkau semua akan mendapatkan manfaat. Aku menasihati agar engkau semua menempuh jalan kepercayaanmu kepada Tuhan dengan berhati-hati. Jangan dengan sembarangan langsung mengambil kesimpulan; terlebih lagi, jangan sembarangan dan ceroboh dalam kepercayaanmu kepada Tuhan. Engkau semua harus tahu bahwa orang-orang yang percaya kepada Tuhan setidaknya harus memiliki hati yang rendah hati dan takut akan Tuhan. Mereka yang telah mendengar kebenaran tetapi mencibir dan menghinanya adalah orang-orang yang bodoh dan bebal. Mereka yang telah mendengar kebenaran tetapi dengan sembarangan langsung mengambil kesimpulan atau mengutuknya adalah orang-orang yang congkak. Tak seorang pun yang percaya kepada Yesus pantas menyumpahi atau mengutuk orang lain. Engkau semua harus menjadi orang yang bernalar dan menerima kebenaran. Mungkin, setelah mendengar tentang jalan kebenaran dan setelah membaca firman kehidupan, engkau yakin bahwa hanya satu dari 10.000 perkataan ini yang sesuai dengan sudut pandangmu dan Alkitab, maka engkau harus terus mencari dalam 1/10.000 dari perkataan ini. Aku tetap menasihatimu agar engkau bersikap rendah hati, jangan terlalu percaya diri, dan jangan meninggikan dirimu terlalu tinggi. Dengan memiliki sedikit hati yang takut akan Tuhan, engkau akan mendapatkan terang yang lebih besar. Jika engkau teliti mengkaji dan berulang-ulang merenungkan perkataan ini, engkau akan mengerti apakah perkataan ini merupakan kebenaran atau bukan, dan apakah perkataan ini merupakan hidup atau bukan. Bisa jadi, baru membaca beberapa kalimat saja, beberapa orang tanpa berpikir akan mengutuk perkataan ini, dengan berkata: "Ini hanya sekadar pencerahan Roh Kudus," atau, "Ini kristus palsu yang datang untuk menyesatkan orang." Mereka yang mengatakan hal-hal seperti itu dibutakan oleh ketidaktahuan! Engkau terlalu sedikit memahami pekerjaan dan hikmat Tuhan, dan Aku sarankan agar engkau memulai lagi dari nol! Janganlah engkau sekalian tanpa berpikir langsung mengutuk firman yang dinyatakan oleh Tuhan karena kristus-kristus palsu yang muncul pada akhir zaman, dan janganlah menjadi orang yang menghujat Roh Kudus karena takut disesatkan. Bukankah itu sangat disayangkan? Jika setelah banyak mengkaji, engkau tetap percaya bahwa firman ini bukan kebenaran, bukan jalan, dan bukan pengungkapan Tuhan, pada akhirnya engkau akan dihukum, dan tidak mendapatkan berkat. Jika engkau tidak dapat menerima kebenaran yang disampaikan dengan begitu sederhana dan jelas ini, bukankah engkau tidak layak menerima keselamatan Tuhan? Bukankah engkau orang yang tidak cukup diberkati untuk kembali ke hadapan takhta Tuhan? Pikirkanlah hal itu! Jangan gegabah dan terburu-buru, dan jangan memperlakukan iman kepada Tuhan sebagai permainan. Berpikirlah demi tempat tujuanmu, demi prospekmu, demi hidupmu, dan jangan bermain-main dengan dirimu sendiri. Dapatkah engkau menerima semua perkataan ini?

—Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Pada Saat Engkau Melihat Tubuh Rohani Yesus, Tuhan Sudah Menciptakan Kembali Langit dan Bumi"

Sebelumnya: Tiga Tahap Pekerjaan

Selanjutnya: Penghakiman pada Akhir Zaman

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Pengaturan

  • Teks
  • Tema

Warna Solid

Tema

Jenis Huruf

Ukuran Huruf

Spasi Baris

Spasi Baris

Lebar laman

Isi

Cari

  • Cari Teks Ini
  • Cari Buku Ini

Hubungi kami via WhatsApp