Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Pelanggaran Akan Membawa Manusia Ke Neraka

Aku sudah memberikan banyak peringatan dan mengaruniakan banyak kebenaran kepada engkau sekalian untuk menaklukkan engkau sekalian. Hari ini engkau sekalian merasa lebih baik daripada dahulu, mengerti banyak prinsip bagaimana seharusnya seseorang bersikap dan memiliki lebih banyak akal sehat yang seharusnya dimiliki orang yang setia. Inilah hasil yang sudah engkau sekalian capai peroleh selama bertahun-tahun sampai sekarang. Aku tidak menyangkali prestasi engkau sekalian, tapi Aku harus katakan dengan jujur bahwa Aku juga tidak menyangkali banyaknya ketidaktaatan dan pemberontakanmu terhadap-Ku selama bertahun-tahun ini karena tidak ada satu pun orang kudus di antara engkau sekalian. Engkau sekalian, tanpa terkecuali, sudah dirusak Iblis dan musuh Kristus. Pelanggaran dan ketidaktaatan engkau sekalian sampai hari ini tidak terhitung banyaknya, sehingga tidak aneh bahwa Aku selalu mengulangi apa yang telah Kukatakan di hadapan engkau sekalian. Aku tidak mau hidup dengan cara ini dengan engkau sekalian, tapi demi masa depan engkau sekalian, tempat tujuan engkau sekalian, Aku akan mengulangi segala yang telah Kufirmankan sekali lagi. Aku harap engkau sekalian akan mendengarkan Aku, dan Aku lebih berharap lagi engkau sekalian akan percaya setiap firman yang Aku katakan dan engkau sekalian akan memahami implikasi mendalam dari firman-Ku. Jangan ragu dengan apa yang akan Kufirmankan, atau mengutip firman-Ku semaumu dan membuangnya, bagi-Ku itu tidak bisa dimaafkan. Jangan menghakimi firman-Ku, atau menganggapnya rendah atau mengatakan Aku selalu mencobai engkau sekalian atau lebih parah, mengatakan apa yang telah Kufirmankan kepada engkau sekalian tidak akurat. Bagi-Ku itu tidak bisa dimaafkan. Karena engkau sekalian memperlakukan-Ku dan apa yang Kufirmankan dengan kecurigaan dan tidak pernah menerimanya, Aku mengatakan ini dengan sungguh-sungguh kepada engkau sekalian semua: Jangan hubungkan apa yang Kufirmankan dengan filsafat jangan samakan dengan kebohongan penipu, dan jangan merespons firman-Ku dengan tidak hormat. Mungkin tidak ada orang di masa depan yang bisa memberitahu apa yang Aku firmankan pada engkau sekalian, atau berbicara dengan murah hati, apalagi membimbing engkau sekalian melewati poin-poin ini dengan sabar. Hari-hari yang akan datang akan dihabiskan untuk mengingat masa bahagia, atau dengan menangis keras, atau merintih kesakitan atau engkau sekalian akan hidup dalam gelap malam tanpa ada setitik kebenaran atau kehidupan atau hanya menunggu dengan pasrah, atau dalam penyesalan yang begitu mendalam karena alasan di masa lalu.... Kemungkinan-kemungkinan itu nyaris tak terhindarkan bagi engkau sekalian. Karena tidak ada satu pun dari engkau sekalian yang duduk saat ini yang benar-benar menyembah Tuhan; engkau sekalian menenggelamkan diri dalam dunia kejahatan dan tidak bermoral, mencampuradukkan kepercayaan ke dalam roh, jiwa, dan tubuh dengan banyak hal yang tidak ada hubungannya dengan kebenaran dan kehidupan dan malah menentangnya. Jadi apa yang Aku harapkan dari engkau sekalian adalah engkau sekalian bisa dibawa kepada jalan terang. Harapan-Ku satu-satunya adalah engkau sekalian mampu menjaga diri sendiri, berhati-hati, tidak menekankan pada tempat tujuan sehingga engkau sekalian memandang sikap dan pelanggaranmu dengan acuh tak acuh.

Orang yang yang sudah lama percaya kepada Tuhan sekarang berharap akan ada tempat tujuan indah, semua orang yang percaya kepada Tuhan berharap keberuntungan akan tiba-tiba datang kepada mereka, dan mereka semua berharap tanpa mereka sadari mereka akan sudah ada di surga. Tapi Aku katakan orang-orang ini dengan pikiran mereka yang menyenangkan, tidak tahu apakah mereka layak untuk menerima kekayaan dari surga atau duduk di takhta di surga. Engkau sekalian saat ini memiliki pengetahuan yang baik tentang diri sendiri, tetapi masih berharap bisa melarikan diri dari bencana di akhir zaman dan tangan Yang Mahakuasa yang akan menghukum orang jahat. Sepertinya walau memiliki mimpi indah dan ingin hidup yang mudah adalah suatu ciri umum orang-orang yang dirusak Iblis, namun bukan ciri dari orang jenius. Meski begitu, Aku masih ingin mengakhiri keinginan dan semangat engkau sekalian yang besar untuk mendapat berkat. Karena banyaknya pelanggaran engkau sekalian dan karena ketidaktaatan yang menggunung dan terus bertambah, bagaimana bisa itu semua sesuai dengan gambaran engkau sekalian akan masa depan yang indah? Jika engkau sekalian ingin terus melanjutkan hidup dengan cara yang salah seperti yang engkau sekalian kehendaki, tanpa ada yang menahan engkau sekalian, tetapi ingin mimpi terwujud, maka Aku mendorong engkau sekalian untuk terus tidur dan jangan bangun, karena mimpi engkau sekalian adalah mimpi kosong dan tidak akan membuat engkau sekalian mendapat pengecualian di hadapan Tuhan yang benar. Jika engkau sekalian ingin mimpi terwujud, maka jangan pernah memimpikannya, tetapi selamanya hadapilah kebenaran, hadapilah kenyataannya. Hanya inilah satu-satunya cara menyelamatkan dirimu. Apa saja langkah-langkah metode secara konkret?

Pertama, selidiki semua pelanggaranmu dan periksa semua sikapmu dan pikiranmu yang tidak sesuai dengan kebenaran.

Engkau sekalian bisa melakukannya dengan mudah dan Aku percaya orang yang bisa berpikir tentu bisa melakukannya. Namun, mereka yang tidak pernah tahu apa yang dimaksud dengan pelanggaran dan kebenaran adalah pengecualian, karena secara fundamental mereka bukanlah orang yang bisa berpikir. Aku berbicara kepada orang-orang yang dibenarkan oleh Tuhan, jujur, dan tidak benar-benar menyinggung perintah, dan mudah menemukan pelanggarannya. Walau apa yang Kuminta dari engkau sekalian adalah sesuatu yang mudah, tetapi ini bukanlah satu-satunya yang Aku minta dari engkau sekalian. Namun Aku masih berharap engkau sekalian tidak tertawa diam-diam mendengar apa yang Aku minta, atau memandangnya sepele. Anggaplah serius dan jangan mengabaikannya.

Kedua, untuk setiap pelanggaranmu dan ketidaktaatanmu carilah kebenaran yang berkaitan dan gunakan kebenaran itu sebagai solusi, lalu gantilah tindakan pelanggaran serta pikiran dan tindakan yang tidak taat dengan melakukan kebenaran.

Ketiga, jadilah orang yang jujur, bukan orang yang karena pintar, malah menjadi licik. (Sekali lagi Aku meminta engkau sekalian menjadi orang yang jujur)

Jika engkau bisa melakukan ketiga hal yang Aku minta ini maka engkau adalah orang yang diberkati, yang mimpinya akan terwujud dan mendapatkan keberuntungan. Mungkin engkau sekalian akan memperlakukan permintaan sederhana ini dengan serius atau sebaliknya mengganggapnya tidak penting. Apa pun itu, tujuan-Ku adalah memenuhi mimpi engkau sekalian, membuat cita-cita tergenapi, bukan mengejek atau menjelek-jelekkan engkau sekalian.

Tuntutan-Ku sederhana, tapi apa yang Aku firmankan tidak sesederhana seperti satu tambah satu sama dengan dua. Jika yang engkau sekalian lakukan hanyalah membicarakannya secara sambil lalu, bicara omong kosong dan muluk-muluk, maka harapan dan keinginan engkau sekalian selamanya tidak akan terwujud. Aku tidak akan merasa kasihan pada engkau sekalian yang menderita bertahun-tahun dan bekerja keras tapi tidak ada hasilnya. Sebaliknya, Aku akan menghukum mereka yang tidak memenuhi tuntutan-Ku, bukan memberi upah, tapi tetap Aku tidak bersimpati pada mereka. Mungkin engkau sekalian membayangkan karena sudah menjadi pengikut-Ku selama bertahun-tahun dan melakukan banyak hal bagi-Ku, engkau sekalian akan mendapat upah di rumah Tuhan untuk menjadi pelaku pelayanan. Aku katakan sebagian besar dari engkau sekalian berpikir seperti ini karena engkau sekalian sampai sekarang mengejar prinsip bagaimana mengambil untung dari apa yang dikerjakan dan tidak dimanfaatkan. Jadi Aku katakan sekarang dengan serius. Aku tidak peduli dengan berapa banyak pekerjaanmu, sebagus apa pun itu, atau seberapa menarik kualifikasimu, seberapa dekat engkau mengikut Aku, seberapa terkenalnya engkau, atau seberapa baik sikapmu, selama engkau tidak melakukan apa yang Aku minta, engkau tidak akan mendapat pujian dari-Ku. Lepaskan semua pemikiran dan perhitunganmu secepat mungkin dan mulailah anggap serius permintaan-Ku. Jika tidak Aku akan mengubah semua orang menjadi abu untuk mengakhiri pekerjaan-Ku dan membuat pekerjaan yang sudah Kulakukan selama bertahun-tahun dan penuh penderitaan menjadi sia-sia karena Aku tidak bisa membawa musuh-musuh-Ku dan orang yang bau kejahatan masuk kerajaan-Ku, ke masa yang akan datang.

Aku punya banyak keinginan. Aku harap engkau sekalian bisa bersikap baik, setia memenuhi tugasmu, memiliki kebenaran dan kemanusiaan, menjadi seseorang yang mau menyerahkan segalanya dan hidupnya bagi Tuhan dan seterusnya. Semua harapan itu lahir dari kekurangan, kerusakan, dan ketidaktaatan engkau sekalian. Jika dalam semua pembicaraan yang Aku adakan dengan engkau sekalian tidak cukup untuk menarik perhatian engkau sekalian, maka mungkin Aku tidak perlu mengatakan apa-apa lagi. Tetapi, engkau sekalian pasti mengerti apa hasilnya. Aku tidak tidak pernah istirahat, jadi kalau Aku tidak berfirman, Aku akan melakukan sesuatu supaya manusia bisa melihat. Aku bisa membuat lidah seseorang membusuk atau seseorang meninggal dengan anggota tubuh tercerai berai, atau membuat seseorang mengalami kelainan saraf dan membuat mereka melakukan hal gila. Atau Aku bisa membuat sebagian orang mengalami penderitaan yang Aku siapkan bagi mereka. Dengan begitu Aku akan merasa senang, bahagia sekali. Dari dulu selalu, "kebaikan dibalas kebaikan dan kejahatan dibalas kejahatan," jadi kenapa sekarang tidak begitu? Jika engkau ingin menentang-Ku dan ingin menghakimi Aku, maka Aku akan membuat mulutmu membusuk dan Aku akan senang melihatnya. Ini karena pada akhirnya engkau tidak melakukan apa pun yang berhubungan dengan kebenaran, apalagi kehidupan, sementara semua yang Aku lakukan adalah kebenaran, semua yang sesuai dengan prinsip pekerjaan-Ku dan perintah yang Aku tetapkan. Karena itu Aku mendorong engkau untuk melakukan kebaikan, berhenti melakukan yang jahat, dan dengarkan perintah-Ku dalam waktu luang engkau sekalian. Maka Aku akan merasa senang. Jika engkau sekalian berkontribusi (atau menyumbangkan) kepada kebenaran, seperseribu saja dari usaha yang engkau lakukan dalam daging, maka Aku katakan, engkau sekalian tidak akan sering melakukan pelanggaran atau berkata kotor. Bukankah ini jelas?

Semakin banyak pelanggaranmu, semakin kecil kemungkinan engkau akan sampai ke tempat tujuan yang baik. Sebaliknya, semakin sedikit pelanggaranmu, semakin besar peluang engkau dipuji Tuhan. Jika pelanggaranmu meningkat sampai di titik tidak mungkin bagi-Ku mengampunimu, maka engkau telah menyia-nyiakan kesempatan diampuni. Jika hal itu yang terjadi, maka tempat tujuanmu bukan di atas, tetapi di bawah. Jika engkau tidak percaya pada-Ku maka beranikan dirimu dan lakukan yang salah, dan lihat apa yang engkau akan dapatkan. Jika engkau orang yang tekun yang melakukan kebenaran, maka engkau pasti memiliki kesempatan untuk diampuni pelanggarannya, dan jumlah ketidaktaatanmu akan menjadi semakin sedikit. Jika engkau adalah orang yang tidak mau melakukan kebenaran, maka pelanggaranmu di hadapan Tuhan pasti akan meningkat, jumlah ketidaktaatanmu akan semakin bertambah, sampai tiba saatnya engkau dihancurkan dan waktu itulah mimpi indahmu tentang menerima berkat akan dihancurkan. Jangan anggap pelanggaranmu sebagai kesalahan atau ketidakdewasaan atau kebodohan manusia, jangan gunakan alasan engkau tidak melakukan kebenaran karena kemampuan buruk engkau membuat tidak mungkin melakukannya, dan bahkan jangan menyebut pelanggaran yang engkau sudah lakukan sebagai tindakan dari orang yang tidak tahu kebenaran. Jika engkau mudah mengampuni dirimu dan memperlakukan dirimu dengan kemurahan, maka Aku katakan engkau adalah pengecut yang tidak akan pernah mendapatkan kebenaran, dan pelanggaranmu tidak akan pernah berhenti menghantuimu tetapi menghalangimu memenuhi tuntutan kebenaran dan membuatmu selamanya menjadi hamba Iblis yang setia. Nasihat-Ku padamu tetap sama: Jangan perhatikan tempat tujuanmu saja dan melupakan pelanggaran yang tersembunyi; perhatikan pelanggaranmu dengan serius dan jangan melupakan pelanggaranmu karena terlalu memperhatikan tempat tujuanmu.

Sebelumnya:Tiga Peringatan

Selanjutnya:Sangatlah Penting untuk Memahami Watak Tuhan

Anda Mungkin Juga Menyukai