Pengenalan akan Pekerjaan Tuhan Sekarang Ini

Mengenal pekerjaan Tuhan pada masa-masa ini, sebagian besar berarti mengetahui apa pelayanan utama Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman, dan apa yang harus Dia lakukan di bumi. Aku telah menyebutkan sebelumnya dalam firman-Ku bahwa Tuhan telah datang ke bumi (pada akhir zaman) untuk memberikan sebuah teladan sebelum pergi. Bagaimana cara Tuhan memberi teladan? Dia melakukannya dengan mengucapkan firman, dan dengan bekerja dan berbicara di seluruh negeri. Inilah pekerjaan Tuhan pada akhir zaman; Dia hanya berfirman, untuk menjadikan bumi sebuah dunia firman, agar setiap orang dibekali dan dicerahkan oleh firman-Nya, dan agar roh manusia dibangunkan dan manusia memperoleh pemahaman tentang visi. Pada akhir zaman, Tuhan telah menjadi daging dan datang ke bumi terutama untuk mengucapkan firman. Waktu Yesus datang, Dia memberitakan Injil kerajaan surga, dan menyelesaikan pekerjaan penebusan lewat penyaliban. Dia mengakhiri Zaman Hukum Taurat, dan menghapuskan semua hal yang lama. Kedatangan Yesus mengakhiri Zaman Hukum Taurat, dan mengawali Zaman Kasih Karunia; kedatangan Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman telah mengakhiri Zaman Kasih Karunia. Dia telah datang terutama untuk mengucapkan firman-Nya, menggunakan firman untuk menyempurnakan manusia, menerangi serta mencerahkan manusia, dan dengan demikian, menyingkirkan tempat Tuhan yang samar-samar dalam hati manusia. Ketika Yesus datang, Dia tidak melakukan tahap pekerjaan ini. Ketika Dia datang, Dia melakukan banyak mukjizat, Dia menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, dan Dia melakukan pekerjaan penebusan lewat penyaliban. Akibatnya, dalam gagasan manusia, mereka percaya bahwa beginilah Tuhan itu seharusnya. Sebab ketika Yesus datang, Dia tidak bekerja untuk menghapuskan gambaran Tuhan yang samar-samar dari hati manusia; ketika Dia datang, Dia disalibkan, Dia menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, dan Dia memberitakan Injil kerajaan surga. Di satu sisi, inkarnasi Tuhan pada akhir zaman menghapuskan ruang yang ditempati Tuhan yang samar-samar dalam gagasan manusia, sehingga tidak ada lagi gambaran Tuhan yang samar-samar dalam hati manusia. Melalui firman dan pekerjaan-Nya yang nyata, melalui pergerakan-Nya melintasi seluruh negeri, dan melalui pekerjaan-Nya yang sangat nyata dan normal yang dilakukan-Nya di antara manusia, Dia membuat manusia mengetahui kenyataan diri Tuhan, dan menghapuskan ruang bagi Tuhan yang samar-samar dalam hati manusia. Di sisi lain, Tuhan menggunakan firman yang diucapkan oleh daging-Nya untuk melengkapi manusia, dan menyelesaikan segala sesuatu. Inilah pekerjaan yang akan Tuhan selesaikan pada akhir zaman.

Hal yang harus engkau semua ketahui:

1. Pekerjaan Tuhan itu tidaklah supernatural, dan engkau semua tidak boleh memiliki gagasan tertentu mengenai hal ini.

2. Engkau semua harus memahami pekerjaan utama yang harus dilakukan oleh Tuhan yang berinkarnasi pada saat ini.

Dia tidak datang untuk menyembuhkan orang sakit, atau mengusir setan, atau melakukan mukjizat, dan Dia tidak datang untuk memberitakan Injil pertobatan, atau menganugerahkan penebusan kepada manusia. Itu karena Yesus sudah melakukan pekerjaan ini, dan Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama. Pada zaman sekarang, Tuhan telah datang untuk mengakhiri Zaman Kasih Karunia dan menghalau semua praktik yang dilakukan pada Zaman Kasih Karunia. Tuhan yang nyata telah datang terutama untuk memperlihatkan kenyataan diri-Nya. Ketika Yesus datang, Dia mengucapkan sedikit firman; Dia terutama memperlihatkan mukjizat, mengadakan tanda dan mukjizat, menyembuhkan orang sakit, dan mengusir setan, atau Dia mengucapkan nubuat untuk meyakinkan manusia dan membuat manusia melihat bahwa Dia benar-benar adalah Tuhan, dan bahwa Dia tidak memiliki perasaan daging. Pada akhirnya, Dia menyelesaikan pekerjaan penyaliban. Tuhan zaman sekarang tidak memperlihatkan tanda dan mukjizat, Dia juga tidak menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan. Waktu Yesus datang, pekerjaan yang Dia lakukan merepresentasikan satu bagian dari Tuhan, tetapi kali ini, Tuhan telah datang untuk melakukan tahap pekerjaan yang sudah waktunya, sebab Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama; Dia adalah Tuhan yang selalu baru dan tak pernah usang, jadi, satu-satunya yang engkau saksikan pada zaman sekarang adalah firman dan pekerjaan Tuhan yang nyata.

Pada akhir zaman, Tuhan telah menjadi daging terutama untuk mengucapkan firman-Nya, menjelaskan segala sesuatu yang perlu bagi hidup manusia, menunjukkan hal yang harus manusia masuki, memperlihatkan kepada manusia perbuatan-perbuatan Tuhan, dan memperlihatkan kepada manusia hikmat, kemahakuasaan, dan keajaiban Tuhan. Melalui berbagai cara Tuhan berbicara, manusia menyaksikan keunggulan Tuhan, kebesaran Tuhan, dan, terlebih lagi, kerendahhatian serta ketersembunyian Tuhan. Manusia melihat bahwa Tuhan itu unggul, tetapi Dia rendah hati dan tersembunyi, dan dapat menjadi yang paling kecil dari semuanya. Sebagian firman-Nya diucapkan langsung dari sudut pandang Roh, sebagian firman-Nya diucapkan langsung dari sudut pandang manusia, dan sebagian firman-Nya diucapkan dari sudut pandang orang ketiga. Dari hal ini, dapat dilihat bahwa cara Tuhan bekerja sangat beragam dan melalui firmanlah Dia memampukan manusia untuk melihatnya. Pekerjaan Tuhan pada akhir zaman normal dan nyata, dan karena itulah sekelompok orang pada akhir zaman akan mengalami ujian yang terbesar. Karena kenormalan dan kenyataan diri Tuhan, semua orang sudah masuk ke dalam ujian yang seperti itu; masuknya manusia ke dalam ujian Tuhan adalah karena kenormalan dan kenyataan diri Tuhan. Pada zaman Yesus, tidak ada gagasan manusia ataupun ujian. Karena sebagian besar pekerjaan yang Yesus lakukan sesuai dengan gagasan manusia, orang-orang mengikuti Dia, dan tidak memiliki gagasan tentang diri-Nya. Ujian-ujian pada zaman sekarang adalah yang terbesar yang pernah dihadapi manusia, dan ketika dikatakan bahwa orang-orang ini sudah keluar dari kesusahan yang besar, inilah kesusahan yang dimaksud. Pada zaman sekarang, Tuhan berfirman untuk menciptakan iman, kasih, penerimaan akan penderitaan, dan ketundukan dalam diri orang-orang ini. Firman yang diucapkan oleh Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman diucapkan sesuai dengan esensi natur manusia, perilaku manusia, dan apa yang harus dimasuki manusia sekarang ini. Firman-Nya nyata dan normal: Dia tidak berbicara tentang hari esok, Dia juga tidak menengok hari kemarin; Dia hanya berfirman tentang apa yang harus dimasuki, dilakukan, dan dipahami pada zaman sekarang. Jika, pada masa sekarang, muncul orang yang dapat memperlihatkan tanda dan keajaiban, mengusir setan, menyembuhkan orang sakit, dan melakukan banyak mukjizat, dan jika orang ini mengaku bahwa merekalah Yesus yang telah datang, inilah pemalsuan yang dilakukan oleh roh-roh jahat yang meniru Yesus. Ingatlah ini! Tuhan tidak mengulangi pekerjaan yang sama. Tahap pekerjaan Yesus sudah diselesaikan, dan Tuhan tidak akan pernah melakukan lagi tahap pekerjaan tersebut. Pekerjaan Tuhan tidak sejalan dengan gagasan manusia; contohnya, Perjanjian Lama menubuatkan kedatangan Mesias, dan penggenapan nubuat ini adalah kedatangan Yesus. Ini sudah terjadi, maka akan keliru jika Mesias lain datang lagi. Yesus sudah datang sekali, maka akan keliru jika "Yesus" datang lagi kali ini. Ada satu nama untuk setiap zaman, dan setiap nama dicirikan oleh zaman tersebut. Dalam gagasan manusia, Tuhan harus selalu melakukan tanda dan keajaiban, harus selalu menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, dan harus selalu seperti Yesus. Namun, kali ini, Tuhan sama sekali tidak seperti itu. Jika, pada akhir zaman, Tuhan tetap melakukan tanda dan keajaiban, dan tetap mengusir setan serta menyembuhkan orang sakit—jika Dia melakukan hal yang sama persis seperti yang Yesus lakukan—berarti Tuhan mengulangi pekerjaan yang sama, dan pekerjaan Yesus tidak memiliki makna atau nilai. Jadi, Tuhan melakukan satu tahap pekerjaan dalam setiap zaman. Begitu setiap tahap pekerjaan-Nya telah selesai, roh-roh jahat segera berusaha menirunya, dan setelah Iblis mulai membuntuti Tuhan, Tuhan beralih ke metode yang berbeda. Begitu Tuhan telah menyelesaikan satu tahap pekerjaan-Nya, roh-roh jahat mencoba menirunya. Engkau semua harus jelas mengenai hal ini. Mengapa pekerjaan Tuhan sekarang ini berbeda dari pekerjaan Yesus? Mengapa Tuhan sekarang ini tidak melakukan tanda dan keajaiban, tidak mengusir setan, dan tidak menyembuhkan orang sakit? Jika pekerjaan Yesus sama dengan pekerjaan yang dilakukan pada Zaman Hukum Taurat, dapatkah Dia merepresentasikan Tuhan pada Zaman Kasih Karunia? Dapatkah Dia menyelesaikan pekerjaan penyaliban? Jika Yesus masuk ke Bait Suci dan memelihara hari Sabat seperti pada Zaman Hukum Taurat, tidak dianiaya oleh siapa pun dan disambut oleh semua orang, dapatkah Dia disalibkan? Dapatkah Dia menyelesaikan pekerjaan penebusan? Apa gunanya jika Tuhan yang berinkarnasi pada akhir zaman melakukan tanda dan keajaiban, seperti yang Yesus lakukan? Hanya jika Tuhan melakukan bagian lain dari pekerjaan-Nya pada akhir zaman, pekerjaan yang merepresentasikan bagian dari rencana pengelolaan-Nya, barulah manusia dapat memperoleh pengenalan yang lebih dalam tentang Tuhan, dan rencana pengelolaan Tuhan dapat diselesaikan.

Pada akhir zaman, Tuhan telah datang terutama untuk mengucapkan firman-Nya. Dia berbicara dari perspektif Roh, dari perspektif manusia, dan dari perspektif orang ketiga; Dia berbicara dengan cara-cara berbeda, menggunakan satu cara untuk satu periode waktu, dan Dia menggunakan cara-cara berbicara ini untuk mengubah gagasan manusia dan menghapuskan gambar Tuhan yang samar dari hati manusia. Inilah pekerjaan utama yang dilakukan oleh Tuhan. Karena manusia percaya bahwa ketika Tuhan datang Dia akan menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, melakukan mukjizat, dan mengaruniakan berkat materi kepada manusia, maka Tuhan melakukan tahap pekerjaan ini—pekerjaan penghakiman dan hajaran—untuk menghapuskan hal-hal semacam ini dari gagasan manusia, agar manusia dapat mengetahui kenyataan dan kenormalan Tuhan, dan agar gambar Yesus sebagaimana adanya Dia di dalam hati manusia dapat dihilangkan, dan gambar Tuhan yang baru dapat menempati hati manusia sebagai gantinya. Begitu gambar Tuhan dalam diri manusia menjadi usang, gambar itu menjadi berhala. Waktu Yesus datang dan melakukan tahap pekerjaan itu, Dia tidak merepresentasikan keseluruhan diri Tuhan. Dia melakukan sejumlah tanda dan keajaiban, mengucapkan beberapa firman, dan pada akhirnya disalibkan. Dia merepresentasikan satu bagian dari diri Tuhan. Dia tidak dapat merepresentasikan seluruh diri Tuhan, tetapi merepresentasikan Tuhan dalam melakukan satu bagian dari pekerjaan Tuhan. Hal ini karena Tuhan begitu besar, dan begitu ajaib, dan Dia tak terselami, dan karena Tuhan hanya melakukan satu bagian dari pekerjaan-Nya di setiap zaman. Pekerjaan yang Tuhan lakukan pada zaman ini terutama adalah penyediaan firman hidup bagi manusia; penyingkapan esensi natur manusia dan wataknya yang rusak; serta penyingkiran gagasan agamawi, pemikiran feodal, pemikiran yang ketinggalan zaman, serta pengetahuan dan budaya yang dimilikinya. Semua hal ini harus dibersihkan dengan cara disingkapkan oleh firman Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan menggunakan firman, bukan tanda dan mukjizat, untuk menyempurnakan manusia. Dia menggunakan firman-Nya untuk menyingkapkan manusia, menghakimi manusia, menghajar manusia, dan menyempurnakan manusia, supaya di dalam firman Tuhan, manusia dapat melihat hikmat dan keindahan Tuhan, dan menjadi paham akan watak Tuhan, dan supaya melalui firman Tuhan, manusia melihat perbuatan-perbuatan Tuhan. Selama Zaman Hukum Taurat, Yahweh memimpin Musa keluar dari Mesir dengan firman-Nya, dan Dia mengucapkan beberapa firman kepada orang Israel; pada waktu itu, sebagian perbuatan Tuhan disingkapkan, tetapi karena kualitas manusia terbatas, dan tak ada yang dapat membuat pengetahuannya sempurna, Tuhan terus berbicara dan bekerja. Pada Zaman Kasih Karunia, manusia sekali lagi melihat sebagian dari perbuatan Tuhan. Yesus dapat menunjukkan tanda dan keajaiban, menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, dan disalibkan, tiga hari kemudian Dia bangkit dan menampakkan diri dalam daging di hadapan manusia. Mengenai Tuhan, manusia tidak mengetahui lebih dari ini. Manusia mengenal Tuhan hanya sebanyak yang diperlihatkan Tuhan kepadanya, dan jika Tuhan tidak memperlihatkan perkara lain lagi kepada manusia, sampai sebegitulah batasan pengenalan manusia akan Tuhan. Oleh karena itu, Tuhan terus bekerja agar pengenalan manusia tentang diri-Nya dapat menjadi lebih mendalam, dan supaya manusia dapat secara bertahap mengenal hakikat Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan menggunakan firman-Nya untuk menyempurnakan manusia. Watakmu yang rusak disingkapkan oleh firman Tuhan, dan gagasan-gagasan agamawimu digantikan dengan kenyataan diri Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan telah menjadi daging terutama untuk menggenapi firman, "Firman menjadi daging, Firman datang ke dalam daging, dan Firman menampakkan diri dalam daging," dan jika engkau tidak memiliki pengetahuan yang menyeluruh tentang hal ini, engkau tidak akan mampu tetap teguh. Pada akhir zaman, Tuhan terutama bermaksud untuk menggenapi satu tahap pekerjaan di mana Firman menampakkan diri dalam daging, dan ini adalah satu bagian dari pekerjaan rencana pengelolaan Tuhan. Jadi, pengenalan engkau semua harus menyeluruh; bagaimanapun cara Tuhan bekerja, Tuhan tidak mengizinkan manusia membatasi diri-Nya. Bila Tuhan tidak melakukan pekerjaan ini pada akhir zaman, pengenalan manusia akan diri-Nya tidak akan dapat bertambah dalam. Engkau hanya akan tahu bahwa Tuhan dapat disalibkan dan dapat menghancurkan Sodom, dan bahwa Yesus dapat bangkit dari kematian dan menampakkan diri kepada Petrus .... Namun, engkau tidak akan pernah mengatakan bahwa firman Tuhan dapat menggenapi segala sesuatu, dan dapat menaklukkan manusia. Hanya dengan mengalami firman Tuhan, barulah engkau dapat berbicara mengenai pengenalan semacam ini. Makin banyak pekerjaan Tuhan yang engkau alami, makin menjadi menyeluruh pengenalanmu akan Dia, dan hanya setelah itulah, engkau tidak akan membatasi Tuhan dalam gagasanmu sendiri. Manusia mengenal Tuhan dengan mengalami pekerjaan-Nya; tidak ada cara lain yang tepat untuk mengenal Tuhan. Sekarang ini, ada banyak orang yang tidak berbuat apa-apa selain menantikan tanda dan keajaiban dan waktu terjadinya malapetaka dahsyat. Apakah engkau percaya kepada Tuhan, ataukah engkau percaya pada malapetaka dahsyat? Ketika malapetaka dahsyat tiba, semuanya sudah terlambat, dan jika Tuhan tidak menurunkan malapetaka dahsyat, apakah itu berarti Dia bukan Tuhan? Apakah engkau percaya pada tanda dan keajaiban, ataukah engkau percaya kepada Tuhan itu sendiri? Yesus tidak memperlihatkan tanda dan keajaiban sewaktu Dia dicemooh oleh orang lain, tetapi, apakah Dia bukan Tuhan? Apakah engkau percaya pada tanda dan keajaiban, ataukah engkau percaya pada hakikat Tuhan? Pandangan manusia mengenai kepercayaan kepada Tuhan salah! Yahweh mengucapkan banyak firman selama Zaman Hukum Taurat, tetapi bahkan sampai saat ini pun sebagian dari firman itu masih belum digenapi. Dapatkah engkau mengatakan bahwa Yahweh itu bukan Tuhan?

Sekarang ini, seharusnya jelas bagi engkau semua bahwa, pada akhir zaman, terutama fakta "Firman menjadi daging" yang digenapi oleh Tuhan. Melalui pekerjaan nyata-Nya di bumi, Dia memungkinkan manusia untuk mengenal-Nya dan berinteraksi dengan-Nya, serta melihat perbuatan nyata-Nya. Dia memungkinkan manusia untuk melihat dengan jelas bahwa Dia mampu melakukan tanda dan keajaiban dan bahwa ada kalanya Dia tidak dapat melakukannya; ini bergantung pada zamannya. Dari sini, engkau dapat melihat bahwa Tuhan bukannya tidak mampu melakukan tanda dan keajaiban, melainkan mengubah cara kerja-Nya sesuai dengan pekerjaan yang harus dilakukan dan sesuai dengan zamannya. Pada tahap pekerjaan saat ini, Dia tidak melakukan tanda dan keajaiban; Dia melakukan beberapa tanda dan keajaiban pada zaman Yesus karena pekerjaan-Nya pada zaman itu berbeda. Tuhan tidak melakukan pekerjaan tersebut sekarang ini, dan ada orang-orang yang percaya bahwa Dia tidak mampu melakukan tanda dan keajaiban, atau menurut mereka karena Dia tidak melakukan tanda dan keajaiban, maka Dia bukanlah Tuhan. Bukankah ini adalah kekeliruan? Tuhan mampu melakukan tanda dan keajaiban, tetapi Dia sedang bekerja pada zaman yang berbeda, jadi Dia tidak melakukan pekerjaan semacam itu. Pada zaman yang berbeda dan sesuai dengan langkah-langkah pekerjaan-Nya yang berbeda, Tuhan menyatakan perbuatan yang berbeda. Kepercayaan manusia kepada Tuhan bukanlah kepercayaan pada tanda dan keajaiban, bukan pula kepercayaan pada mukjizat, melainkan kepercayaan pada pekerjaan-Nya yang nyata selama zaman yang baru. Manusia mengenal Tuhan melalui cara Tuhan bekerja, dan pengenalan ini menghasilkan kepercayaan kepada Tuhan dalam diri manusia, yang artinya, kepercayaan pada pekerjaan dan perbuatan Tuhan. Dalam tahap pekerjaan ini, Tuhan terutama berfirman. Jangan menunggu untuk melihat tanda dan keajaiban; engkau tidak akan melihatnya! Ini karena engkau tidak dilahirkan pada Zaman Kasih Karunia. Jika engkau dilahirkan pada zaman itu, engkau dapat melihat tanda dan keajaiban, tetapi engkau dilahirkan pada akhir zaman, sehingga engkau hanya dapat melihat kenyataan dan kenormalan Tuhan. Jangan berharap melihat Yesus yang supernatural pada akhir zaman. Engkau hanya dapat melihat Tuhan yang berinkarnasi yang nyata, yang tidak ada bedanya dengan manusia normal. Pada setiap zaman, Tuhan menyatakan perbuatan yang berbeda. Pada setiap zaman, Dia menyatakan sebagian dari perbuatan-Nya, dan pekerjaan di setiap zaman merepresentasikan satu bagian dari watak Tuhan, dan satu bagian dari perbuatan Tuhan. Perbuatan yang Dia nyatakan bervariasi sesuai dengan zaman di mana Dia bekerja, tetapi semuanya itu memungkinkan pengenalan manusia akan Tuhan menjadi lebih dalam, dan memungkinkan manusia untuk memiliki kepercayaan kepada Tuhan yang lebih sejati dan lebih solid. Manusia percaya kepada Tuhan karena semua perbuatan Tuhan, karena Tuhan begitu ajaib, begitu besar, dan mahakuasa, dan karena Dia tidak terselami—itulah sebabnya manusia percaya kepada Tuhan. Bila engkau percaya kepada Tuhan karena Dia dapat melakukan tanda dan keajaiban dan dapat menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, maka pandanganmu itu salah, dan beberapa orang akan berkata kepadamu: "Bukankah roh-roh jahat juga dapat melakukan hal-hal semacam itu?" Bukankah ini sama saja dengan mencampuradukkan gambaran Tuhan dan gambaran Iblis? Pada zaman sekarang, kepercayaan manusia kepada Tuhan adalah karena perbuatan-Nya yang banyak dan sejumlah besar pekerjaan yang Dia lakukan dan banyak cara yang Dia gunakan untuk berfirman. Tuhan menggunakan perkataan-Nya untuk menaklukkan manusia dan menyempurnakannya. Manusia percaya kepada Tuhan karena perbuatan-Nya yang banyak, bukan karena Dia mampu memperlihatkan tanda dan keajaiban; manusia mengenal-Nya hanya dengan menyaksikan perbuatan-perbuatan-Nya. Hanya dengan mengetahui perbuatan-perbuatan Tuhan yang nyata, cara-Nya bekerja, cara bijaksana yang digunakan-Nya, cara-Nya berfirman, dan cara-Nya menyempurnakan manusia—hanya dengan mengetahui aspek-aspek ini—engkau dapat memahami kenyataan diri Tuhan dan memahami watak-Nya, mengetahui apa yang disukai-Nya, apa yang dibenci-Nya, cara-Nya bekerja dalam diri manusia. Dengan memahami apa yang Tuhan sukai dan apa yang Dia benci, engkau dapat membedakan antara hal-hal yang positif dan yang negatif, dan melalui pengenalanmu akan Tuhan, ada kemajuan dalam hidupmu. Singkatnya, engkau harus mendapatkan pengetahuan tentang pekerjaan Tuhan, dan engkau harus meluruskan pandanganmu mengenai kepercayaan kepada Tuhan.

Sebelumnya: Hanya Melakukan Kebenaranlah yang Berarti Memiliki Realitas

Selanjutnya: Apakah Pekerjaan Tuhan Sesederhana yang Manusia Bayangkan?

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Pengaturan

  • Teks
  • Tema

Warna Solid

Tema

Jenis Huruf

Ukuran Huruf

Spasi Baris

Spasi Baris

Lebar laman

Isi

Cari

  • Cari Teks Ini
  • Cari Buku Ini

Hubungi kami via WhatsApp