Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Saksi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

X. Kita Harus Secara Jelas Membicarakan Aspek-Aspek Kebenaran Mengenai Bagaimana Mengenal Tuhan

3. Dalam aspek apakah kebesaran dan hikmat Tuhan diungkapkan pada umumnya?

Firman Tuhan yang Relevan:

Dari segala sesuatu yang ada di alam semesta, tidak ada satu pun yang mengenainya Aku tidak mengambil keputusan yang terakhir. Apakah ada sesuatu, yang tidak berada di tangan-Ku? Semua yang Aku katakan terjadi, dan di antara manusia, adakah yang dapat mengubah pikiran-Ku? Mungkinkah perjanjian yang Kubuat di bumi? Tidak ada yang dapat menghalangi rencana-Ku; Aku selamanya hadir dalam pekerjaan-Ku, juga dalam rencana pengelolaan-Ku. Dapatkah manusia turut campur? Bukankah Aku yang secara pribadi membuat pengaturan ini?

Diambil dari "Perkataan Pertama, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Meskipun kata "firman" itu sederhana dan lumrah, firman dari mulut Tuhan yang berinkarnasi mengguncang seluruh alam semesta. Firman mengubah hati, gagasan, dan watak lama manusia, serta cara seluruh dunia biasanya muncul. Selama berabad-abad, hanya Tuhan pada masa sekarang yang bekerja dengan cara ini, dan hanya Dia yang berbicara serta datang untuk menyelamatkan manusia dengan cara demikian. Mulai saat ini dan seterusnya, manusia hidup di bawah bimbingan firman, digembalakan dan dibekali oleh firman. Seluruh umat manusia telah hidup di dunia firman, di dalam kutuk dan berkat dari firman Tuhan, dan bahkan ada lebih banyak manusia yang telah hidup di bawah penghakiman dan hajaran firman. Firman dan pekerjaan ini semuanya demi keselamatan manusia, demi memenuhi kehendak Tuhan, dan demi mengubah penampakan asli dari dunia ciptaan lama. Tuhan menciptakan dunia dengan firman, menuntun manusia dari seluruh alam semesta dengan firman, serta kembali menaklukkan dan menyelamatkan mereka dengan firman. Akhirnya, Dia akan menggunakan firman untuk membawa seluruh dunia lama pada kesudahannya. Baru setelah itu rencana pengelolaan sepenuhnya tuntas.

dari "Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dalam pekerjaan yang dikerjakan pada akhir zaman, firman itu lebih berkuasa daripada manisfestasi berbagai tanda dan mukjizat, dan otoritas firman itu jauh melampaui tanda-tanda dan mukjizat. Firman itu menyingkapkan seluruh watak yang rusak dalam hati manusia. Engkau sendiri tidak dapat mengenali watak yang rusak itu. Ketika watak-watak tersebut disingkapkan kepadamu melalui firman, engkau akan secara alami menyadarinya. Engkau tidak akan dapat menyangkalnya, dan engkau akan benar-benar yakin. Bukankah ini menunjukkan otoritas dari firman-Nya? Inilah hasil yang dicapai oleh pekerjaan firman saat ini. Jadi, manusia tidak dapat sepenuhnya diselamatkan dari dosa-dosanya melalui kesembuhan penyakit atau pengusiran roh-roh jahat dan tidak dapat sepenuhnya dilengkapi melalui manifestasi berbagai tanda dan mukjizat. Otoritas untuk menyembuhkan orang sakit dan mengusir roh-roh jahat hanya memberi kepada manusia kasih karunia, namun daging manusia masih tetap menjadi milik Iblis dan watak Iblis yang rusak masih tetap tinggal dalam dirinya. Dengan kata lain, orang yang belum dijadikan tahir masih menjadi milik dosa dan kenajisan. Hanya setelah manusia dijadikan tahir melalui firman, ia pun telah didapatkan oleh Tuhan dan ia pun menjadi kudus. … Setelah ribuan tahun dirusak oleh Iblis, di dalam diri manusia terdapat sifat dasar yang selalu menolak Tuhan. Oleh karena itu, ketika manusia telah ditebus, manusia mengalami tidak lebih dari penebusan, di mana manusia dibeli dengan harga yang mahal, namun sifat beracun dalam dirinya masih belum dihilangkan. Manusia masih begitu tercemar sehingga harus mengalami perubahan sebelum layak untuk melayani Tuhan. Melalui pekerjaan penghakiman dan hajaran ini, manusia akan sepenuhnya menyadari substansi mereka sebenarnya yang najis dan rusak, dan mereka akan dapat sepenuhnya berubah dan menjadi tahir. Hanya dengan cara ini manusia dapat dilayakkan untuk kembali menghadap takhta Tuhan. Semua pekerjaan yang dilakukan sekarang ini bertujuan agar manusia dapat ditahirkan dan diubahkan. Melalui penghakiman dan hajaran oleh firman-Nya, serta melalui pemurnian, manusia dapat mengenyahkan kerusakan dirinya dan disucikan. … Kemuliaan dan otoritas Tuhan sendiri yang engkau saksikan tidak semata terlihat melalui penyaliban, penyembuhan orang sakit dan pengusiran roh jahat, tetapi terlebih dari itu terlihat melalui penghakiman-Nya oleh firman. Hal ini menunjukkan kepadamu bahwa otoritas dan kuasa Tuhan bukan hanya tanda-tanda dan mukjizat, orang sakit disembuhkan dan roh jahat diusir, melainkan penghakiman oleh firman yang jauh lebih mampu untuk merepresentasikan otoritas Tuhan dan menyingkapkan kemahakuasaan-Nya.

dari "Misteri Inkarnasi (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Engkau harus mengerti bahwa kehendak dan pekerjaan Tuhan tidak sesederhana penciptaan langit dan bumi dan segala sesuatunya. Karena pekerjaan saat ini adalah mengubah orang-orang yang telah dirusak, yang telah tumbuh menjadi sangat mati rasa, dan untuk menyucikan mereka yang diciptakan lalu dipengaruhi Iblis, bukan untuk menciptakan Adam atau Hawa, apalagi untuk menciptakan terang atau menciptakan beragam tumbuhan dan hewan. Pekerjaan-Nya sekarang adalah memurnikan semua yang telah dirusak oleh Iblis, agar mereka dapat diperoleh kembali dan dijadikan milik-Nya dan menjadi kemuliaan-Nya. Pekerjaan seperti itu tidak sesederhana seperti manusia membayangkan penciptaan langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada, dan itu tidak sama dengan pekerjaan mengutuk Iblis ke jurang maut seperti yang manusia bayangkan. Sebaliknya, pekerjaan itu adalah untuk mengubah manusia, untuk mengubah yang negatif menjadi positif dan untuk mengambil menjadi milik-Nya apa yang bukan milik-Nya. Ini adalah penjelasan dari tahap pekerjaan Tuhan ini. Engkau harus menyadarinya, dan tidak boleh menggampangkan masalah. Pekerjaan Tuhan tidak seperti pekerjaan biasa. Keajaibannya tidak dapat dibayangkan oleh pikiran manusia, dan hikmatnya tidak dapat dicapai begitu saja. Tuhan tidak sedang menciptakan segala sesuatu, dan Dia tidak sedang menghancurkannya. Sebaliknya, Dia sedang mengubah semua ciptaan-Nya dan menyucikan semua yang telah dicemarkan oleh Iblis. Oleh karena itu, Tuhan akan memulai pekerjaan yang sangat besar, dan ini adalah makna yang sesungguhnya dari pekerjaan Tuhan.

dari "Apakah Pekerjaan Tuhan Begitu Sederhana Seperti yang Dibayangkan Manusia?" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Seluruh rencana pengelolaan-Ku, rencana yang terbentang selama enam ribu tahun, terdiri dari tiga tahap atau tiga zaman: Zaman Hukum Taurat pada bagian awal; Zaman Kasih Karunia (yang juga merupakan Zaman Penebusan); dan Zaman Kerajaan pada akhir zaman. Konsep pekerjaan-Ku di ketiga zaman ini berbeda-beda sesuai dengan sifat setiap zaman, tetapi setiap tahapnya sesuai dengan kebutuhan manusia—atau lebih tepatnya, setiap tahap dilakukan berdasarkan tipu muslihat yang digunakan Iblis dalam perang yang telah Kulancarkan. Tujuan pekerjaan-Ku adalah untuk mengalahkan Iblis, untuk mewujudkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku, untuk mengungkap semua tipu muslihat Iblis, agar dapat menyelamatkan seluruh umat manusia yang hidup di bawah wilayah kekuasaannya. Tujuan-Ku adalah untuk menunjukkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku sekaligus menyingkapkan kengerian Iblis yang tak tertahankan. Terlebih lagi, Aku ingin mengajar ciptaan-Ku untuk membedakan mana yang baik dan yang jahat, untuk mengetahui bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu, untuk melihat dengan jelas bahwa Iblis adalah musuh manusia yang paling hina dan jahat, serta untuk mengetahui perbedaan antara kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kepalsuan, kekudusan dan kenajisan, dan apa yang hebat dan yang tidak mulia. Dengan cara ini, manusia yang bebal akan dapat menjadi saksi bagi-Ku bahwa bukan Aku yang merusak manusia, dan hanya Aku—Tuhan dari segala ciptaan—yang dapat menyelamatkan manusia, dapat menganugerahkan kepada manusia hal-hal yang menyenangkan mereka. Mereka akan tahu bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu dan Iblis hanyalah salah satu makhluk ciptakan-Ku, yang kemudian berbalik melawan-Ku. Rencana pengelolaan enam ribu tahun-Ku terbagi menjadi tiga tahap supaya dapat mencapai tujuan berikut ini: untuk memampukan ciptaan-Ku menjadi saksi-Ku, memahami kehendak-Ku, dan mengetahui bahwa Akulah kebenaran.

dari "Kisah Nyata di Balik Pekerjaan pada Zaman Penebusan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dalam perencanaan-Ku, Iblis selalu berusaha meremukkan tumit setiap langkah, dan sebagai kontras dari hikmat-Ku, ia selalu berusaha mencari cara dan sarana untuk mengganggu rencana-Ku yang semula. Tetapi, mungkinkah Aku menyerah pada rancangan tipu dayanya? Semua yang di surga dan yang di bumi melayani Aku—dapatkah rancangan tipu daya si Iblis mengubahnya? Inilah justru titik temu hikmat-Ku, inilah justru yang menakjubkan tentang perbuatan-Ku. Inilah prinsip yang melaluinya seluruh rencana pengelolaan-Ku dijalankan. Selama masa pembangunan Kerajaan, Aku tetap tidak menghindari rancangan tipu daya si Iblis, namun Aku terus melakukan pekerjaan yang harus Aku lakukan. Di antara semua hal di alam semesta, Aku telah memilih perbuatan Iblis sebagai kontras-Ku. Tidakkah ini justru menunjukkan hikmat-Ku?

Diambil dari "Perkataan Kedelapan, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ketika Aku secara resmi memulai pekerjaan-Ku, semua manusia bergerak saat Aku bergerak, sehingga orang-orang di seluruh semesta berjalan bersama-Ku, ada "perayaan" di seluruh semesta, dan manusia diberi semangat oleh-Ku. Sebagai hasilnya, si naga merah yang sangat besar itu sendiri menjadi kebingungan dan marah karena Aku dan melayani pekerjaan-Ku, walaupun sebenarnya tidak mau, ia tidak bisa melakukan apa yang dikehendakinya, melainkan harus tunduk pada kendali-Ku. Dalam seluruh rencana-Ku, si naga merah yang sangat besar adalah kontras-Ku, musuh-Ku, dan juga hamba-Ku; karena itulah Aku tidak pernah mengendurkan "tuntutan"-Ku terhadapnya. Karena itulah, tahap terakhir dari pekerjaan inkarnasi-Ku diselesaikan di dalam rumahnya. Dengan cara ini, si naga merah yang sangat besar lebih mampu melayani Aku dengan sebaik-baiknya, dan melaluinya Aku akan menaklukkannya dan melengkapi rencana-Ku.

Diambil dari "Perkataan Kedua Puluh Sembilan, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Hari ini engkau semua dibawa berhadapan dengan satu Tuhan yang benar yang manusia tidak pernah lihat sejak penciptaan, dan tidak ada yang istimewa tentang Aku. Aku makan, hidup, berbicara, dan tertawa dengan engkau semua, dan Aku selalu hidup di dalam engkau semua, sementara pada saat yang sama juga bergerak di antara engkau semua. Bagi mereka yang tidak percaya atau yang memiliki gagasan menyedihkan milik mereka sendiri, ini adalah sebuah batu sandungan. Inilah kebijaksanaan-Ku.

dari "Perkataan Ketujuh Puluh Lima" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Aku telah mengatakan sebelumnya: Aku adalah Tuhan yang bijaksana. Aku menggunakan kemanusiaan-Ku yang normal untuk mengungkapkan semua perilaku manusia dan Iblis, mengungkap mereka yang memiliki niat salah, mereka yang menunjukkan sikap tertentu di depan orang lain dan bersikap lain di belakang mereka, mereka yang melawan Aku, mereka yang tidak setia kepada-Ku, mereka yang terlalu bernafsu mengejar uang, mereka yang tidak memperhatikan beban-Ku, mereka yang terlibat dalam penipuan dan kejahatan terhadap saudara-saudari mereka, mereka yang pandai berbicara untuk menyenangkan orang lain, dan mereka yang tidak dapat bekerja sama dengan saudara-saudari mereka dengan kompak dalam hati dan pikiran.

dari "Perkataan Ketujuh Puluh Enam" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Saat ini, Tuhan telah kembali ke dunia untuk melakukan pekerjaan-Nya. Perhentian pertamanya adalah perhimpunan besar para penguasa diktator: Tiongkok, benteng ateisme yang kokoh. Tuhan telah mendapatkan sekelompok orang melalui hikmat dan kuasa-Nya. Selama jangka waktu itu, Ia diburu oleh partai yang memerintah Tiongkok dengan segala cara dan dihadapkan pada penderitaan besar, tanpa tempat untuk meletakkan kepala-Nya dan tanpa tempat untuk berteduh. Meskipun demikian, Tuhan masih terus melanjutkan pekerjaan yang ingin dilakukan-Nya: Ia memperdengarkan suara-Nya dan menyebarkan kabar baik. Tak ada yang bisa menyelami kemahakuasaan Tuhan. Di Tiongkok, negara yang menganggap Tuhan sebagai musuh, Tuhan tak pernah berhenti bekerja. Sebaliknya, semakin banyak orang menerima pekerjaan dan firman-Nya, sebab Tuhan melakukan segala yang dapat diperbuat-Nya untuk menyelamatkan setiap anggota umat manusia. Kita percaya bahwa tidak ada negara atau kuasa apa pun yang dapat menghalangi tujuan yang ingin dicapai Tuhan. Orang-orang yang menghalangi pekerjaan Tuhan, menentang firman Tuhan, mengganggu dan mengacaukan rencana Tuhan pada akhirnya akan dihukum oleh Tuhan. Dia yang menentang pekerjaan Tuhan pasti akan dikirim ke neraka; setiap negara yang menentang pekerjaan Tuhan akan dihancurkan; setiap bangsa yang bangkit untuk menentang pekerjaan Tuhan akan dihapuskan dari bumi ini, dan akan lenyap.

Pekerjaan Tuhan itu bagaikan gelombang yang membubung dengan dahsyatnya. Tak ada seorang pun yang dapat menahan-Nya, dan tak ada seorang pun yang dapat menghentikan gerak langkah-Nya. Hanya orang yang baik-baik mendengarkan firman-Nya, mencari dan haus akan Ia, yang dapat mengikuti gerak langkah-Nya dan menerima janji-Nya. Orang-orang yang tidak melakukannya akan dihadapkan pada bencana yang dahsyat dan hukuman yang pantas.

dari "Tuhan Mengendalikan Nasib Seluruh Umat Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kerajaan diperluas di tengah umat manusia, kerajaan terbentuk di tengah umat manusia, kerajaan ditegakkan di tengah umat manusia; tidak ada kekuatan apa pun yang bisa menghancurkan kerajaan-Ku. … Sudahkah engkau semua menerima berkat Tuhan? Mencari janji yang Tuhan sendiri telah berikan? Dalam tuntunan terang-Mu, engkau semua pasti akan menghancurkan kubu-kubu pertahanan kekuatan kegelapan. Engkau semua pasti tidak akan kehilangan terang yang membimbingmu bahkan saat dalam kegelapan sekalipun. Engkau semua pasti akan menjadi penguasa atas seluruh ciptaan, seorang pemenang di hadapan Iblis. Engkau semua akan berdiri di hadapan kerajaan naga merah yang sangat besar yang sudah jatuh, dan di antara banyak orang engkau semua akan menjadi saksi bagi kemenangan-Ku. Engkau semua pasti akan teguh dan tidak goyah di tanah Sinim. Lewat penderitaan yang kau semua tanggung, engkau semua akan mewarisi berkat-Ku dan bersinar di seluruh alam semesta dengan kemuliaan-Ku.

Diambil dari "Perkataan Kesembilan Belas, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Bagaimana seseorang dapat mengetahui watak dan esensi Tuhan?

Selanjutnya:Bagaimana Tuhan telah memimpin dan memenuhi kebutuhan umat manusia hingga hari ini?

Anda Mungkin Juga Menyukai