Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Saksi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

III. Kita Harus Menjadi Saksi Aspek Kebenaran Mengenai Pekerjaan Penghakiman Tuhan pada Akhir Zaman

4. Pentingnya penghakiman Tuhan pada akhir zaman dapat dilihat melalui hasil-hasil yang dicapai oleh pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman.

(1) Pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman dilakukan untuk memurnikan, menyelamatkan dan menyempurnakan manusia, dan untuk membuat sekelompok pemenang.

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Karena engkau telah memegang firman-Ku tentang kesabaran, maka Aku akan melindungi engkau dari saat pencobaan, yang akan datang atas seluruh dunia, untuk menguji mereka yang diam di bumi. Sesunguhnya, Aku datang segera: peganglah erat-erat apa yang engkau miliki, supaya tidak seorang pun mengambil mahkotamu. Dia yang menang akan Kujadikan pilar di dalam bait Suci Tuhan-Ku dan ia tidak akan keluar lagi: dan Aku akan menuliskan padanya nama Tuhan-Ku, dan nama kota Tuhan-Ku, yaitu Yerusalem Baru, yang turun dari sorga dari Tuhan-Ku dan Aku akan menuliskan nama–Ku yang baru padanya" (Wahyu 3:10-12).

"Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan; sebab mereka murni sama seperti anak dara. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba ke mana pun Dia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia, sebagai buah sulung bagi Tuhan dan Anak Domba. Dan di dalam mulut mereka tidak ditemukan kelicikan: karena mereka tidak bercacat di hadapan takhta Tuhan" (Wahyu 14:4-5).

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan di akhir zaman bertujuan untuk memisahkan segala sesuatu menurut jenisnya, untuk menyimpulkan rencana pengelolaan Tuhan, karena waktunya sudah makin dekat dan hari Tuhan telah tiba. Tuhan membawa semua yang telah memasuki kerajaan-Nya, yaitu mereka yang telah setia kepada-Nya sampai akhir, ke dalam zaman Tuhan sendiri. Namun, sampai datangnya zaman Tuhan itu sendiri, pekerjaan yang akan Tuhan lakukan bukanlah untuk mengamati perbuatan-perbuatan manusia atau menyelidiki kehidupan manusia, tetapi menghakimi pemberontakannya, karena Tuhan akan menyucikan semua orang yang datang ke hadapan takhta-Nya. Semua orang yang telah mengikuti jejak kaki Tuhan sampai hari ini adalah mereka yang telah datang ke hadapan takhta Tuhan, dengan demikian, setiap orang yang menerima tahap terakhir pekerjaan Tuhan menjadi sasaran penyucian Tuhan. Dengan kata lain, semua orang yang menerima tahap terakhir pekerjaan Tuhan menjadi sasaran penghakiman Tuhan.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Hari ini Tuhan menghakimi, menghajar dan menghukum engkau, tetapi ketahuilah bahwa penghukuman atasmu bertujuan supaya engkau dapat mengenal dirimu sendiri. Penghukuman, kutukan, penghakiman, hajaran—semua ini bertujuan agar engkau dapat mengenal dirimu sendiri, sehingga watakmu bisa berubah, dan terlebih lagi, supaya engkau dapat mengetahui nilaimu, dan melihat bahwa semua tindakan Tuhan adalah benar, dan sesuai dengan watak-Nya dan kebutuhan pekerjaan-Nya, bahwa Dia bekerja sesuai dengan rencana-Nya untuk keselamatan manusia, dan bahwa Dia adalah Tuhan yang benar yang mengasihi dan menyelamatkan manusia, yang menghakimi dan menghajar manusia. Jika engkau hanya tahu bahwa engkau memiliki status yang rendah, sudah rusak, dan tidak taat, namun tidak tahu bahwa Tuhan ingin menyatakan keselamatan-Nya dengan jelas melalui penghakiman dan hajaran yang dilakukan-Nya di dalam dirimu hari ini, maka engkau tidak tahu cara mengalaminya, apalagi mampu terus maju. Tuhan tidak datang untuk membunuh, atau menghancurkan, tetapi menghakimi, mengutuk, menghajar, dan menyelamatkan. Sebelum kesudahan dari rencana pengelolaan-Nya selama 6.000 tahun—sebelum Dia menyatakan akhir dari setiap kategori manusia—pekerjaan Tuhan di bumi adalah demi keselamatan, semua itu bertujuan agar orang-orang yang mengasihi Dia sempurna sepenuhnya, dan menuntun mereka supaya tunduk pada kekuasaan-Nya. … Di mata manusia, keselamatan adalah kasih Tuhan, dan kasih Tuhan tidak mungkin berupa hajaran, penghakiman, dan kutukan; keselamatan harus mengandung kasih, belas kasihan, dan terlebih lagi, kata-kata penghiburan, dan harus mengandung berkat tak terbatas yang dianugerahkan oleh Tuhan. Manusia percaya bahwa ketika Tuhan menyelamatkan manusia, Dia melakukannya dengan menjamah mereka dan supaya mereka memberikan hati mereka kepada-Nya melalui berkat dan anugerah-Nya. Artinya, ketika Dia menjamah manusia, Dia menyelamatkan mereka. Keselamatan seperti ini didapat dari pertukaran. Hanya ketika Tuhan menganugerahi mereka seratus kali lipat, manusia akan datang dalam nama Tuhan, dan berusaha melakukan yang terbaik bagi Tuhan dan membawa kemuliaan bagi-Nya. Ini bukan kehendak Tuhan bagi umat manusia. Tuhan telah datang untuk bekerja di bumi demi menyelamatkan umat manusia yang sudah rusak—tidak ada kepalsuan dalam hal ini; jika tidak, Dia pasti tidak akan datang untuk melakukan pekerjaan-Nya secara pribadi. Di masa lalu, cara keselamatan-Nya adalah menunjukkan kasih dan belas kasihan yang sangat besar, sehingga Dia menyerahkan segala milik-Nya kepada Iblis untuk ditukar dengan seluruh umat manusia. Hari ini tidak seperti masa lalu: Hari ini, keselamatanmu terjadi di akhir zaman, di saat masing-masing manusia dikelompokkan menurut jenisnya; cara keselamatanmu bukanlah kasih atau belas kasihan, tetapi hajaran dan penghakiman agar manusia dapat diselamatkan secara menyeluruh. Dengan demikian, yang engkau terima seluruhnya adalah hajaran, penghakiman, dan pukulan tanpa ampun. Tetapi ketahuilah bahwa dalam pukulan yang tak kenal ampun ini tidak ada hukuman sedikit pun. Ketahuilah bahwa terlepas dari betapa kerasnya firman-Ku, yang engkau terima hanyalah beberapa kata yang tampaknya sangat kejam bagimu, dan ketahuilah bahwa, terlepas dari betapa hebatnya amarah-Ku, apa yang terjadi padamu tetaplah perkataan pengajaran, dan Aku tidak bermaksud menyakiti engkau, atau menyebabkan engkau mati. Bukankah ini semua faktanya? Ketahuilah bahwa hari ini, entah itu penghakiman yang benar atau pemurnian dan hajaran tanpa ampun, semuanya adalah demi keselamatan. Terlepas dari apakah hari ini ada pengelompokan masing-masing manusia menurut jenisnya, atau penyingkapan berbagai jenis manusia, seluruh ucapan dan pekerjaan Tuhan adalah untuk menyelamatkan orang-orang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Penghakiman yang benar adalah untuk memurnikan manusia, pemurnian yang tanpa ampun adalah untuk menyucikan manusia, perkataan keras atau hajaran semuanya adalah untuk memurnikan dan untuk keselamatan. Jadi, metode keselamatan hari ini tidak seperti di masa lalu. Hari ini, penghakiman yang benar menyelamatkan engkau, dan merupakan sarana yang tepat untuk mengelompokkan engkau masing-masing menurut jenisnya, dan hajaran yang tanpa ampun menuntun engkau pada keselamatan tertinggi—dan apa yang harus engkau katakan dalam menghadapi hajaran dan penghakiman ini? Bukankah engkau telah menikmati keselamatan dari awal sampai akhir? Engkau telah melihat Tuhan yang berinkarnasi dan menyadari kemahakuasaan dan hikmat-Nya; terlebih lagi, engkau telah berulang kali mengalami pukulan dan disiplin. Tetapi bukankah engkau juga sudah menerima anugerah tertinggi? Tidakkah berkatmu lebih besar dari berkat orang lain? Anugerah yang engkau terima lebih berlimpah daripada kemuliaan dan kekayaan yang dinikmati oleh Salomo! Coba pikirkan: Jika maksud kedatangan-Ku adalah untuk mempersalahkan dan menghukum, dan bukan untuk menyelamatkan engkau, dapatkah engkau hidup begitu lama? Bisakah engkau, makhluk berdosa dari daging dan darah ini, bertahan sampai hari ini? Jika hanya demi menghukummu, mengapa Aku menjadi manusia dan berusaha sampai seperti ini? Bukankah hanya perlu satu kata untuk menghukum engkau manusia biasa? Apakah Aku masih berpikir untuk menghancurkanmusetelah menghukummu? Apakah engkau masih tidak memercayai firman-Ku? Dapatkah Aku menyelamatkan manusia hanya dengan kasih dan belas kasihan? Atau bisakah Aku hanya menggunakan penyaliban untuk menyelamatkan manusia? Bukankah dengan watak-Ku yang benar lebih mudah menjadikan manusia sungguh-sungguh taat? Bukankah lebih berkuasa bila menyelamatkan manusia sepenuhnya?

Meskipun firman-Ku mungkin keras, semuanya disampaikan untuk keselamatan manusia, karena Aku hanya menyampaikan firman dan tidak menghukum daging manusia. Firman ini menyebabkan manusia hidup dalam terang, supaya mereka tahu bahwa terang itu ada, bahwa terang itu berharga, terlebih lagi supaya manusia tahu bahwa firman ini mendatangkan keuntungan baginya, dan mengetahui bahwa Tuhan adalah keselamatan. Meskipun Aku telah menyampaikan banyak perkataan tentang hajaran dan penghakiman, namun semua itu belum dinyatakan kepadamu dalam perbuatan. Aku datang untuk melakukan pekerjaan-Ku, untuk menyampaikan firman-Ku. Sekalipun firman-Ku mungkin keras, firman itu disampaikan untuk menghakimi kerusakan dan pemberontakanmu. Tujuan-Ku melakukan ini tetaplah untuk menyelamatkan manusia dari wilayah kekuasaan Iblis, menggunakan firman-Ku untuk menyelamatkan manusia. Tujuan-Ku bukanlah untuk menyakiti manusia dengan firman-Ku. Firman-Ku keras sehingga ada hasil yang didapat dicapai dari pekerjaan-Ku. Hanya bekerja dengan cara demikian, manusia dapat mengenal diri mereka sendiri dan melepaskan diri dari watak mereka yang membangkang. Makna terpenting dari pekerjaan firman adalah memungkinkan manusia melakukan kebenaran setelah memahaminya, mencapai perubahan dalam watak mereka, dan mendapatkan pengetahuan tentang diri mereka sendiri dan pekerjaan Tuhan. Hanya cara bekerja melalui berbicara yang dapat memungkinkan komunikasi antara Tuhan dan manusia, hanya firman yang dapat menjelaskan kebenaran. Bekerja demikian adalah cara terbaik untuk menaklukkan manusia; selain perkataan firman, tidak ada metode lain yang bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada manusia tentang kebenaran dan pekerjaan Tuhan. Jadi di tahap akhir pekerjaan-Nya, Tuhan berfirman kepada manusia untuk menyingkapkan semua kebenaran dan misteri yang tidak mereka pahami, memungkinkan mereka mendapatkan jalan yang benar dan kehidupan dari Tuhan, dan dengan demikian memuaskan kehendak Tuhan.

dari "Engkau Harus Mengesampingkan Berkat atas Status dan Memahami Kehendak Tuhan bagi Keselamatan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebenarnya, pekerjaan yang sedang dikerjakan saat ini adalah membuat manusia meninggalkan Iblis, meninggalkan nenek moyang mereka. Semua penghakiman oleh firman ditujukan untuk mengungkapkan watak manusia yang jahat dan memampukan manusia mengerti esensi kehidupan. Penghakiman yang berulang ini menembus hati manusia. Setiap penghakiman akan memengaruhi takdir mereka secara langsung dan dimaksudkan untuk melukai hati mereka sehingga mereka bisa melepaskan hal-hal tersebut dan datang untuk mengenal kehidupan, mengenal dunia yang najis ini, dan juga mengenal hikmat dan kemahakuasaan Tuhan dan umat manusia yang dikuasai Iblis. Semakin banyak penghakiman dan hajaran ini, semakin hati manusia bisa terluka dan semakin rohnya dibangkitkan. Membangkitkan roh manusia yang sangat jahat dan sudah tertipu adalah tujuan dari penghakiman ini. Manusia tidak memiliki roh, karena rohnya sudah mati lama sekali dan dia tidak tahu ada sorga, tidak tahu ada Tuhan dan tentu saja tidak tahu bahwa dia bergumul dalam jurang maut; bagaimana ia bisa tahu bahwa ia hidup dalam neraka di bumi? Bagaimana bisa dia tahu bahwa dirinya yang sudah mati ini karena pengaruh jahat Iblis, sudah jatuh dalam neraka? Bagaimana mungkin dia tahu bahwa semua yang ada di bumi telah lama hancur dan tidak bisa diperbaiki oleh umat manusia? Dan bagaimana mungkin dia tahu bahwa Sang Pencipta telah datang ke bumi saat ini dan mencari sekelompok orang berdosa yang bisa diselamatkan-Nya? Bahkan setelah manusia mengalami segala macam pemurnian dan penghakiman, hati nuraninya yang telah mati masih tidak tergerak dan tidak responsif. Umat manusia sudah sangat hancur! Walaupun penghakiman jenis ini sepertinya hukuman mengerikan yang turun dari langit, ini sebenarnya sangat menguntungkan manusia. Jika penghakiman seperti ini tidak terjadi, maka tidak akan ada hasilnya dan tidak mungkin menyelamatkan umat manusia dari jurang penderitaan. Jika bukan dengan pekerjaan ini, akan sulit bagi manusia untuk keluar dari Hades karena hati mereka sudah lama mati dan roh mereka ada di bawah kekuasaan Iblis. Menyelamatkanmu yang sudah jatuh ke dalam jurang kehancuran yang paling dalam mengharuskan-Ku memanggilmu dengan keras, menghakimimu dengan keras maka barulah hatimu yang sudah membeku seperti es bisa dibangkitkan.

Dagingmu, keinginan yang besar, ketamakanmu, dan nafsumu sudah terlalu berakar di dalam dirimu. Semua itu terus menerus menguasai hatimu sehingga engkau tidak berdaya untuk melemparkan kuk pikiran yang merusak dan bersifat feodal itu. Engkau tidak ingin mengubah situasimu saat ini atau lepas dari pengaruh kegelapan. Engkau terikat oleh hal-hal itu.

dari "Hanya Mereka yang Sudah Disempurnakan Bisa Menjalani Hidup yang Bermakna" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sejak dari penciptaan dunia sampai sekarang, segala yang Tuhan lakukan dalam pekerjaan-Nya adalah kasih, tanpa kebencian kepada manusia. Bahkan hajaran dan penghakiman yang engkau lihat pun adalah kasih, kasih yang lebih sejati dan nyata, kasih yang memimpin manusia ke jalan hidup manusia yang benar. … Engkau sekalian hidup dalam tempat dosa dan kebejatan. Engkau sekalian adalah orang yang bejat dan berdosa. Saat ini, engkau sekalian bukan hanya dapat melihat Tuhan, tetapi yang terlebih penting, engkau sekalian telah menerima hajaran dan penghakiman, menerima keselamatan yang sedalam itu, dengan kata lain, menerima kasih Tuhan yang terbesar. Segala yang Dia lakukan adalah kasih sejati bagimu sekalian. Dia tidak memiliki niat jahat. Karena dosamulah Dia menghakimimu, supaya engkau memeriksa dirimu sendiri dan menerima keselamatan yang luar biasa ini. Semua ini dilakukan untuk membentuk manusia. Dari awal sampai akhir, Tuhan telah melakukan semua yang dapat dilakukan-Nya untuk menyelamatkan manusia, dan yang jelas, Dia tidak mau menghancurkan manusia sama sekali, manusia yang Dia ciptakan dengan tangan-Nya sendiri. Kini, Dia telah datang ke antara engkau sekalian untuk bekerja. Bukankah ini bahkan keselamatan yang lebih besar lagi? Jika Dia membenci engkau sekalian, mungkinkah Dia melakukan pekerjaan yang sedemikian besar untuk memimpin engkau sekalian secara pribadi? Untuk apa Dia menderita demikian? Tuhan tidak membenci engkau sekalian atau berniat jahat terhadap engkau sekalian. Engkau sekalian harus mengetahui bahwa kasih Tuhan adalah kasih yang paling sejati. Hanya karena ketidaktaatan orang, Dia harus menyelamatkan mereka melalui penghakiman. Jika tidak demikian, mereka tidak akan dapat diselamatkan. Karena engkau sekalian tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani kehidupan atau bagaimana seharusnya engkau sekalian hidup, dan engkau sekalian hidup di tempat yang bejat dan penuh dosa ini dan engkau sekalian adalah iblis yang bejat dan kotor, Dia bahkan tak sampai hati membiarkan engkau sekalian menjadi lebih bejat lagi. Dia juga tak sampai hati melihat engkau sekalian hidup di tempat kotor seperti ini, diinjak-injak oleh Iblis semaunya, tak pula Dia sampai hati membiarkan engkau sekalian masuk ke dalam neraka. Dia hanya ingin menjadikan kelompokmu sekalian ini menjadi milik-Nya dan menyelamatkan engkau sekalian sepenuhnya. … Meskipun saat ini engkau harus merasakan sedikit rasa sakit dan pemurnian karena penghakiman itu, rasa sakit ini bernilai dan bermakna. Meskipun hajaran dan penghakiman adalah pemurnian dan penyingkapan yang tak berbelas kasihan bagi manusia, yang dimaksudkan untuk menghukum dosa-dosanya dan menghukum dagingnya, tak satu pun dari pekerjaan ini dimaksudkan untuk mendakwa atau memusnahkan dagingnya. Penyingkapan firman yang berat ini semua bertujuan untuk memimpinmu di jalan yang benar. Engkau sekalian sudah sangat banyak merasakan pekerjaan ini secara langsung dan, jelaslah, pekerjaan ini tidak membawa engkau sekalian ke jalan yang jahat! Semuanya itu memampukanmu untuk menjalani kemanusiaan yang normal. Semuanya itu adalah hal yang dapat dicapai oleh kemanusiaanmu yang normal. Setiap langkah dalam pekerjaan dilakukan sesuai dengan kebutuhanmu, sesuai dengan kelemahanmu, dan sesuai dengan tingkat pertumbuhanmu yang sebenarnya, dan tak ada beban yang terlalu berat dipikulkan kepada engkau sekalian. Meskipun engkau belum dapat melihat hal ini dengan jelas sekarang dan engkau merasa sepertinya Aku terlalu keras kepadamu, meskipun engkau selalu berpikir bahwa alasan Aku menghajar dan menghukummu setiap hari dan mencelamu setiap hari karena Aku membencimu, dan meskipun hal yang engkau terima adalah hajaran dan penghakiman, sebenarnya semua itu adalah kasih kepadamu, serta perlindungan besar bagimu.

dari "Kebenaran Di Balik Pekerjaan Penaklukan (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Begitu diperhadapkan dengan keadaan manusia dan sikapnya terhadap Tuhan, Tuhan telah melakukan pekerjaan baru, yang memungkinkan manusia untuk memiliki pengetahuan tentang maupun ketaatan kepada-Nya, dan kasih dan kesaksian. Jadi, manusia harus menjalani pengalaman pemurniannya dari Tuhan, selain penghakiman, penanganan, dan pemangkasan Dia terhadap manusia, yang tanpa itu manusia tidak akan pernah dapat mengenal Tuhan, dan tidak pernah akan mampu mengasihi dan memberi kesaksian akan diri-Nya. Pemurnian manusia oleh Tuhan bukanlah semata-mata demi suatu dampak sepihak, tetapi adalah demi suatu dampak berbagai segi. Hanya lewat cara ini Tuhan melakukan pekerjaan pemurnian dalam mereka yang bersedia mencari kebenaran, yaitu agar tekad dan kasih manusia disempurnakan oleh Tuhan. Bagi mereka yang bersedia mencari kebenaran, dan yang mendambakan Tuhan, tidak ada hal lain yang lebih bermakna, atau lebih membantu, daripada pemurnian seperti ini. Watak Tuhan tidak mudah diketahui atau dipahami oleh manusia, karena bagaimanapun juga Tuhan adalah Tuhan. Pada akhirnya, Tuhan tidak mungkin berwatak sama dengan manusia, dan oleh karena itu tidaklah mudah bagi manusia untuk mengetahui watak-Nya. Kebenaran tidak dimiliki oleh manusia secara inheren, dan ia tidak mudah dipahami oleh mereka-mereka yang telah dirusak oleh Iblis; manusia hampa kebenaran, dan tanpa tekad untuk melakukan kebenaran, dan apabila dia tidak menderita, dan apabila dia tidak dimurnikan atau dihakimi, tekad tersebut tidak pernah akan dijadikan sempurna. Bagi semua orang, pemurnian sungguh menyiksa, dan sangat sulit untuk diterima—namun, selama pemurnianlah Tuhan menjadikan watak-Nya yang adil dapat dipahami dengan jelas oleh manusia, dan mengumumkan syarat-syarat-Nya untuk manusia, dan memberikan lebih banyak pencerahan, dan lebih banyak pemangkasan dan penanganan aktual; lewat pembandingan fakta dan kebenaran, Dia memberikan manusia pengetahuan yang lebih besar tentang diri-Nya dan kebenaran, dan memberikan manusia pemahaman yang lebih besar akan kehendak Tuhan, sehingga manusia dapat memiliki kasih akan Tuhan yang lebih benar dan lebih murni. Itulah tujuan-tujuan Tuhan dalam menjalankan pemurnian. Segala pekerjaan yang dilakukan oleh Tuhan dalam manusia memiliki tujuan dan kepentingannya tersendiri; Tuhan tidak melakukan pekerjaan yang tidak berarti atau yang tidak bermanfaat bagi manusia. Pemurnian bukan berarti menyingkirkan manusia dari hadapan Tuhan, juga bukan berarti menghancurkannya di neraka. Arti pemurnian adalah mengubah watak manusia selama pemurnian, mengubah motivasinya, pandangan-pandangan lamanya, mengubah kasihnya terhadap Tuhan, dan mengubah seluruh hidupnya. Pemurnian merupakan ujian nyata manusia, dan suatu bentuk pelatihan yang nyata, dan hanya selama pemurnianlah kasih manusia dapat memenuhi fungsinya yang inheren.

dari "Hanya dengan Mengalami Pemurnian maka Manusia Dapat Sungguh-Sungguh Mengasihi Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ketika Tuhan bekerja untuk memurnikan manusia, manusia menderita, kasihnya kepada Tuhan menjadi lebih besar, dan kekuatan Tuhan semakin dinyatakan di dalamnya. Semakin manusia kurang dimurnikan, semakin kurang kasihnya kepada Tuhan dan semakin kurang kekuatan Tuhan dinyatakan di dalamnya. Semakin besar pemurnian dan rasa sakitnya, dan semakin tersiksa manusia itu, semakin dalam kasih sejatinya kepada Tuhan, semakin murni imannya kepada Tuhan, dan semakin dalam pengenalannya akan Tuhan. Dalam pengalamanmu, engkau akan melihat bahwa mereka yang mengalami banyak pemurnian dan rasa sakit yang hebat serta banyak penanganan dan disiplin memiliki kasih yang dalam kepada Tuhan dan pengenalan akan Tuhan yang dalam dan kuat. Mereka yang tidak mengalami penanganan Tuhan hanya akan memiliki pengenalan dangkal dan hanya bisa berkata: "Tuhan itu begitu baik, Dia memberikan anugerah kepada manusia supaya bisa menikmati-Nya." Jika orang mengalami penanganan dan disiplin Tuhan, maka mereka akan mampu mengatakan pengenalan sejati akan Tuhan. Jadi, semakin luar biasa pekerjaan Tuhan dalam diri manusia, semakin berharga dan bermakna pekerjaan itu. Semakin kuat itu bagimu dan semakin tidak sesuai dengan gagasanmu, semakin pekerjaan Tuhan mampu menaklukkanmu, mendapatkanmu, dan menjadikanmu sempurna. Signifikansi pekerjaan Tuhan sangat besar! Jika Dia tidak memurnikan manusia dengan cara ini, jika Dia tidak bekerja dengan metode ini, maka pekerjaan Tuhan akan menjadi tidak efektif dan tanpa makna. Inilah alasan di balik luar biasanya makna pemilihan Tuhan akan sekelompok orang di akhir zaman. Dikatakan sebelumnya, Tuhan akan memilih dan mendapatkan kelompok orang ini. Semakin besar pekerjaan yang dikerjakan-Nya dalam dirimu semua, semakin dalam dan semakin murni kasih engkau semua jadinya. Semakin besar pekerjaan Tuhan, semakin manusia mampu merasakan hikmat-Nya dan semakin dalam pengenalan manusia akan Dia. Selama akhir zaman, 6.000 tahun rencana pengelolaan Tuhan akan berakhir. Mungkinkah bisa berakhir seperti itu, dengan begitu mudah? Begitu Dia menaklukkan umat manusia, apakah pekerjaan-Nya akan selesai? Apakah mungkin sesederhana itu? Manusia membayangkannya sesederhana itu, tetapi apa yang Tuhan lakukan tidak sesederhana itu. Tidak peduli bagian mana dari pekerjaan Tuhan, itu tetap tidak bisa diselami manusia. Jika engkau bisa menyelaminya, maka pekerjaan Tuhan akan menjadi tidak berarti atau bermakna. Pekerjaan yang dilakukan Tuhan tidak dapat diselami; terlalu bertentangan dengan gagasanmu, dan semakin tidak dapat diselami oleh pemahamanmu, semakin terlihat bahwa pekerjaan Tuhan bermakna: jika sesuai dengan gagasanmu, maka pekerjaan Tuhan itu menjadi tidak bermakna. Hari ini, engkau merasa pekerjaan Tuhan terlalu besar, dan semakin ajaib, semakin engkau merasa Tuhan tidak dapat diselami, dan engkau melihat betapa besar perbuatan Tuhan. Jika Dia hanya melakukan pekerjaan yang dangkal dan biasa-biasa saja untuk menaklukkan manusia dan hanya itu, maka manusia tidak akan bisa melihat makna dari pekerjaan Tuhan. Walau engkau mengalami sedikit pemurnian sekarang, itu adalah keuntungan besar bagi pertumbuhan kehidupanmudan kesulitan seperti itu sangat diperlukan bagi engkau sekalian. Hari ini, engkau mengalami sedikit pemurnian, tetapi setelahnya engkau akan benar-benar mampu melihat perbuatan Tuhan dan pada akhirnya engkau akan berkata: "Perbuatan Tuhan begitu ajaib!" Itulah kata-kata yang akan ada di hatimu. Setelah mengalami pemurnian Tuhan untuk sejangka waktu (pengujian bagi[a] pelaku pelayanan dan waktu hajaran), pada akhirnya sebagian orang akan berkata: "Percaya kepada Tuhan sangat sulit!" "Kesulitan" ini menunjukkan bahwa perbuatan Tuhan memang tidak dapat diselami, bahwa pekerjaan Tuhan sangat bermakna dan bernilai, dan sangat layak dihargai oleh manusia. Jika, setelah Aku melakukan begitu banyak pekerjaan, engkau tidak sedikit pun memiliki pengenalan, apakah pekerjaan-Ku masih memiliki nilai? Engkau akan bisa berkata: "Pelayanan kepada Tuhan itu benar-benar sulit, perbuatan Tuhan sangat ajaib, Tuhan benar-benar bijak! Dia sangat indah!" Jika, setelah melewati satu masa pengalaman, engkau bisa mengatakan hal tersebut, maka hal ini membuktikan engkau sudah mendapatkan pekerjaan Tuhan dalam dirimu.

dari "Mereka yang Akan Disempurnakan Harus Melewati Pemurnian" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Apa yang Aku katakan hari ini adalah untuk menghakimi dosa manusia dan ketidakbenaran mereka; mengutuk pemberontakan mereka. Kebohongan dan penyimpangan mereka, serta kata-kata dan tindakan mereka, semua hal yang tidak sejalan dengan kehendak-Nya mengalami penghakiman, dan pemberontakan manusia dianggap sebagai dosa. Dia berfirman sesuai dengan prinsip-prinsip penghakiman, dan Dia menyatakan watak-Nya yang benar dengan menghakimi ketidakbenaran mereka, mengutuk pemberontakan mereka, dan membongkar semua maksud buruk mereka. Kekudusan mewakili watak-Nya yang benar; kekudusan-Nya sebenarnya adalah watak-Nya yang benar. Latar belakang firman-Ku hari ini adalah berfirman, menghakimi, dan melakukan pekerjaan penaklukan dalam terang atas watakmu sekalian yang rusak. Hanya inilah pekerjaan nyata, dan hanya inilah yang dapat sepenuhnya menempatkan kekudusan Tuhan menjadi jelas terlihat. Jika engkau sama sekali tidak mempunyai watak yang rusak, Tuhan tidak akan menghakimimu, engkau juga tidak akan dapat melihat watak-Nya yang benar. Karena engkau memiliki watak yang rusak, Tuhan tidak akan melepaskanmu. Melalui inilah kekudusan-Nya terungkap. … Karena penghakiman inilah maka engkau sekalian dapat melihat bahwa Dia adalah Tuhan yang benar, bahwa Dia adalah Tuhan yang kudus. Karena kekudusan dan kebenaran-Nya, Dia telah menghakimimu dan mendatangkan murka-Nya ke atasmu. Karena Dia dapat mengungkapkan watak-Nya yang benar ketika melihat pemberontakan umat manusia, dan karena Dia dapat mengungkapkan kekudusan-Nya ketika melihat kecemaran manusia, ini cukup untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan sendiri yang kudus dan tanpa noda, tetapi juga hidup di negeri yang cemar.

dari "Bagaimana Langkah Kedua Dari Pekerjaan Menaklukan Menghasilkan Buah" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman dan hajaran sehingga manusia dapat mengenal Dia, dan demi kesaksian-Nya. Tanpa penghakiman-Nya atas watak rusak manusia, manusia tidak akan mengenal watak kebenaran-Nya yang tidak membiarkan pelanggaran, dan tidak bisa mengubah pengenalan lamanya tentang Tuhan menjadi baru. Demi kesaksian-Nya, dan demi pengelolaan-Nya, Dia membuka keseluruhan-Nya untuk umum, sehingga memungkinkan manusia untuk mencapai pengenalan akan Tuhan, dan mengubah wataknya, dan memberikan kesaksian yang kuat tentang Tuhan melalui penampilan umum-Nya.

dari "Hanya Mereka yang Mengenal Tuhan Dapat Memberikan Kesaksian Tentang Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Manusia hidup di tengah-tengah daging, yang berarti ia hidup dalam neraka manusia, dan tanpa penghakiman dan hajaran Tuhan, manusia sama kotornya dengan Iblis. Bagaimana mungkin manusia menjadi kudus? Petrus percaya bahwa hajaran dan penghakiman oleh Tuhan adalah perlindungan terbaik dan kasih karunia terbesar bagi manusia. Hanya melalui hajaran dan penghakiman oleh Tuhan maka manusia dapat bangkit dan menolak daging, serta membenci Iblis. Disiplin yang ketat dari Tuhan membebaskan manusia dari pengaruh Iblis, melepaskan dia dari dunia kecilnya sendiri, dan memungkinkannya untuk hidup dalam terang hadirat Tuhan. Tidak ada keselamatan yang lebih baik selain hajaran dan penghakiman!Dalam hidupnya, jika manusia ingin ditahirkan dan mencapai perubahan dalam wataknya, jika ia ingin menjalani kehidupan yang bermakna dan memenuhi kewajibannya sebagai makhluk ciptaan, maka ia harus menerima hajaran dan penghakiman Tuhan dan tidak membiarkan disiplin Tuhan dan pukulan-Nya menjauh darinya. Dengan demikian ia dapat membebaskan diri dari manipulasi dan pengaruh Iblis dan hidup dalam terang Tuhan. Ketahuilah bahwa hajaran dan penghakiman Tuhan adalah terang, terang keselamatan manusia, dan tidak ada berkat, kasih karunia atau perlindungan yang lebih baik bagi manusia.

dari "Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ika ingin disempurnakan, engkau harus memahami pentingnya pekerjaan Tuhan. Terutama, engkau harus memahami pentingnya hajaran dan penghakiman-Nya, dan mengapa hal itu dilakukan terhadap manusia. Apakah engkau sanggup menerima? Selama hajaran semacam ini, apakah engkau dapat mencapai pengalaman dan pengetahuan yang sama seperti Petrus? Jika engkau mengejar pengetahuan akan Tuhan dan karya Roh Kudus, dan mengupayakan perubahan dalam watakmu, maka engkau memiliki kesempatan untuk disempurnakan. … dan upayamu tidak sesuai dengan jalan yang ditempuh Petrus untuk disempurnakan, maka tentu saja, engkau tidak akan mengalami perubahan watak. Jika engkau adalah seseorang yang mengupayakan supaya dapat disempurnakan, maka engkau pasti akan menjadi kesaksian, dan engkau akan berkata: "Dalam pekerjaan Tuhan langkah demi langkah ini, aku telah menerima proses hajaran dan penghakiman Tuhan. Sekalipun aku telah menanggung penderitaan besar, aku telah mengetahui bagaimana cara Tuhan menyempurnakan manusia, aku mulai menyelami pekerjaan yang Tuhan lakukan, memiliki pengetahuan tentang kebenaran Tuhan, dan hajaran-Nya telah menyelamatkan aku. Watak-Nya yang benar telah membuka mataku, mendatangkan berkat dan kasih karunia bagiku, dan penghakiman serta hajaran-Nya telah melindungi dan menyucikan aku. Seandainya aku tidak dihajar dan dihakimi oleh Tuhan, dan jika teguran keras firman-Nya tidak datang atasku, maka aku tidak dapat mengenal Tuhan, dan tentu tidak dapat diselamatkan. Saat ini telah kulihat bahwa, sebagai makhluk ciptaan, tidak hanya manusia menikmati segala sesuatu yang dijadikan oleh Sang Pencipta, tetapi yang lebih penting, bahwa segenap makhluk ciptaan harus menikmati watak Tuhan yang benar, dan menikmati penghakiman-Nya yang adil, sebab watak Tuhan layak memperoleh kenikmatan manusia. Sebagai makhluk yang telah dirusak oleh Iblis, seseorang harus menikmati watak Tuhan yang benar. Dalam watak-Nya yang benar, ada hajaran dan penghakiman, dan terlebih lagi, ada kasih yang besar. Sekalipun aku tidak mampu sepenuhnya mendapatkan kasih Tuhan hari ini, aku bernasib baik untuk menyaksikannya, dan demikianlah aku telah diberkati." Inilah jalan yang ditempuh oleh orang-orang yang mengenyam proses disempurnakan dan pengetahuan yang mereka sampaikan. Orang-orang semacam itu sama dengan Petrus; mereka memiliki pengalaman yang sama dengan Petrus. Mereka juga yang telah memperoleh kehidupan dan memiliki kebenaran. Jika manusia mengalami sampai akhir, selama penghakiman Tuhan, ia pasti akan sepenuhnya menjauhkan dirinya dari pengaruh Iblis dan didapat oleh Tuhan.

dari "Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya sudah Kukatakan bahwa ada sekelompok pemenang yang diperoleh dari Timur, pemenang yang datang dari tengah penganiayaan besar. Apa maksud dari perkataan ini? Artinya bahwa orang-orang yang telah diperoleh ini adalah satu-satunya yang sesungguhnya taat setelah menjalani penghakiman dan hajaran, dan penanganan, dan pemangkasan dan segala jenis pemurnian. Kepercayaan orang seperti itu tidak samar dan abstrak tetapi nyata. Mereka tidak melihat tanda dan mukjizat, atau keajaiban; mereka tidak berbicara tentang surat dan doktrin yang sukar dipahami, atau penglihatan mendalam; sebaliknya mereka hanya memiliki realitas dan firman Tuhan dan pengenalan sejati akan realitas Tuhan. Apakah sekelompok orang seperti itu tidak mampu membuat kuasa Tuhan semakin nyata?

dari "Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Catatan kaki:

a. Teks asli tidak menggunakan "pengujian."

(2) Pekerjaan penghakiman Tuhan di akhir zaman adalah untuk memisahkan segala sesuatu sesuai dengan jenisnya, untuk mengakhiri seluruh zaman, dan pada akhirnya berhasil mewujudkan kerajaan Kristus.

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Dan aku melihat takhta putih yang besar dan Dia yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya langit dan bumi lenyap dan tidak ditemukan tempatnya lagi. Lalu aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan takhta Tuhan itu; kemudian semua kitab dibuka, dan dibuka sebuah kitab lain yaitu kitab kehidupan dan orang-orang mati dihakimi menurut apa yang tertulis di kitab itu, menurut perbuatan mereka" (Wahyu 20:11).

"lihatlah Bait Suci Tuhan ada bersama manusia, dan Dia akan tinggal bersama mereka dan mereka akan menjadi umat-Nya dan Tuhan sendiri akan ada bersama mereka, menjadi Tuhan mereka. Tuhan akan menghapuskan setiap air mata dari mata mereka; dan tidak akan ada lagi kematian, kesedihan, tangisan, dan kesakitan: karena hal-hal yang lama sudah berlalu" (Wahyu 21:3-4).

"Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya; Dan Dia akan memerintah sampai selama-selamanya" (Wahyu 11:15).

Firman Tuhan yang Relevan:

Ketika Aku menciptakan dunia, Aku membentuk segala sesuatu sesuai dengan jenisnya, membuat semuanya dengan bentuk nyata yang berhimpun dengan sesama jenisnya. Dengan semakin mendekatnya akhir dari rencana pengelolaan-Ku, Aku akan mengembalikan kondisi penciptaan seperti sebelumnya, Aku akan memulihkan segalanya seperti semula, mengubah segalanya secara mendalam, sehingga semuanya akan kembali ke inti dari rencana-Ku. Saatnya telah tiba!

Diambil dari "Perkataan Kedua Puluh Enam, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pekerjaan di akhir zaman bertujuan untuk memisahkan segala sesuatu menurut jenisnya, untuk menyimpulkan rencana pengelolaan Tuhan, karena waktunya sudah makin dekat dan hari Tuhan telah tiba.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Akhir zaman adalah waktunya segala sesuatu akan dikelompokkan menurut jenisnya melalui penaklukan. Penaklukan adalah pekerjaan akhir zaman. Dengan kata lain, menghakimi dosa setiap orang merupakan pekerjaan akhir zaman. Kalau tidak, bagaimana mungkin orang dikelompokkan? Pekerjaan pengelompokan yang dilakukan di antara kamu sekalian adalah awal dari pekerjaan serupa di seluruh alam semesta. Sesudah ini, orang dari segala bangsa di segala tempat juga akan menjadi sasaran pekerjaan penaklukan. Ini berarti setiap pribadi dalam penciptaan akan dikelompokkan menurut jenisnya, datang di hadapan takhta penghakiman untuk dihakimi. Tiada seorang pun dan tiada makhluk apa pun yang dapat luput dari menanggung hajaran dan penghakiman ini; tiada seorang pun dan tiada makhluk apa pun yang dapat menghindari pengelompokan menurut jenis ini; semua orang akan dipilah menurut kelasnya. Alasannya karena akhir dari segala sesuatu sudah dekat dan seluruh langit serta bumi segera sampai pada kesudahannya. Bagaimana mungkin manusia lolos dari akhir keberadaannya?

dari "Kebenaran Di Balik Pekerjaan Penaklukan (1)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pekerjaan penaklukan saat ini adalah pekerjaan yang dimaksudkan untuk memperjelas hal yang akan menjadi kesudahan manusia. Mengapa Aku berfirman bahwa hajaran dan penghakiman hari ini adalah penghakiman di hadapan takhta putih yang besar di akhir zaman? Tidakkah engkau mengerti ini? Mengapa pekerjaan penaklukan adalah tahap terakhir? Bukankah untuk memperlihatkan bagaimana setiap golongan manusia akan berakhir? Bukankah ini memungkinkan semua orang, dalam proses pekerjaan penaklukan hajaran dan penghakiman, menunjukkan corak aslinya dan sesudah itu dikelompokkan menurut jenisnya? Alih-alih mengatakan bahwa pekerjaan ini menaklukkan umat manusia, akan lebih baik bila mengatakan bahwa pekerjaan ini menunjukkan cara setiap golongan manusia akan berakhir. Demikianlah, pekerjaan ini menghakimi dosa mereka dan kemudian menunjukkan berbagai golongan manusia, dengan demikian memutuskan apakah mereka jahat atau benar. Setelah pekerjaan penaklukan datanglah pekerjaan memberi upah yang baik dan menghukum yang jahat: orang yang sungguh-sungguh taat, artinya ditaklukkan sepenuhnya, akan ditempatkan pada langkah berikutnya untuk menyebarkan pekerjaan itu ke seluruh alam semesta; yang tidak ditaklukkan akan ditempatkan dalam kegelapan dan ditimpa malapetaka. Dengan demikian, manusia akan dikelompokkan menurut jenisnya: para pelaku kejahatan dikelompokkan bersama yang jahattidak akan pernah lagi melihat sinar matahari, sedangkan orang benar dikelompokkan bersama yang baik untuk menerima terang dan hidup selamanya dalam terang itu. Akhir dari segala sesuatu sudah dekat, kesudahan manusia telah ditunjukkan secara jelas di depan matanya, dan segalanya akan dikelompokkan menurut jenisnya. Lalu bagaimana orang-orang bisa lolos dari pengelompokan ini? Penyingkapan tentang kesudahan dari setiap golongan manusia dilakukan ketika akhir dari segala sesuatu sudah dekat, dan itu dilakukan selama pekerjaan penaklukan seluruh alam semesta (termasuk semua pekerjaan penaklukan yang dimulai dengan pekerjaan saat ini). Penyingkapan tentang kesudahan dari seluruh umat manusia dilakukan di hadapan takhta penghakiman, dalam proses hajaran, dan dalam proses pekerjaan penaklukan pada akhir zaman. … Tahap akhir penaklukan ditujukan untuk menyelamatkan, juga menyingkapkan kesudahan orang. Selain itu, untuk menyingkapkan kemerosotan orang melalui penghakiman, dan dengan demikian, menjadikan mereka bertobat, bangkit, dan mengejar kehidupan serta jalan kehidupan manusia yang benar. Penaklukan juga ditujukan untuk menggerakkan hati orang yang mati rasa dan bebal, dan untuk menunjukkan, melalui penghakiman, pemberontakan batin mereka. Meskipun demikian, jika orang masih tidak dapat bertobat, masih tidak dapat mengejar kehidupan manusia yang benar, dan tidak dapat membuang semua kerusakan ini, mereka akan menjadi objek yang akan ditelan Iblis dan tidak akan tertolong. Inilah arti penting penaklukan—untuk menyelamatkan orang dan menunjukkan kesudahan mereka. Akhir baik, akhir buruk—semuanya disingkapkan dengan pekerjaan penaklukan. Entah orang akan diselamatkan atau dikutuk, semuanya tersingkap selama pekerjaan penaklukan.

dari "Kebenaran Di Balik Pekerjaan Penaklukan (1)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Akhir zaman telah tiba. Semua makhluk ciptaan akan dikelompokkan menurut jenis mereka, dan dibagi ke dalam kategori berbeda berdasarkan sifat mereka. Ini saat ketika Tuhan mengungkap kesudahan manusia dan tempat tujuan mereka. Jika manusia tidak mengalami hajaran dan penghakiman, tidak akan ada jalan untuk mengungkap ketidakpatuhan serta ketidakbenaran mereka. Hanya melalui hajaran dan penghakimanlah kesudahan semua makhluk ciptaan bisa diungkapkan. Manusia hanya menunjukkan warna aslinya ketika ia dihajar dan dihakimi. Yang jahat akan dikumpulkan bersama yang jahat, yang baik dengan yang baik, dan semua manusia akan dikelompokkan berdasarkan jenis mereka. Melalui hajaran dan penghakiman, kesudahan semua ciptaan akan diungkap, sehingga yang jahat bisa dihukum dan yang baik diberikan upah, dan semua orang menjadi tunduk di bawah kekuasaan Tuhan. Semua pekerjaan ini harus dicapai melalui hajaran dan penghakiman yang benar. Karena kerusakan manusia telah mencapai puncak dan ketidakpatuhan mereka semakin parah, hanya watak Tuhan yang benar, yang pada prinsipnya adalah termasuk hajaran dan penghakiman serta diungkapkan di akhir zaman–yang bisa benar-benar mentransformasi dan melengkapi manusia. Hanya watak ini yang bisa menyingkap kejahatan dan menghukum semua yang tidak benar dengan keras.

dari "Visi Pekerjaan Tuhan (3)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Apakah kini engkau paham apa itu penghakiman dan apa itu kebenaran? Jika engkau sudah paham, Aku menasihatkanmu tunduk dengan patuh untuk dihakimi. Jika tidak, engkau tidak akan pernah punya kesempatan untuk dipuji oleh Tuhan atau dibawa oleh-Nya ke dalam kerajaan-Nya. Orang-orang yang hanya menerima penghakiman, tetapi tidak pernah bisa disucikan, yaitu, mereka yang melarikan diri di tengah-tengah pekerjaan penghakiman, akan selamanya dibenci dan ditolak oleh Tuhan. Dosa-dosa mereka lebih banyak, dan lebih mendukakan, daripada dosa-dosa orang Farisi, karena mereka telah mengkhianati Tuhan dan adalah pemberontak-pemberontak terhadap Tuhan. Orang-orang seperti itu, yang bahkan tidak layak untuk melayani, akan menerima hukuman yang lebih besar, hukuman yang lebih kekal. Tuhan tidak akan mengampuni pengkhianat mana pun yang pernah mengemukakan kesetiaan dengan kata-kata, tetapi kemudian mengkhianati-Nya. Orang-orang seperti ini akan menerima pembalasan melalui hukuman dalam roh, jiwa, dan tubuh. Bukankah ini tepatnya penyingkapan watak Tuhan yang benar? Bukankah ini tujuan Tuhan dalam menghakimi manusia, dan menyingkapkannya? Tuhan menyerahkan semua orang yang melakukan berbagai perbuatan jahat selama masa penghakiman ke suatu tempat yang dipenuhi oleh roh-roh jahat, membiarkan roh-roh jahat ini menghancurkan tubuh kedagingan mereka sesukanya. Tubuh mereka mengeluarkan bau busuk mayat, hal itu pantas sebagai pembalasan bagi mereka. Tuhan menuliskan dalam buku catatan mereka setiap dosa orang-orang percaya palsu yang tidak setia, rasul-rasul palsu, dan pekerja-pekerja palsu. Lalu, ketika waktunya tiba, Dia melemparkan mereka ke tengah-tengah roh-roh jahat, membiarkan roh-roh jahat ini mencemari seluruh tubuh mereka semaunya, supaya mereka tidak akan bisa mengalami inkarnasi kembali, dan tidak pernah melihat terang lagi. Orang-orang munafik itu, yang dahulu pernah melayani tetapi tidak mampu tetap setia sampai akhir, diperhitungkan Tuhan di antara orang fasik, supaya mereka berjalan menurut nasihat orang fasik dan menjadi bagian dari kerumunan mereka yang kacau. Pada akhirnya, Tuhan akan membinasakan mereka. Tuhan menyingkirkan dan tidak memperhatikan orang-orang yang tidak pernah setia kepada Kristus atau mendedikasikan upaya apa pun, dan akan membinasakan mereka semua pada saat perubahan zaman. Mereka tidak akan ada lagi di bumi, apalagi memperoleh jalan masuk ke kerajaan Tuhan. Orang-orang yang tidak pernah tulus kepada Tuhan, tetapi memperlakukan Dia secara acuh tidak acuh karena dipaksa keadaan, mereka diperhitungkan di antara orang-orang yang melakukan pelayanan bagi umat-Nya. Hanya sejumlah kecil dari orang-orang seperti itu yang akan bertahan, sedangkan sebagian besar akan binasa bersama orang-orang yang bahkan tidak memenuhi syarat untuk melayani. Akhirnya, Tuhan akan membawa ke dalam kerajaan-Nya semua orang yang sepikiran dengan Tuhan, orang-orang dan anak-anak Tuhan serta mereka yang telah ditentukan sebelumnya oleh Tuhan untuk menjadi imam-imam. Seperti itulah buah yang dihasilkan Tuhan melalui pekerjaan-Nya. Adapun orang-orang yang tidak bisa masuk ke kategori apa pun yang ditentukan Tuhan, mereka akan diperhitungkan sebagai orang tidak percaya. Engkau sekalian pun pasti dapat membayangkan seperti apa kesudahan mereka. Aku telah mengatakan kepada engkau sekalian segala sesuatu yang harus Aku katakan. Jalan yang engkau sekalian pilih adalah keputusan yang harus engkau sekalian buat. Yang harus engkau sekalian pahami adalah: Pekerjaan Tuhan tidak pernah menunggu siapa pun yang tidak bisa mengikuti kecepatan-Nya, dan watak Tuhan yang benar tidak berbelas kasihan kepada siapa pun.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ketika bangsa-bangsa dan segenap manusia di dunia semua kembali di hadapan takhta-Ku, Aku akan mengambil seluruh karunia surgawi dan menganugerahkannya kepada dunia manusia, sehingga, berkat Aku, dunia itu akan penuh dengan segala karunia yang tak tertandingi. Tetapi selama dunia lama terus ada, Aku akan melontarkan amarah-Ku atas bangsa-bangsanya, secara terang-terangan mengumumkan ketetapan administratif-Ku kepada seluruh alam semesta, dan memberikan hajaran kepada siapa pun yang melanggarnya:

Ketika Aku memalingkan wajah-Ku kepada alam semesta untuk berfirman, seluruh umat manusia mendengar suara-Ku, dan kemudian melihat semua pekerjaan yang telah Kuperbuat di seluruh alam semesta. Mereka yang bertentangan dengan kehendak-Ku, artinya, barangsiapa yang menentang Aku dengan perbuatan manusia, akan tumbang di bawah hajaran-Ku. Aku akan mengambil beraneka ragam bintang di langit dan menjadikannya baru, dan berkat Aku, matahari dan bulan akan diperbarui—langit tidak akan lagi seperti sebelumnya; segala sesuatu di bumi akan diperbarui. Semuanya akan menjadi sempurna melalui firman-Ku. Banyak bangsa di alam semesta akan dipisahkan sekali lagi dan digantikan oleh bangsa-Ku, sehingga bangsa-bangsa di muka bumi akan lenyap selamanya dan menjadi suatu bangsa yang memuja Aku; seluruh bangsa di bumi akan dihancurkan, dan akan lenyap. Manusia di alam semesta, semua yang menjadi milik setan akan dimusnahkan; semua orang yang menyembah iblis akan ditumbangkan oleh api-Ku yang menyala-nyala―kecuali mereka yang sekarang berada di dalam aliran ini, sisanya akan diubah menjadi abu. Ketika Aku menghajar banyak orang, mereka yang berada di dunia agamawi, dalam taraf yang berbeda, kembali ke kerajaan-Ku, ditaklukkan oleh pekerjaan-Ku, karena mereka akan melihat kedatangan Yang Mahakudus yang berada di atas awan putih. Segenap umat manusia akan mengikuti golongan mereka sendiri, dan akan menerima hajaran yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang telah mereka perbuat. Mereka semua yang telah menentang Aku akan binasa; sedang mereka yang perbuatannya di bumi tidak melibatkan Aku, karena mereka telah membebaskan diri mereka sendiri, mereka akan terus berada di bumi di bawah pemerintahan putra-Ku dan umat-Ku. Aku akan menyatakan diri-Ku kepada banyak orang dan berbagai bangsa, memperdengarkan suara-Ku sendiri di atas bumi untuk menyatakan penyempurnaan pekerjaan-Ku yang besar bagi segenap umat manusia yang akan menyaksikan dengan mata kepala mereka sendiri.

Diambil dari "Perkataan Kedua Puluh Enam, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Mereka yang mampu berdiri teguh dalam masa penghakiman dan penghajaran Tuhan pada akhir zamanyaitu pada masa pentahiran terakhiradalah orang-orang yang akan masuk ke dalam tempat perhentian terakhir bersama Tuhan; karena itu, mereka yang masuk ke tempat perhentian semua pasti terbebas dari pengaruh Iblis dan sudah menjadi milik Tuhan setelah melalui pekerjaan pentahiran terakhir-Nya. Orang-orang ini, yang pada akhirnya akan menjadi milik Tuhan, akan masuk ke tempat perhentian terakhir. Esensi pekerjaan penghakiman dan hajaran Tuhan adalah pentahiran manusia, untuk hari perhentian terakhir. Jika tidak, seluruh umat manusia tidak akan pernah bisa mengikuti sesamanya atau masuk ke tempat perhentian terakhir. Inilah satu-satunya jalan agar manusia bisa masuk ke tempat perhentian. Hanya pekerjaan pentahiran Tuhan yang mampu mentahirkan manusia dari ketidakbenaran mereka, dan hanya pekerjaan hajaran dan penghakiman-Nya yang mampu menyoroti hal-hal yang tidak patuh di antara manusia, sehingga memisahkan orang-orang yang dapat diselamatkan dari yang tidak, serta mana yang akan tinggal dari yang tidak. Saat pekerjaan-Nya telah selesai, mereka yang tinggal akan ditahirkan dan menikmati kehidupan manusia kedua yang lebih indah di bumi saat mereka memasuki alam manusia yang lebih tinggi; dengan kata lain, mereka akan masuk ke hari perhentian manusia dan hidup bersama Tuhan. Setelah mereka yang tidak bisa tinggal menjalani hajaran dan penghakiman, wujud asli mereka akan seluruhnya terungkap. Setelah ini, mereka semua akan dihancurkan dan, sama seperti Iblis, mereka tidak akan diizinkan untuk bertahan hidup di bumi. Manusia di masa depan tidak akan lagi terdiri dari jenis orang-orang seperti ini; orang-orang ini tidak layak masuk ke tanah tempat perhentian akhir, maupun memasuki hari perhentian yang akan dimiliki Tuhan bersama dengan manusia, karena mereka adalah target penghukuman dan merupakan orang-orang jahat, dan mereka bukan orang-orang benar.

dari "Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pekerjaan terakhir-Nya untuk menghukum orang yang jahat dan memberi upah orang yang baik dilakukan sepenuhnya untuk benar-benar memurnikan seluruh umat manusia, sehingga Ia dapat membawa umat manusia yang sepenuhnya kudus ke tempat perhentian yang abadi. Tahap pekerjaan-Nya ini adalah tahap pekerjaan yang paling penting. Ini merupakan tahap terakhir dari seluruh pekerjaan pengelolaan-Nya. Jika Tuhan tidak menghancurkan orang jahat dan membiarkan mereka tetap ada, seluruh umat manusia tetap tidak dapat masuk ke tempat perhentian, dan Tuhan tidak dapat membawa seluruh umat manusia ke alam yang lebih baik. Pekerjaan semacam ini tidak akan sepenuhnya selesai. Ketika Ia menyelesaikan pekerjaan-Nya, seluruh umat manusia akan sepenuhnya kudus. Hanya dengan cara inilah Tuhan dapat tinggal dengan damai di tempat perhentian.

dari "Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kerajaan yang ingin dibangun-Nya adalah kerajaan-Nya sendiri. Manusia yang diinginkan-Nya adalah yang menyembah-Nya, yang sepenuhnya taat kepada-Nya dan memiliki kemuliaan-Nya. Jika Dia tidak menyelamatkan manusia yang rusak, arti penciptaan-Nya atas manusia akan sia-sia belaka; Dia tidak akan memiliki otoritas lagi atas manusia, dan kerajaan-Nya tidak akan ada lagi di bumi. Jika Dia tidak menghancurkan musuh-musuh yang tidak taat kepada-Nya, Dia tidak akan sanggup memperoleh kemuliaan-Nya sepenuhnya, ataupun membangun kerajaan-Nya di bumi. Ini semua merupakan lambang selesainya pekerjaan-Nya dan lambang penyelesaian dari pencapaian besar-Nya: untuk benar-benar menghancurkan orang-orang di antara manusia yang tidak taat kepada-Nya, dan membawa mereka yang telah dilengkapi ke tempat perhentian.

dari "Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Aku bergerak di atas semua manusia dan mengawasi di mana-mana. Tak ada yang tampak tua, dan tak ada seorang pun yang seperti dirinya dahulu. Aku beristirahat di atas takhta, Aku berbaring di seluruh alam semesta, dan Aku sangat puas, atas semua yang telah pulih kekudusannya, dan Aku dapat tinggal dengan tenang di Sion sekali lagi, dan orang-orang di bumi dapat hidup tenang, puas hidup di bawah bimbingan-Ku. Semua orang mengelola segalanya di tanganku, semua orang mendapatkan kembali kecerdasan mereka seperti sedia kala serta rupa aslinya; mereka tak lagi terselimuti debu, tapi, dalam kerajaan-Ku, mereka semurni batu giok, masing-masing dengan wajah seperti yang suci itu di dalam hati manusia, karena kerajaan-Ku telah memerintah di antara manusia.

Diambil dari "Perkataan Keenam Belas, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Bagaimana pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman menyucikan dan menyelamatkan umat manusia?

Selanjutnya:Apa akibat dan hasil dari penolakan dunia keagamaan terhadap pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman?

Anda Mungkin Juga Menyukai