Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Perkataan Kristus pada Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Sudahkah engkau Sekalian Hidup Kembali?

Kecepatan

Sudahkah engkau Sekalian Hidup Kembali?

Saat engkau sudah mencapai cara hidup kemanusiaan yang biasa dan telah dijadikan sempurna, meski engkau tidak akan mampu mengucapkan nubuat atau misteri apa pun, engkau akan menghidupi dan mengungkapkan gambaran manusia. Tuhan menciptakan manusia, setelahnya manusia dirusak oleh Iblis, dan kerusakan ini telah membuat orang menjadi tubuh-tubuh yang mati—karena itu, setelah engkau diubah, engkau akan menjadi berbeda dari tubuh-tubuh mati ini. Firman-firman Tuhanlah yang memberikan kehidupan bagi roh manusia dan membuat mereka dilahirkan kembali, dan ketika roh manusia dilahirkan kembali, mereka akan hidup kembali. Sebutan "mati" merujuk kepada jasad-jasad yang tidak memiliki roh, kepada orang-orang yang rohnya telah mati. Saat roh manusia diberi kehidupan, mereka akan hidup kembali. Para orang kudus yang telah dibicarakan sebelumnya adalah orang-orang yang telah hidup kembali, mereka yang tadinya di bawah pengaruh Iblis tetapi berhasil mengalahkan Iblis. Orang-orang terpilih Tiongkok telah bertahan terhadap aniaya dan taktik si naga merah yang sangat besar yang kejam dan buas, yang membuat mereka rusak secara mental dan tidak berani hidup sama sekali. Maka, kebangkitan roh mereka harus mulai dari substansi mereka: sedikit demi sedikit, dari substansi mereka, roh mereka harus dibangkitkan. Ketika suatu hari mereka hidup kembali, tidak akan ada gangguan lagi, dan semuanya akan berjalan lancar. Saat ini, hal ini masih tidak bisa dicapai. Cara hidup kebanyakan orang mengandung atmosfer kematian yang dominan, mereka dilingkupi aura kematian dan mereka terlalu banyak kekurangan. Kata-kata sebagian orang membawa kematian, tindakan mereka membawa kematian, dan hampir semua hal yang mereka menghidupi itu kematian. Jika, hari ini, orang-orang menjadi saksi di depan umum demi Tuhan, maka pekerjaan ini akan gagal, karena mereka belum hidup kembali sepenuhnya dan terlalu banyak orang yang mati di antara engkau sekalian. Hari ini, sebagian orang bertanya mengapa Tuhan tidak menunjukkan tanda-tanda dan mukjizat-mukjizat agar Ia bisa cepat menyebarkan pekerjaan-Nya di antara bangsa-bangsa lain. Orang mati tidak bisa menjadi kesaksian untuk Tuhan; orang hidup bisa, tetapi kebanyakan orang di zaman sekarang mati. Terlalu banyak di antara mereka hidup dalam sangkar kematian, dalam pengaruh Iblis, dan tidak mampu meraih kemenangan—jadi bagaimana mereka bisa menjadi kesaksian untuk Tuhan? Bagaimana mereka bisa menyebarkan pekerjaan injil?

Mereka yang hidup di bawah pengaruh kegelapan adalah mereka yang hidup di antara kematian, merekalah yang dikuasai Iblis. Tanpa diselamatkan Tuhan dan dihakimi serta dihajar oleh Tuhan, orang-orang tidak bisa lari dari pengaruh kematian, mereka tidak bisa menjadi hidup. Orang-orang mati ini tidak bisa menjadi kesaksian untuk Tuhan, mereka juga tidak bisa digunakan oleh Tuhan, apalagi masuk ke kerajaan-Nya. Tuhan menginginkan kesaksian orang hidup, bukan orang mati, dan Ia meminta orang hidup bekerja untuk-Nya, bukan yang mati. "Orang-orang mati" adalah mereka yang menentang dan memberontak terhadap Tuhan, mereka yang mati rasa dalam rohnya dan tidak memahami firman-firman Tuhan, mereka yang tidak melakukan kebenaran dan sama sekali tidak setia terhadap Tuhan, dan mereka adalah orang-orang yang hidup di bawah wilayah kekuasaan Iblis dan dieksploitasi oleh Iblis. Orang-orang mati menunjukkan diri mereka dengan berdiri sebagai lawan kebenaran, memberontak terhadap Tuhan, dan menjadi rendah, hina, jahat, brutal, penipu, serta busuk. Meski orang-orang seperti ini makan dan minum firman Tuhan, mereka tidak mampu menghidupi firman-firman Tuhan; mereka hidup, tetapi mereka adalah orang-orang mati yang berjalan, mayat-mayat yang bernapas. Orang-orang mati benar-benar tidak bisa memuaskan Tuhan, apalagi mematuhi-Nya sepenuhnya. Mereka hanya bisa menipu Dia, menghujat Dia, dan mengkhianati Dia, dan semua aspek kehidupan mereka memperlihatkan sifat Iblis. Jika orang ingin menjadi pribadi-pribadi yang hidup dan menjadi kesaksian untuk Tuhan serta diterima Tuhan, mereka harus menerima penyelamatan Tuhan. Mereka harus tunduk terhadap penghakiman dan hajaran-Nya, dan menerima pemangkasan serta penanganan Tuhan dengan senang hati. Hanya dengan cara inilah mereka bisa melakukan semua kebenaran yang diwajibkan oleh Tuhan, dan hanya dengan cara inilah mereka akan mendapatkan penyelamatan Tuhan serta menjadi manusia-manusia hidup yang sesungguhnya. Manusia yang hidup diselamatkan oleh Tuhan telah dihakimi dan dihajar oleh Tuhan. Mereka mau mendedikasikan diri dan dengan bahagia menyerahkan nyawa bagi Tuhan. Mereka juga rela mempersembahkan seluruh hidup mereka bagi Tuhan. Hanya saat manusia yang hidup menjadi kesaksian untuk Tuhan-lah Iblis bisa dipermalukan. Hanya orang-orang yang hidup yang bisa menyebarkan pekerjaan injil Tuhan, hanya orang-orang yang hidup yang mencari hati Tuhan, dan hanya orang-orang yang hidup yang merupakan manusia yang sesungguhnya. Awalnya, manusia yang dibuat oleh Tuhan itu hidup, tetapi karena kerusakan Iblis, manusia menjadi mati dan hidup di bawah pengaruh Iblis, jadi mereka mati tanpa roh. Mereka menjadi musuh yang menentang Tuhan, mereka menjadi alat Iblis, dan mereka menjadi tawanan Iblis. Semua orang hidup yang diciptakan Tuhan telah menjadi mati, jadi Tuhan kehilangan kesaksian-Nya, dan Ia kehilangan manusia, yang Ia ciptakan dan merupakan satu-satunya yang memiliki napas kehidupan-Nya. Jika Tuhan ingin memenangkan kembali kesaksian-Nya dan mereka yang dibuat oleh tangan-Nya sendiri tetapi telah ditawan Iblis, Ia harus membangkitkan mereka agar mereka menjadi manusia-manusia yang hidup kembali, dan Ia harus mengklaim ulang mereka agar mereka hidup dalam terang-Nya. Orang-orang mati adalah mereka yang tidak punya roh, mati rasa secara ekstrem, dan menentang Tuhan. Terlebih lagi, mereka adalah orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Orang-orang ini tidak punya keinginan sedikit pun untuk mematuhi Tuhan: mereka hanya memberontak terhadap-Nya dan menentang-Nya, dan sama sekali tidak punya kesetiaan. Orang-orang yang hidup adalah mereka yang rohnya telah dilahirkan kembali, yang tahu untuk mematuhi Tuhan, dan loyal kepada Tuhan. Mereka dikuasai kebenaran dan menjadi kesaksian, dan hanya orang-orang inilah yang menyenangkan bagi Tuhan di dalam rumah-Nya. Tuhan menyelamatkan orang-orang yang bisa hidup kembali, yang dapat melihat pekerjaan penyelamatan Tuhan, yang bisa setia terhadap Tuhan, dan mau mencari Tuhan. Ia menyelamatkan mereka yang percaya kepada inkarnasi Tuhan, dan percaya pada penampakan-Nya. Sebagian orang bisa hidup kembali, dan sebagian lainnya tidak; ini tergantung pada sifat mereka, apakah bisa diselamatkan atau tidak. Banyak orang telah mendengar banyak firman-firman Tuhan tetapi tidak memahami keinginan-Nya. Mereka telah mendengar banyak firman Tuhan tetapi masih tidak mampu melakukannya. Mereka tidak mampu menghidupi kebenaran apa pun dan dengan sengaja mengganggu pekerjaan Tuhan. Mereka tidak mampu melakukan pekerjaan apa pun bagi Tuhan, mereka tidak mampu menyerahkan apa pun bagi-Nya, dan mereka juga secara diam-diam memakai uang gereja serta makan di rumah Tuhan dengan gratis. Orang-orang seperti ini mati dan mereka tidak akan diselamatkan. Tuhan menyelamatkan semua orang yang berada dalam pekerjaan-Nya. Akan tetapi, ada sebagian dari mereka yang tidak bisa menerima penyelamatan-Nya; hanya sebagian kecil yang bisa menerima penyelamatan ini, karena kebanyakan orang terlalu mati sehingga tidak bisa diselamatkan. Mereka benar-benar dieksploitasi Iblis, dan sifat dasarnya terlalu jahat. Sejumlah orang kecil ini pun bukan orang-orang yang sepenuhnya mampu mematuhi Tuhan. Mereka bukanlah orang-orang yang telah sepenuhnya patuh kepada Tuhan sejak awal, atau memiliki cinta terdalam kepada Tuhan sejak permulaan. Alih-alih, mereka menjadi patuh kepada Tuhan karena pekerjaan penaklukan-Nya—mereka melihat Tuhan karena cinta terhebat-Nya, sehingga ada perubahan dalam watak mereka karena watak Tuhan yang penuh kebenaran. Orang-orang ini menjadi mengenal Tuhan karena pekerjaan-Nya, yang nyata dan normal. Tanpa pekerjaan Tuhan ini, tidak peduli seberapa baik orang-orang tersebut, mereka akan tetap menjadi anak-anak Iblis, kematian, dan merupakan orang-orang mati. Hari-hari ini, jika mereka bisa menerima penyelamatan Tuhan, itu sepenuhnya karena mereka mau bekerja sama dengan Tuhan.

Karena kesetiaan mereka terhadap Tuhan, orang-orang yang hidup akan dijadikan milik Tuhan dan tinggal dalam janji-janji-Nya, dan karena penentangan mereka terhadap Tuhan, orang-orang yang mati akan dibenci serta ditolak Tuhan dan tinggal dalam hukuman dan kutukan-kutukan-Nya. Begitulah watak Tuhan yang penuh kebenaran dan tidak bisa diubah oleh manusia mana pun. Karena usaha pencarian mereka sendiri, orang menerima persetujuan Tuhan dan hidup dalam terang; karena rencana-rencana jahat mereka, orang juga dikutuk oleh Tuhan dan menghadap hukuman. Karena tindakan jahat mereka, orang dihukum oleh Tuhan; dan karena kerinduan serta kesetiaan mereka, orang menerima berkat Tuhan. Tuhan itu benar: Ia memberkati yang hidup dan mengutuk yang mati agar mereka selalu berada dalam kematian, dan tidak akan pernah hidup dalam terang Tuhan. Tuhan akan membawa yang hidup ke kerajaan-Nya. Ia akan membawa yang hidup ke dalam berkat-berkat-Nya untuk bersama-Nya selamanya. Ia akan melemparkan yang mati ke kematian kekal; mereka merupakan objek penghancuran-Nya, dan akan selalu menjadi milik Iblis. Tuhan memperlakukan semua orang dengan adil. Mereka yang benar-benar mencari Tuhan akan tetap tinggal dalam rumah Tuhan, dan mereka yang tidak taat kepada Tuhan serta tidak sesuai dengan-Nya akan hidup dalam hukuman-Nya. Mungkin engkau tidak yakin akan pekerjaan Tuhan dalam bentuk daging—tetapi, suatu hari, daging Tuhan tidak akan mengakhiri manusia secara langsung; alih-alih, Roh-Nya akan mengatur tempat tujuan manusia, dan saat itu, orang-orang akan tahu bahwa daging dan Roh Tuhan adalah satu, bahwa daging-Nya tidak bisa berbuat kesalahan dan bahwa Roh-Nya jauh lebih tidak mungkin untuk berbuat kesalahan. Pada akhirnya, Ia akan membawa mereka yang telah hidup kembali ke kerajaan-Nya: tidak lebih satu orang pun, tidak kurang satu orang pun, dan mereka yang mati, yang tidak hidup kembali, akan dilemparkan ke gua Iblis.

Sebelumnya:Mereka yang Mengasihi Tuhan Selamanya Hidup dalam Terang-Nya

Selanjutnya:Watak yang Tidak Berubah Berarti Bermusuhan dengan Tuhan

Anda Mungkin Juga Menyukai