Ruang Obrolan Injil Kerajaan, Ep. 11: Wawancara Mendalam dengan Andy Gwynne dari Amerika, Mantan Manajer Proyek di Motorola dan Manajer Pemasok di Nokia
Andy Gwynne telah bekerja lebih dari 20 tahun di perusahaan raksasa telekomunikasi global seperti Motorola dan Nokia. Berawal dari bagian produksi di pabrik, dia berhasil naik jabatan menjadi Manajer Proyek dan Manajer Pemasok, mengelola proyek-proyek global dan mengoptimalkan proses bisnis hingga mencapai puncak kariernya. Dia sangat yakin bahwa jika dia bekerja cukup keras, dia bisa mengubah nasibnya dan menciptakan kesuksesannya sendiri. Namun, tepat saat kariernya sedang melejit, serangkaian peristiwa tak terduga benar-benar mengacaukan hidupnya. Dia beralih dari seorang manajer di perusahaan multinasional menjadi staf penata barang di Walmart, lalu bekerja di lini perakitan di pabrik. Kemampuan, pengalaman, dan CV cemerlang yang dulu sangat dibanggakannya seakan menjadi tidak berharga dalam semalam. Setelah mengerahkan segalanya hanya untuk melihat satu per satu peluang lepas dari genggamannya, dia pun terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri: Mengapa makin keras aku bekerja, hasilnya malah makin tidak sesuai harapanku? Apakah nasib seseorang benar-benar berada di tangannya sendiri? Dalam episode "Ruang Obrolan Injil Kerajaan" ini, Andy Gwynne akan membagikan lika-liku dramatis hidupnya, dan bagaimana dia kembali menemukan arah hidup yang sebenarnya setelah jatuh ke titik terendah.
00:11 Titik Balik bagi Seorang Manajer Perusahaan Global
02:40 Mengubah Nasib melalui Kerja Keras
06:36 Mengerahkan Segalanya untuk Membuktikan Diri
10:34 Dari Bagian Produksi hingga Puncak Karierku
20:17 Menapaki Jenjang Karier dan Meraih Pengakuan
28:40 Dari Manajer Senior Menjadi Penata Barang
33:41 Mencoba Membuktikan Diri Lagi, tetapi Jatuh Kembali
40:26 Titik Balik Setelah Keputusasaan Total
46:11 Menyadari Nasib Tidak Berada di Tanganku Sendiri
58:08 Maksud Baik Tuhan yang Tersembunyi di Balik "Nasib Buruk"
01:17:18 Dari Mengejar Kesuksesan Menjadi Mengejar Kebenaran
01:21:59 Menemukan Kedamaian dan Kebebasan Sejati