Laporan Langsung tentang Kehidupan Bergereja, Ep. 22: Kesaksian Pengalaman dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa Abidjan, Pantai Gading: Hanya dengan Memperoleh Kebenaran Kita Dapat Membebaskan Diri dari Belenggu Watak Rusak
12 Juni 2026
Dengan makan dan minum firman Tuhan Yang Mahakuasa, saudara-saudari dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa Abidjan, Pantai Gading, akhirnya memahami banyak kebenaran. Mereka melihat dengan jelas bahwa berbagai falsafah tentang cara berinteraksi dengan orang lain yang dulu terus-menerus mereka ikuti sebenarnya adalah kekeliruan yang bertentangan dengan kebenaran firman Tuhan. Itu semua merupakan cara Iblis untuk menyesatkan dan merusak manusia. Setelah melihat dengan jelas sifat asli Iblis—bagaimana Iblis merusak dan mencelakai umat manusia, hati mereka mulai membenci dan memberontak terhadap Iblis, serta berfokus untuk menerapkan kebenaran dan membuang watak rusak mereka. Dalam proses mengalami penghakiman dan hajaran Tuhan, mereka mulai memahami banyak kebenaran, berangsur-angsur melepaskan diri dari belenggu watak Iblis mereka, serta merasakan kelepasan dan kebebasan yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
00:31 Sorotan
00:56 Perkenalan Pembawa Acara
04:41 Tarian: "Menari di Sekeliling Takhta"
06:05 Doa
06:31 Membaca Firman Tuhan Yang Mahakuasa dan Membagikan Pemahaman
12:08 Menyanyikan Lagu Pujian: "Betapa Sukacitanya Hidup di Hadapan Tuhan"
13:07 Saudara Aimé Membagikan Kesaksian Pengalamannya: Apa yang Tersembunyi di Balik Sikap Diamku?
38:43 Menyanyikan Lagu Pujian: "Pujian bagi Tuhan Yang Mahakuasa Tak Akan Pernah Berhenti"
39:14 Kesaksian Pengalaman Saudari Eva: Bagaimana Aku Melihat Natur Egoisku dengan Jelas
01:02:19 Tarian: "Betapa Sukacitanya Kehidupan Bergereja"
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.