Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Sepanjang Jalan Dalam Penyertaan-Mu

Kecepatan

Sepanjang Jalan Dalam Penyertaan-Mu

I

Ku mengembara di dunia,

ku tersesat dan tak berdaya.

Terbangun oleh firman-Mu,

ku melihat cahaya.

Ku t'rima penghakiman firman-Mu.

Ku lihat ku sungguh rusak.

Bercermin pada jalanku, tampilan watak rusakku.

Bersama Tuhan, tidak ada ketakutan,

akan ancaman Iblis.

Bersama Tuhan ku takkan takut bahaya,

ataupun kesukaran.

Setelah jalan yang sulit,

ku sambut hari esok yang indah.

II

Aku sungguh menyesal, dan ku bersyukur t'lah s'lamat.

Belas kasihan-Mu telah mampukan ku 'tuk maju.

Saat jauh, firman-Mu memanggil.

Kau jaga ku dari bahaya.

Ku b'rontak dan Kau sembunyi. Lalu ku jatuh kesakitan.

Saat aku kembali, Kau tersenyum, memelukku.

Saat Setan menyerang dan lukai,

Kau sembuhkan, menghiburku.

Saat ku dalam genggaman iblis,

Kau ikut tanggung deritaku.

Ku yakin fajar 'kan datang, langit 'kan biru lagi.

Bersama Tuhan, tidak ada ketakutan,

akan ancaman Iblis.

Bersama Tuhan ku takkan takut bahaya,

ataupun kesukaran.

Setelah jalan yang sulit,

ku sambut hari esok yang indah.

III

Firman-Mu adalah hidupku.

Ku nikmati setiap hari.

Saat Setan mengepungku,

firman-Mu beri hikmat dan kekuatan.

Saat ku jatuh atau gagal,

firman-Mu pimpinku melewatinya.

Saat aku merasa lemah,

firman-Mu menopang aku.

Saat menghadapi ujian, firman-Mu bimbingku jadi saksi.

Ku hidup dan bicara dengan-Mu, tak ada jarak.

Bersama Tuhan, tidak ada ketakutan,

akan ancaman Iblis.

Bersama Tuhan ku takkan takut bahaya,

ataupun kesukaran.

Setelah jalan yang sulit,

ku sambut hari esok yang indah, hari esok yang indah.

Bersama Tuhan.

dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Sebelumnya:Kiranya Tuhan Gerakkan Roh Kita Sekali Lagi

Selanjutnya:Aku Bersedia Tunduk Pada Karya Tuhan

Anda Mungkin Juga Menyukai