Lagu Rohani | Jalan yang Perlu Ditempuh untuk Takut akan Tuhan dan Menjauhi Kejahatan

25 Mei 2026

I

"Takut akan Tuhan" bukan berarti kengerian dan ketakutan yang tak bisa dijelaskan, bukan juga penghindaran, penjagaan jarak, pemberhalaan, ataupun takhayul. Sebaliknya, itu berarti rasa kagum, rasa hormat yang mendalam, kepercayaan, pemahaman, kepedulian, ketundukan, pengabdian, dan kasih, juga penyembahan, balasan, dan penyerahan diri yang tak bersyarat dan tanpa keluhan. Tanpa pengetahuan yang sejati akan Tuhan, orang tak 'kan memiliki rasa kagum yang sejati, kepercayaan yang sejati, pemahaman yang sejati, kepedulian atau ketundukan yang sejati, melainkan hanya kengerian dan kegelisahan, hanya keraguan, kesalahpahaman, penghindaran, dan penjagaan jarak;

II

tanpa pengetahuan yang sejati akan Tuhan, orang tak 'kan miliki pengabdian dan balasan yang sejati, tak 'kan miliki penyembahan dan penyerahan diri yang sejati, hanya pemberhalaan yang buta dan takhayul; tanpa pengetahuan yang sejati akan Tuhan, orang tidak mungkin dapat mengikuti jalan Tuhan, atau takut akan Tuhan, atau menjauhi kejahatan. Sebaliknya, setiap aktivitas dan perilaku orang akan dipenuhi dengan pemberontakan dan penentangan terhadap Tuhan, serta fitnah dan penghakiman terhadap-Nya, dan dengan perbuatan jahat yang bertentangan dengan kebenaran dan makna sebenarnya dari firman Tuhan.

III

Begitu orang memiliki kepercayaan sejati kepada Tuhan, mereka akan benar-benar mengikuti-Nya dan bergantung kepada-Nya; hanya dengan kepercayaan dan ketergantungan sejati terhadap Tuhan, barulah orang dapat dengan sungguh-sungguh mengenal Tuhan dan memahami-Nya; hanya dengan pemahaman sejati akan Tuhan, barulah orang dapat memiliki kepedulian sejati terhadap-Nya; hanya dengan kepedulian sejati terhadap Tuhan, barulah orang dapat memiliki ketundukan sejati; hanya dengan ketundukan sejati kepada Tuhan, barulah orang dapat memiliki pengabdian sejati; hanya dengan pengabdian sejati terhadap Tuhan, barulah orang dapat memberikan balasan yang tak bersyarat dan tanpa keluhan;

IV

hanya dengan kepercayaan dan ketergantungan sejati, pemahaman dan kepedulian sejati, ketundukan sejati, serta pengabdian dan balasan yang sejati, barulah orang dapat benar-benar mengenal watak dan esensi Tuhan, serta identitas Sang Pencipta; hanya ketika manusia telah benar-benar mengenal Sang Pencipta, barulah penyembahan dan penyerahan diri yang sejati timbul dalam diri mereka; hanya ketika mereka memiliki penyembahan dan penyerahan diri yang sejati kepada Sang Pencipta, barulah mereka mampu benar-benar melepaskan diri dari perbuatan jahat, yaitu menjauhi kejahatan.

Dikutip dari Firman, Jilid 2, Tentang Mengenal Tuhan, "Kata Pengantar"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp