Lagu Rohani | Engkau Harus Meninggalkan Segalanya demi Kebenaran

06 Maret 2026

I

Sebagai manusia, dan sebagai orang yang mengejar Tuhan, engkau harus mampu mempertimbangkan dan menyikapi hidupmu dengan saksama─pertimbangkan bagaimana engkau harus mempersembahkan diri bagi Tuhan, bagaimana kau harus memiliki iman yang lebih bermakna kepada Tuhan, dan karena engkau mengasihi Tuhan, bagaimana kau harus mengasihi-Nya dengan cara yang lebih murni, lebih indah, dan lebih baik.

II

Sekarang, jangan merasa puas hanya dengan bagaimana kau ditaklukkan, tapi kau juga harus memikirkan bagaimana kau harus menempuh jalan di hadapanmu. Engkau harus memiliki tekad dan keberanian untuk disempurnakan. Kau harus menderita demi kebenaran, mengorbankan diri demi kebenaran, menanggung penghinaan demi kebenaran, mengalami lebih banyak penderitaan demi memperoleh lebih banyak kebenaran. Inilah yang harus kaulakukan.

III

Jangan membuang kebenaran demi nikmatnya keharmonisan keluarga, jangan kehilangan martabat dan integritas seumur hidupmu demi kenikmatan sesaat. Kau harus mengejar segala sesuatu yang indah dan baik, kau harus mengejar jalan hidup yang lebih bermakna. Jika kau menjalani kehidupan yang biasa-biasa saja dan duniawi, serta tak miliki tujuan apa pun 'tuk dikejar, bukankah artinya engkau menyia-nyiakan hidupmu?

IV

Apa yang dapat kauperoleh dari kehidupan semacam itu? Engkau harus meninggalkan seluruh kenikmatan daging demi satu kebenaran, jangan membuang seluruh kebenaran demi sedikit kenikmatan. Orang-orang seperti ini tak miliki integritas atau martabat; keberadaan mereka tidak ada artinya!

Dikutip dari Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp