Lagu Rohani | Tuhan yang Berinkarnasi Bekerja Diam-diam untuk Menyelamatkan Umat Manusia

02 Januari 2026

I

Tuhan menjadi daging sebagai seorang manusia biasa, yang tersembunyi di tengah orang-orang, melakukan pekerjaan baru untuk menyelamatkan kita. Dia tak memberi kita penjelasan apa pun, ataupun memberitahukan kepada kita alasan Dia telah datang, tetapi hanya melakukan pekerjaan yang ingin Dia lakukan sesuai dengan rencana dan prosedur-Nya. Firman dan perkataan-Nya menjadi makin sering. Dari menghibur, menasihati, mengingatkan, dan memperingatkan, hingga menegur dan mendisiplinkan; dari yang bernada lembut dan lunak, hingga firman yang keras dan agung—semuanya membuat manusia merasakan belas kasihan yang luar biasa sekaligus ketakutan yang mendalam. Segala sesuatu yang Dia katakan tepat sasaran menyentuh rahasia yang kita sembunyikan di lubuk hati kita; firman-Nya menyengat hati, menyengat roh kita, dan membuat kita dipenuhi dengan rasa malu yang tak tertahankan, nyaris tak tahu ke mana harus menyembunyikan diri.

II

Dari Dia kita menikmati persediaan air hidup tanpa akhir, dan melalui Dia, kita hidup berhadapan muka dengan Tuhan. Namun, kita hanya bersyukur atas kasih karunia Tuhan Yesus di surga, dan tak pernah pedulikan perasaan orang biasa yang memiliki keilahian ini. Seperti sebelumnya, Dia tetap lakukan pekerjaan-Nya, dengan rendah hati tersembunyi dalam daging, ungkapkan suara hati-Nya, seolah tak dapat merasakan penolakan umat manusia terhadap-Nya, seakan-akan selamanya mengampuni ketidakdewasaan dan ketidaktahuan manusia, dan selamanya toleran terhadap sikap tak hormat manusia terhadap-Nya.

III

Firman-Nya mengandung kuasa hidup, menunjukkan kepada kita jalan yang harus kita tempuh, dan membuat kita memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan kebenaran. Dia bekerja dengan sepenuh hati bagi kita, kurang tidur dan kehilangan nafsu makan demi kita, menangis untuk kita, mendesah untuk kita, dan merintih dalam penyakit untuk kita; Dia menanggung penghinaan demi tempat tujuan dan keselamatan kita; dan keadaan kita yang mati rasa serta pemberontakan kita membuat air mata dan darah bercucuran dari hati-Nya. Tak ada manusia biasa yang memiliki hakikat dan kepunyaan ini, dan tak ada manusia rusak yang mampu memiliki atau mencapai hal-hal ini. Dia memiliki toleransi dan kesabaran yang tak dimiliki orang biasa, dan kasih-Nya bukanlah sesuatu yang dimiliki oleh makhluk ciptaan mana pun.

Dikutip dari Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Lampiran 4: Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp