Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Apakah Engkau Orang Percaya yang Sejati?

Mungkin perjalanan iman engkau kepada Tuhan sudah lebih dari satu atau dua tahun, dan mungkin selama bertahun-tahun ini engkau telah mengalami banyak kesulitan; atau mungkin engkau belum mengalami kesulitan namun sebaliknya malah menerima banyak kasih karunia. Mungkin juga engkau tidak mengalami kesulitan atau kasih karunia, tetapi menjalani kehidupan yang paling biasa. Terlepas dari itu, engkau masih menjadi pengikut Tuhan, jadi mari kita bersekutu tentang hal mengikut Dia. Namun, Aku harus mengingatkan semua orang yang membaca artikel ini bahwa firman Tuhan ditujukan kepada semua orang yang mengakui Tuhan dan semua orang yang mengikut Tuhan, bukan bagi semua orang pada umumnya, termasuk mereka yang tidak mengakui Tuhan. Jika engkau percaya bahwa Tuhan berbicara kepada orang banyak, kepada semua orang di dunia, maka firman Tuhan tidak akan berpengaruh bagi engkau. Jadi, engkau harus menyimpan semua firman dekat dengan hati engkau, dan jangan menempatkan diri di luar lingkup firman. Bagaimanapun juga, mari kita bicara tentang apa yang terjadi di ‘rumah’ kita.

Sekarang engkau sekalian semua sudah mengerti arti sebenarnya dari percaya kepada Tuhan. Makna iman kepada Tuhan yang sebelumnya Aku bicarakan terkait dengan pokok bahasan positif yang telah engkau tulis. Hari ini ini tidaklah demikian. Hari ini Aku ingin menganalisis esensi iman engkau sekalian kepada Tuhan. Tentu saja, ini membimbing engkau sekalian dari aspek negatif; jika Aku tidak melakukannya, maka engkau sekalian tidak akan pernah tahu wujud engkau sekalian yang sebenarnya dan akan selamanya membanggakan kesalehan serta kesetiaan engkau sekalian. Dengan kata lain, jika Aku tidak mengungkap keburukan yang ada di kedalaman hati engkau sekalian, maka masing-masing dari engkau sekalian akan menaruh mahkota di atas kepala engkau sekalian dan memberikan semua kemuliaan bagi diri engkau sendiri. Sifat angkuh dan sombong engkau sekalian mendorong diri engkau sekalian untuk mengkhianati hati nurani engkau sekalian, memberontak dan melawan Kristus, serta mengungkapkan keburukan engkau sekalian, dengan demikian menyingkapkan niat, gagasan, keinginan yang berlebihan, dan mata penuh keserakahan engkau sekalian. Namun engkau sekalian terus menyatakan bahwa engkau sekalian akan mengabdikan hidup engkau sekalian untuk pekerjaan Kristus, dan engkau sekalian terus-menerus mengulang kebenaran yang diucapkan oleh Kristus sejak lama. Ini adalah "iman" engkau sekalian. Ini adalah "iman tanpa kenajisan" engkau sekalian. Selama ini Aku telah mempertahankan manusia dengan standar yang sangat ketat. Jika kesetiaanmu datang dengan niat dan syarat, maka Aku lebih baik tidak memiliki yang engkau sebut sebagai kesetiaan itu, karena Aku membenci mereka yang menipu-Ku melalui niat mereka dan memeras-Ku dengan syarat. Aku hanya berharap agar manusia hanya setia kepada-Ku, dan melakukan segala sesuatu demi dan untuk membuktikan satu kata itu: iman. Aku membenci penggunaan kata-kata manis engkau sekalian untuk membuat Aku bersukacita. Karena Aku selalu memperlakukan engkau sekalian dengan penuh ketulusan dan maka Aku berharap engkau sekalian juga melakukan perbuatan bagi-Ku dengan iman yang sejati. Dalam soal iman, mungkin banyak yang berpikir bahwa mereka mengikut Tuhan karena mereka beriman, jika tidak mereka tidak akan menanggung penderitaan semacam itu. Maka Aku tanyakan hal ini kepada engkau: Mengapa engkau tidak pernah memuja Tuhan meskipun engkau percaya akan keberadaan-Nya? Lalu, mengapa engkau tidak takut kepada Tuhan di dalam hati engkau jika engkau percaya akan keberadaan-Nya? Engkau menerima bahwa Kristus adalah inkarnasi dari Tuhan, jadi mengapa engkau tetap melakukan penghinaan tersebut dan bertindak begitu tidak hormat kepada-Nya? Mengapa engkau secara terbuka menghakimi Dia? Mengapa engkau selalu mengawasi jalan-Nya? Mengapa engkau tidak tunduk pada rencana-Nya? Mengapa engkau tidak bertindak sesuai dengan firman-Nya? Mengapa engkau memeras dan merampas persembahan-Nya? Mengapa engkau berbicara mengatasnamakan Kristus? Mengapa engkau menilai apakah pekerjaan-Nya dan firman-Nya itu benar? Mengapa engkau berani menghujat Dia di belakang? Apakah hal ini dan hal-hal lainnya yang membentuk iman engkau sekalian?

Setiap bagian dari ucapan dan perilaku engkau sekalian mengungkapkan unsur-unsur ketidakpercayaan dalam Kristus yang engkau sekalian pegang. Motif dan tujuan engkau sekalian atas apa yang engkau sekalian lakukan diliputi oleh ketidakpercayaan; bahkan tatapan mata engkau sekalian dan napas yang engkau sekalian hembuskan tercemar oleh unsur-unsur tersebut. Dengan kata lain, engkau sekalian, setiap menit sepanjang hari, membawa unsur ketidakpercayaan. Ini berarti bahwa, setiap saat, engkau sekalian berada dalam bahaya mengkhianati Kristus, karena darah yang mengalir di dalam tubuh engkau sekalian diresapi dengan ketidakpercayaan kepada Tuhan yang berinkarnasi. Oleh karena itu, Aku katakan bahwa jejak kaki yang engkau sekalian tinggalkan di jalan kepercayaan kepada Tuhan tidaklah substansial. Perjalanan engkau sekalian di sepanjang jalan kepercayaan kepada Tuhan tidak memiliki landasan yang kuat, dan engkau sekalian hanya sekadar berjalan. Engkau sekalian selalu skeptis terhadap firman Kristus dan tidak dapat langsung mempraktikkannya. Inilah alasan mengapa engkau sekalian tidak memiliki iman kepada Kristus, dan selalu memiliki persepsi tentang Dia adalah sebab lain dari mengapa engkau sekalian tidak percaya kepada Kristus. Selalu mempertahankan skeptisisme tentang pekerjaan Kristus, membiarkan firman Kristus jatuh ke telinga yang tuli, berpendapat tentang apa pun pekerjaan yang dilakukan oleh Kristus dan karena tidak dapat memahaminya dengan baik, mengalami kesulitan untuk melepas gagasan engkau sekalian sendiri terlepas dari apapun penjelasan yang engkau sekalian terima, dan seterusnya; ini semua adalah unsur ketidakpercayaan yang tercampur dalam hati engkau sekalian. Meskipun engkau sekalian mengikuti pekerjaan Kristus dan tidak pernah tertinggal di belakang, ada terlalu banyak pemberontakan bercampur aduk di dalam hati engkau sekalian. Pemberontakan ini adalah kenajisan dalam kepercayaan engkau sekalian kepada Tuhan. Mungkin engkau sekalian tidak setuju, tetapi jika engkau sekalian tidak dapat mengenali motif engkau sekalian dari hal tersebut, maka engkau sekalian pasti akan binasa. Karena Tuhan hanya menyempurnakan mereka yang benar-benar percaya kepada-Nya, bukan mereka yang skeptis terhadap-Nya, dan kecuali mereka yang mengikut Dia meskipun tidak pernah percaya bahwa Dia adalah Tuhan.

Sebagian orang tidak bersukacita dalam kebenaran, apalagi penghakiman. Tentu saja, mereka bersukacita dalam kekuasaan dan kekayaan; orang-orang seperti itu dianggap sombong. Mereka secara eksklusif mencari sekte-sekte semacam itu di dunia dengan pengaruh dan para pendeta serta pengajar yang berasal dari seminari. Meskipun telah menerima jalan kebenaran, mereka tetap skeptis dan tidak dapat mengabdikan diri sepenuhnya. Mereka bicara tentang pengorbanan untuk Tuhan, tetapi mata mereka berfokus pada para pendeta dan pengajar, dan Kristus diremehkan. Hati mereka diisi dengan ketenaran, kemakmuran, dan kemuliaan. Mereka sama sekali tidak percaya bahwa orang yang begitu kecil mampu menaklukkan begitu banyak orang, bahwa orang yang biasa-biasa saja mampu menyempurnakan orang-orang. Mereka sama sekali tidak percaya bahwa orang yang hina di antara debu dan lumpur ini adalah orang-orang yang dipilih Tuhan. Mereka percaya bahwa jika orang-orang seperti itu adalah objek dari keselamatan Tuhan, maka langit dan bumi akan terbalik dan semua orang akan tertawa terbahak-bahak. Mereka percaya bahwa jika Tuhan memilih orang-orang hina untuk disempurnakan, maka orang-orang hebat itu akan menjadi Tuhan. Perspektif mereka tercemar oleh ketidakpercayaan; memang, jauh dari ketidakpercayaan, mereka adalah binatang yang tidak masuk akal. Karena mereka hanya mencintai kedudukan, gengsi, dan kekuasaan; apa yang mereka junjung tinggi adalah kelompok besar dan sekte. Mereka sama sekali tidak menghormati orang-orang yang dipimpin oleh Kristus; mereka hanyalah pengkhianat yang telah berpaling dari Kristus, dari kebenaran, dan hidup.

Apa yang engkau kagumi bukanlah kerendahan hati Kristus, tetapi gembala-gembala palsu dari kedudukan yang menonjol. Engkau tidak menyukai keindahan atau hikmat Kristus, tetapi menyukai orang-orang cabul yang bersekutu dengan dunia yang buruk. Engkau tertawa pada penderitaan Kristus yang tidak memiliki tempat untuk meletakkan kepala-Nya, tetapi mengagumi mayat-mayat yang mengambil persembahan dan hidup dalam pesta pora. Engkau tidak bersedia untuk menderita bersama Kristus, tetapi dengan senang hati pergi ke pelukan para antikristus yang sembrono itu meskipun mereka hanya memberi engkau daging, surat-surat, dan kendali. Bahkan kini hati engkau masih mengarah kepada mereka, kepada reputasi mereka, kedudukan mereka di hati semua Iblis, pengaruh mereka, dan kekuasaan mereka, namun engkau terus memiliki sikap perlawanan dan penolakan untuk menerima pekerjaan Kristus. Inilah mengapa Aku berkata bahwa engkau tidak memiliki iman untuk mengakui Kristus. Alasan engkau mengikut Dia sampai hari ini adalah sepenuhnya karena engkau dipaksa. Di dalam hati engkau, selamanya menjulang banyak gambaran mulia; engkau tidak dapat melupakan setiap kata dan perbuatan mereka, juga perkataan serta kekuatan berpengaruh mereka. Di dalam hati engkau sekalian, mereka semua selamanya agung dan selamanya pahlawan. Tetapi tidaklah demikian bagi Kristus pada masa ini. Di dalam hatimu, Dia selamanya tidak memiliki arti dan selamanya tidak layak untuk dihormati. Karena Dia terlalu biasa, memiliki pengaruh yang terlalu kecil, dan jauh dari muluk.

Bagaimanapun juga, Aku mengatakan bahwa semua orang yang tidak menghargai kebenaran adalah orang yang tidak percaya dan pengkhianat kebenaran. Orang-orang seperti itu tidak akan pernah menerima persetujuan dari Kristus. Sudahkah engkau menemukan berapa banyak ketidakpercayaan di dalam diri engkau? Dan seberapa banyak pengkhianatan terhadap Kristus? Aku menasihati engkau demikian: Karena engkau telah memilih jalan kebenaran, maka engkau harus mengabdikan diri engkau sepenuh hati; jangan bimbang atau setengah hati. Engkau harus memahami bahwa Tuhan bukanlah milik dunia atau siapa pun, tetapi untuk semua orang yang benar-benar percaya kepada-Nya, semua orang yang menyembah-Nya, dan semua orang yang mengabdikan diri serta setia kepada-Nya.

Saat ini, masih banyak ketidakpercayaan dalam diri engkau sekalian. Cobalah mencari dengan tekun di dalam diri engkau sekalian dan engkau sekalian pasti akan menemukan jawabannya. Ketika engkau menemukan jawaban yang sebenarnya, maka engkau akan mengakui bahwa engkau bukanlah orang percaya, melainkan orang yang menipu, menghujat dan mengkhianati-Nya, serta yang tidak setia kepada-Nya. Maka engkau akan menyadari bahwa Kristus bukan siapa-siapa, melainkan Tuhan. Ketika hari itu tiba, maka engkau akan memuja, takut, dan benar-benar mengasihi Kristus. Saat ini, iman engkau sekalian hanya tiga puluh persen dari hati engkau sekalian, sementara tujuh puluh persen lagi dirasuki oleh keraguan. Setiap perbuatan yang dilakukan dan setiap kalimat yang diucapkan oleh Kristus dapat menyebabkan engkau sekalian membentuk gagasan dan pendapat tentang Dia. Gagasan-gagasan dan pendapat-pendapat ini berasal dari ketidakpercayaan engkau sekalian sepenuhnya kepada-Nya. Engkau sekalian mengagumi dan hanya takut kepada Tuhan yang tidak terlihat di surga dan tidak menghormati Kristus yang hidup di bumi. Apakah ini adalah ketidakpercayaan engkau sekalian juga? Engkau sekalian hanya merindukan Tuhan yang melakukan pekerjaan di masa lalu tetapi tidak berhadapan muka dengan Kristus di masa ini. Inilah "iman" yang selalu berbaur dalam hati engkau sekalian yang tidak percaya kepada Kristus di masa ini. Aku tidak meremehkan engkau sekalian, karena ada terlalu banyak ketidakpercayaan dalam diri engkau sekalian, terlalu banyak dari engkau sekalian yang tidak murni dan harus dibedah. Kenajisan ini adalah tanda bahwa engkau sekalian sama sekali tidak memiliki keyakinan; mereka adalah tanda pengingkaran engkau sekalian akan Kristus dan mengecap engkau sekalian sebagai pengkhianat Kristus. Mereka adalah selubung yang menutupi pengetahuan engkau sekalian tentang Kristus, suatu penghalang bagi keberadaan engkau sekalian untuk dimiliki Kristus, sebuah rintangan yang menghalangi engkau sekalian untuk menjadi sesuai dengan Kristus, dan bukti bahwa Kristus tidak menerima engkau sekalian. Sekarang adalah waktunya untuk memeriksa semua aspek hidup engkau sekalian! Dengan melakukannya, engkau sekalian akan mendapat keuntungan di dalam segala hal yang bisa engkau sekalian bayangkan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Engkau Harus Mencari Cara agar Dapat Selaras dengan Kristus

Selanjutnya:Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran

Anda Mungkin Juga Menyukai